Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 235. Gundah Hati Kaisar Pei An Long


__ADS_3

Peraturan di Harem dibuat cukup ketat untuk memudahkan mengendalikan semua orang yang tinggal di dalamnya. Aturan ini sebagian merupakan aturan yang diturunkan secara turun-temurun dari beberapa generasi dan ada juga beberapa aturan yang dibuat dan ditambahkan oleh Ratu uang menjabat.


Salah satu aturan yang ditetapkan oleh Ratu Zhu adalah bahwa pada hari pertama setiap minggunya, tidak ada selir manapun yang bisa memiliki malam Kaisar. Sedangkan untuk selir lainnya memiliki jadwal mereka masing-masing. Namun meskipun mereka sudah mendapatkan jadwal, Mereka masih saja tidak dapat menemukan waktu bersama dengan Kaisar Pei An Long karena kesibukan sang Kaisar yang bahkan lebih sering menghabiskan malam di ruang kerja dari pada di halaman para selirnya. Pada tahap ini, keberadaan Harem hanya berfungsi sebagai pelengkap dan penghasil keturunan.


Para wanita yang dikirim oleh keluarga mereka masuk ke dalam istana sebenarnya hampir sama dengan menjadikan mereka boneka pajangan yang kesepian. Mereka hanya dikirim sebagai alat tawar menawar dan juga penguatan kekuasaan. Mereka percaya bahwa jika mereka mengirim putri mereka menjadi salah satu wanita Kaisar, kesempatan bagi keluarga mereka untuk berkembang menjadi berlipat ganda. Setidaknya, putri mereka akan mengatakan beberapa kata yang bagus saat mereka melayani Kaisar.


Meskipun status sebagai seorang selir sangat menyilaukan mata dimana kehormatan dan kemuliaan akan menjadi milik mereka, harga yang harus mereka bayarkan untuk itu tidaklah murah. Mereka harus membayar harga sebuah kehormatan dan kemuliaan dengan kebebasan mereka. Seumur hidup!


Tidak sedikit orang yang akan menggambarkan jika Harem bahkan lebih kejam dari medan perang. Lebih berdarah dari tempat pembantaian. Hanya para wanita yang telah memasuki Harem selama bertahun-tahun lah yang akan dapat merasakannya.


Para wanita yang menjadi selir semuanya adalah wanita pilihan dari masing-masing kediaman. Mereka adalah yang paling unggul dari semua saudari yang sepantaran. Halus dns lembut. Cantik dan mempesona. Namun saat mereka sampai di Harem, mereka bukanlah apa-apa melainkan sebuah boneka yang dipajang. Kaisar Pei An Long, bahkan hampir tidak memiliki waktu untuk dihabiskan bersama dengan mereka.


Pada hari biasa, jika Kaisar Pei An Long akan menginap di tempat salah satu selir nya, ia akan mengirim orang untuk memberi kabar sehingga memberi waktu bagi selir itu untuk bersiap menyambutnya.


Setiap kali utusan kaisar datang, berita akan segera menyebar dengan cepat di seluruh Harem. Beberapa dari selir ini menyayangkan karena bukan mereka yang menerima kabar baik. Sebagain lainnya, mereka dengan giat masuk ke dalam ruang meditasi dan berdoa agar saat Kaisar Pei An Long datang selanjutnya, merekalah yang menerima keberuntungan tersebut. Beberapa yang lainnya tidak hanya bisa iri hati atau hanya berdoa. Mereka juga akan bergegas seperti selir yang mendapatkan kabar. Mereka akan merias wajah mereka dengan sangat cantik. Rambut mereka akan dibentuk dengan indah dengan hiasan rambut yang dipilih dengan hati-hati. Pakaian yang mereka kenakan hari itu juga telah mereka persiapkan sebelumnya. Semuanya indah dan berkelas.


Jika waktunya tiba, mereka akan dengan sengaja berjalan-jalan di jalan Harem yang dipenuhi dengan taman dan bunga. Dengan penampilan cantik mereka, sepanjang jalan akan terlihat seperti kupu-kupu yang sedang menari dan menarik mangsa. Tapi yang mereka tarik bukanlah mengsa, melainkan perhatian Kaisar Pei An Long.


Semua orang yang telah lama maupun baru di Harem, akan mengenali derap langkah Kaisar Pei An Long yang gagah.


Suara tapak kakinya yang mantap membuat hati para wanita ini berhenti berfungsi sebelum pada akhirnya berdetak dengan kencang kencang. Satu persatu dari mereka meremas sapu tangan di tangan mereka. Mencoba yang terbaik untuk tampil sempurna dalam sekali pandangan. Dengan harapan, Kaisar Pei An Long akan jatuh hati dan tertarik pada mereka sehingga mengabaikan niatnya sebelum nya dan beralih arah menuju kediaman mereka.

__ADS_1


Wajah tampan Kaisar Pei An Long masih terlihat muda saat dia muncul di Harem. Membuat jantung para wanita berdetak lebih kencang. Mereka hampir menahan napas mereka saat mereka berdiri tidak jauh dari jalur yang dilewati Kaisar.


Kaisar Pei An Long bagaimanapun jarang meletakkan matanya pada mereka. Melewati mereka baginya sama saja dengan melewati seorang asing. Berjalan dengan biasanya. Mengabaikan penampilan para selir yang berusaha menyenangkan nya.


Satu per satu wanita dilewati di depan halaman mereka. Namun karena halaman tempat tinggal selir Qiao berada di bagian yang cukup dekat, dengan cepat siluet Kaisar Pei An Long menghilang ke dalam halaman. Membuat para penonton yang berharap menghela napas tanpa daya sebelum berbalik dan kembali ke halaman mereka masing-masing.


Halaman Selir Qiao pada dasarnya telah dibereskan dan didekorasi dengan hiasan yang sesuai dengan suasana yang mendukung sebuah keromantisan.


Saat Kasim mengumumkan kedatangannya, Selir Qiao berama dengan seluruh pelayan yang melayani nya berdiri dan memberi hormat dengan serempak.


"Yang Mulia. Hamba sangat merindukan anda." Selir Qiao segera melangkah maju setelah Kaisar Pei An Long menerima hormat mereka.


Malam ini, Selir Qiao mengenakan pakaian terbaiknya. Berwarna kuning gading yang membuatnya tampak masih sangat muda. Sebagai seorang selir, ia juga merawat wajah dna tubuh nya dengan baik. Saat dia menggosok bagian depannya di lengan Kaisar Pei An Long, sensasi lembut dsn kenyal langsung menyerang nya.


"Yang Mulia, biarkan hamba melepaskan jubah anda." Selir Qiao tersenyum lembut. Dia sangat menyukai sikap Kaisar Pei An Long yang selalu penuh kasih. Saat ia berbicara, ia sudah bergeser ke samping dan mengulurkan tangannya.


"Hem." Kaisar Pei An Long hanya berdehem saat ia merendahkan bahunya namun mengangkat tangan kanannya untuk memudahkan selir Qiao melepaskan jubah untuknya. Para selirnya memang selalu melakukan itu. Yang adalah salah satu tugas mereka. Melepas dan memasangkan kembali jubah tersebut.


Selir Qiao sudah terbiasa melakukannya dan dengan mudah melepaskan jubah naga yang menjadi jubah kebesaran seorang Kaisar. Setelah melepaskan jubah itu, ia meletakkan jubah di atas gantungan yang ada di sebuah tiang. Jubah naga tidak boleh diletakkan di sembarang tempat.


Setelah jubah naganya dilepas, Kaisar Pei An berjalan ke tempat duduk. Menyesap teh yang sudah disiapkan untuknya di atas meja. Meskipun pandangan matanya seperti hanya fokus pada teh di depannya, namun matanya tidak lepas memperhatikan setiap gerakan selir Qiao yang nampak halus. Berdasarkan apa yang dikatakan Pei Zhang Xi padanya, Pei Zhong Min sedang mengincar pasukan Elang yang hanya tunduk pada orang yang memiliki token Elang. Karena itu, putranya yang tidak berbakti itu pasti meminta Selir Qiao untuk mengambil token untuknya.

__ADS_1


Selir Qiao bergerak dengan hati-hati dan tidak mencurigakan. Sejak ia memutuskan untuk membantu putranya, ia telah memantapkan hatinya untuk melakukan apapun untuk itu. Termasuk mengkhianati suaminya sendiri meskipun sebagai konsekuensi terbesarnya adalah hukuman mati.


Sebagai seorang selir yang telah mengikuti Kaisar Pei An Long sejak puluhan tahun yang lalu, ia selalu meyakini bahwa token Elang selalu dibawa oleh sang Kaisar. Namun bukan di jubah naga yang saat ini dipegangnya melainkan di balik ikat pinggangnya. Mengingat ini, Selir Qiao menghela napas.


Selir Qiao selalu pandai mengatur wajahnya. Saat ia berbalik dan menghadap Kaisar Pei An Long, senyum di wajahnya yang cantik sudah dikembalikan. Senyumnya tampak lembut dan alami.


"Yang Mulia, hamba meminta dapur untuk memasak makanan kesukaan Yang Mulia. Apakah Yang Mulia ingin makan sekarang atau nanti?" Selir Qiao bertanya dengan lembut.


"Yah. Sajikan sekarang." Kaisar Pei An Long mengangguk. Mendengar persetujuannya, Selir Qiao segera memerintahkan para pelayan untuk menyajikan makanan untuk mereka.


Malam masih panjang bagi Kaisar Pei An Long. Namun malam yang ini lain daripada yang lain karena ia harus bertarung dengan dirinya sendiri...


*


*


🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_235🐣


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏

__ADS_1


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


__ADS_2