
Pei An Long yang kebingungan untuk mengambil langkah pergi menemui pensiunan Kaisar untuk membicarakan masalah ini dengannya. Kaisar menceritakan apa yang terjadi selama perjamuan pemberian penghargaan yang berakhir dengan tragedi yang menggemparkan di istana. Acara yang seharusnya meriah dan riuh dengan tepuk tangan penuh kebanggaan berakhir dengan senyap.
Kedua bersaudara Xin akhirnya mendapatkan penghargaan atas dedikasinya membantu rakyat. Selain mendapatkan penghargaan dan status yang dihormati di masyarakat, mereka juga mendapatkan hadiah berupa rumah dan juga uang.
Pengumuman selanjutnya adalah bahwa ternyata masih orang lain di balik kesuksesan kedua saudara Xin yang telah memberi mereka ide sehingga mereka dapat membuat kincir air dan mampu membuatnya di beberapa tempat sehingga dapat mengurangi dampak kekeringan yang terjadi tahun ini.
Mengacu pada pembuatan kincir air, seiring berjalannya waktu, mereka bahkan dapat mengaplikasikan prinsip dasar pembuatan kincir untuk membuat beberapa alat yang dapat membantu pekerjaan yang biasanya memerlukan banyak pekerja untuk melakukannya. Orang itu tak lain adalah Lu Jing Yu yang baru saja membuat mereka takjub karena telah berhasil meloloskan diri dari rencana jahat Zhu Man Xie.
Karena jasanya itu, Lu Jing Yu juga mendapatkan gelar baru yaitu Permaisuri Kehormatan yang statusnya satu tingkat di atas Permaisuri Raja dan satu tingkat di bawah Putri Mahkota. Para selir Kaisar tingkat tiga juga masih harus memberi hormat padanya saat bertemu.
Atas gelar barunya, Lu Jing Yu mendapatkan banyak pujian dari semua pihak. Lu Qin Hao, Du Mei dan Lu Jing Yi bahkan ikut menguasakan imbasnya dengan semua orang yang sibuk memuji mereka demi sebuah dukungan.
"Anak itu memang cerdas. Lalu, kamu tidak datang kemari hanya untuk memujinya saja kan?" Pensiunan Kaisar menaikkan alisnya.
"Aku yakin ayah pasti juga sudah tahu apa yang selanjutnya terjadi tanpa aku memberitahukannya pada ayah."
"Aku bukan biksu yang mendapatkan kekuatan dari Buddha sehingga dapat mengetahui apa yang terjadi di dunia ini." Pensiunan Kaisar melirik Pei An Long saat ia menyesap teh bunganya dengan lembut.
"Tck. Permaisuri Yuan, Zhu Man Xie. Dia telah menunjukan perangai buruknya dengan merencanakan plot untuk membuat nama baik Permaisuri Rui tercemar. Aku menduga itu karena ia merasa khawatir jika Permaisuri Rui akan menjadi kandidat yang kuat untuk menjadi calon putri mahkota yang kompeten sehingga dapat menurunkan poin Raja Rui di saat Raja Yuan malah tidak memiliki kualifikasi untuk itu."
__ADS_1
"Sudah aku bilang untuk menunjuk putra mahkota sejak awal."
"Tapi itu tidak semudah itu ayah. Ayah tahu sendiri anak busuk itu selalu saja menolaknya. Sekarang saat dia bersedia menerima setelah aku mengancamnya menggunakan istrinya, sudah tidak semudah itu. Para menteri tua itu memiliki dukungan mereka."
"Itu mudah. Beri Xi'er tugas untuk memberinya kesempatan untuk menunjukkan prestasinya agar ada kesempatan untuk mengangkatnya menjadi putra mahkota."
"Benar. Lalu bagaimana dengan permaisuri Yuan? Meskipun sudah terbukti dialah yang bersalah, dia tengah mengandung keturunan keluarga kerajaan saat ini. Tidak mungkin untuk menghukumnya jika begitu kan?" Pei An Long bertanya dengan serius.
"Masalah sepele seperti itu saja kamu tidak bisa mengatasinya?"
"Tidak masalah jika dia ngerasa dari keluarga biasa. Permaisuri Yuan berasal dari keluarga Zhu. Keluarga Ratu. Tuan Zhu Yao Yan juga pasti tidak akan tinggal diam jika aku mengambil tindakan pada cucunya. Kekuatan keluarga Zhu di kekaisaran ini sangat besar. Jika kita menyinggungnya, aku takut hal buruk akan terjadi."
"Aku mengerti."
"Hemp! Kamu harus meningkatkan kemampuanmu dalam mengatasi masalah atau kamu akan membuat kehancuran pada kekaisaran ini."
"Baik ayah. Sudah larut. Aku tidak akan mengganggu ayah lagi. Selamat malam ayah."
"Hem."
__ADS_1
**
Dengan senyum mengembang di bibirnya yang bangga, Zhu Man Xie mengelus perut datarnya saat ia menatap Pei Qin Yang yang duduk di depannya dengan wajah yang rumit.
"Apa Yang Muka tidak menginginkan bayi ini? Aku bisa meminum ramuan untuk menggugurkan kandungan jika memang Yang Mulia tidak menginginkannya lalu aku akan pergi ke istana untuk menerima hukumanku."
"Jangan sembarangan berpikir. Aku tidak akan memaafkanmu jika kamu membahayakan bayi di perutmu itu."
"Bukannya tabib sudah berkata dengan jelas bahwa kondisiku berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan bagi ini kan? Jadi untuk menjaga kondisi esmoisku untuk tetap stabil, Yang Mulia pasti tahu apa yang harus Yang Mulia lakukan. Yang Mulia tidak sepenuhnya bodoh untuk tidak dapat mengerti."
"Aku tahu. Aku akan melakukannya."
"Itu bagus. Sekarang, aku merasa kedinginan. Bisakah Yang Mulia memelukku?" Zhu Man Xie tersenyum di bibirnya yang tidak sampai matanya. Saat ini di mata Zhu Man Xie hanya ada hasrat untuk menjadi Ratu tidak peduli mayat siapa yang akan dia injak.
♡Permaisuri Tidak Ingin Mati_113♡
*
Jangan lupa like, komentar, Vote, favorit dan share ya reader. ..
__ADS_1