
Dengan tambahan orang dalam kelompok mereka, apalagi kedua orang itu jelas sedang terluka, Xian Mu Xuan akhirnya memutuskan untuk kembali. Meskipun jika Mereka kembali, kesempatan untuk mendapatkan hasil buruan yang lebih banyak dan mendapatkan pujian yang banyak, dengan membawa Feng Fei Yi kembali hasilnya bahkan akan lebih bagus. Bagaimana mungkin menyelamatkan manusia dapat kalah dengan mendapatkan binatang?
Pakaian yang dipakai Feng Fei Yi telah sobek di beberapa bagian. Dan tidak pantas bagi seorang wanita berkeliaran dengan menggunakan pakaian yang seperti itu, jadi Xian Mu Xuan memberikan pakaian luar cadangan miliknya. Dengan kondisinya, dia tidak mungkin kembali dengan berjalan kaki. Jadi dia menaiki kuda dari salah satu penjaga.
Sedangkan Rong Yun, ia masih pingsan meskipun ia sudah diobati. Tetapi tidak ada tabib di dalam kelompok dan pengawal hanya bisa menggunakan tanaman herbal liar yang biasa digunakan untuk membantu menghentikan darah. Ia pun dibawa di atas tandu yang dibuat darurat dengan mengunakan beberapa cabang pohon yang dirakit dengan tali.
Penampilan Xian Mu Xuan selalu terlihat ramah di depan umum. Sesekali akan mengajak Feng Fei Yi untuk meredakan perasaan gadis itu yang sedang ketakutan. Tujuannya jelas, tentu saja agar dia dapat dengan mudah dekat dengannya. Namun Feng Fei Yi juga seorang gadis polos dan naif. Dia tidak melihat Xian Mu Xuan yang sebenarnya.
***
Lu Jing Yu masih belum bisa melupakan begitu saja mengenai burger. Meskipun ia telah meyakinkan hatinya bahwa bagaimanapun, ia akan tetap tinggal. Namun sesuatu yang memiliki kemungkinan hubungan dengan dunia aslinya tidak bisa ia abaikan begitu saja. Jujur ia tertarik.
Ia akan bertanya pada Pei Shi Liang mengenai pemilik toko kue yang terkenal ini. Ia ingin tahu detail yang ada di sana. Ia juga penasaran apakah Pei Shi Liang mengetahui asal usul burger ini...
Jadi setelah Pei Zhi Hui berhasil ditenangkan dan saat ini dibawa oleh bibi pengasuh untuk dimandikan, Lu Jing Yu mondar mandir di dalam tenda menunggu Pei Shi Liang datang.
Acara perburuan selesai pada sore harinya. Para peserta segera kembai satu persatu begitu matahari sudah akan terbenam. Kelompok yang pertama kembali adalah kelompok Xian Mu Xuan yang langsung menjadi pusat perhatian bukan karena banyaknya binatang buruan yang didapat melainkan karena Feng Fei Yi dan Rong Yu yang datang bersama mereka dalam keadaan yang kurang baik. Apalagi setelah semua orang melihat luka di kaki Rong Yu yang parah.
Shen Li yang merupakan ibu Feng Fei Yi sejak siang hari sudah kebingungan mencari putrinya yang menghilang. Apalagi ada seorang pelayan yang melihat putrinya itu dan pelayan setianya masuk ke dalam hutan, Shen Li pun semakin khawatir dan panik. Ia juga sudah meminta bantuan para penjaga untuk membantunya mencari keberadaan putrinya. Namun setelah mencari di sekitar tempat peristirahatan, putrinya tidak juga ditemukan.
__ADS_1
Hingga sore hari setelah lebih dari tiga jam putrinya menghilang, ia berniat untuk menemui Ratu Zhu untuk meminta tolong, pada saat itu ia melihat putrinya yang datang dalam kelompok Xian Mu Xuan yang sangat tidak terduga.
Dengan perasaan yang campur aduk, Shen Li menghampiri Feng Fei Yi yang berada di atas kuda.
"Fei Yi! Fei Yi! Apa yang terjadi? Kenapa Rong Yu terluka parah?" Shen Li bertanya dengan panik. Ia bahkan melupakan jika ia seharusnya memberikan hormat pada Xian Mu Xuan mengingat status gadis itu lebih tinggi darinya.
"Ibu, ibu aku sangat takut tadi. Tadi aku dan Rong Yu mengejar kelinci kecil di hutan dan tersesat. Ada babi hutan besar yang mengejar kami. Untung saja ada Putri Shixian yang menolongku dan Rong Yu hingga kami dapat kembali ke tempat itu. Tapi Bu, Rong Yu terluka karena menghadang Babi hutan yang akan menyerang ku. Ibu, tolong minta tabib untuk menolong Rong Yu sekarang. Jika terjadi sesuatu pada Rong Yu hari ini, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri seumur hidupku." Feng Fei Yi secara garis besar menceritakan pada ibunya yang terjadi hingga ia dan Rong Yu berakhir samai di dalam hutan dan terluka.
"Kamu tidak perlu cemas. Ibu akan menemukan tabib untuk mengobati Rong Yu sehingga kamu tidak akan merasa bersalah sepanjang waktu." Feng Fei Yi mengangguk setuju. Ia segera tersenyum lega. Sedangkan Shen Li segera memerintahkan penjaga untuk mengambil alih Rong Yun dan memberikan tanda pengenalnya agar tabib dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
"Putri Shixian, hamba adalah Shen Li. Ibu Feng Fei Yi, dan istri sah Menteri sayap kiri menteri Feng. Hamba mewakili seluruh klan Feng berterima kasih atas bantuan tuan putri hari ini. Sebagai bentuk terima kasih tulus kami, jika tuan putri berkenan, kami berniat mengundang tuan putri untuk perjamuan makan malam di kediaman kami. Tolong beri kami muka sekaligus kesempatan untuk berterima kasih dengan benar." Setelah semua, Shen Li akhirnya mengingat poin penting dan segera menoleh untuk menghadap Xian Mu Xuan, penyelamat putrinya. Mengucapkan terima kasih dengan tulus.
"Baguslah kalau begitu. Sekarang sudah semakin larut. kami tidak akan mengganggu tuan putri lagi. Selanjutnya b hamba akan membawa putri hamba kembali. Sekali lagi hamba mengucapkan terima kasih atas bantuan tuan Putri."
"Baiklah nyonya Feng. Nona Feng mengalami banyak hal mengerikan hari ini. Nona Feng butuh istirahat yang cukup untuk menenangkan dirinya." Xian Mu Xuan masih berbicara dengan senyuman hangatnya yang menyejukkan mata. Shen Li semakin menyukai penyelamat putrinya ini. Di matanya, Xian Mu Xuan tak ubahnya seperti seorag malaikat yang dikirim untuk menyelamatkan keluarganya.
Tuan Feng memiliki beberapa selir di halaman belakangnya. Namun Feng Fei Yi adalah satu-satunya putri yang dimiliki di dalam keluarga. Ia hanya memiliki sepasang putra dan putri dan semua anak suaminya dari para selirnya semuanya adalah laki-laki sehingga membuat Feng Fei Yi menjadi putri kesayangan dan menjadi mata hati seluruh keluarganya.
Itulah kenapa Shen Lin sangat panik saat mengetahui Feng Fei Yi menghilang dan tidak kunjung ditemukan setelah dicari beberapa lama pencarian. Ia akan hancur jika Feng Fei Yi benar-benar hilang di bawah hidungnya. Selir suaminya setiap hari berusaha untuk menjatuhkan dirinya dan merebut posisinya.
__ADS_1
Shen Li merupakan salah satu istri dari menteri penting di istana yang memiliki pengaruh yang cukup besar di komunitasnya. Begitu para wanita itu mendengar tentang hilangnya Feng Fei Yi, mereka bergegas tampil dan menawarkan bantuan pada Shen Li sebagai wujud perhatian. Lalu saat Feng Fei Yi akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh Xian Mu Xuan, dalam sekejap, berita kepahlawanan Xian Mu Xuan segera menyebar. Bahkan para pria yang baru saja kembali dari hutan juga mendengar hal ini.
Xian Zi Xuan yang kembali tidak berselang lama dengan para pria itu tidak luput dari perhatian. Mereka semua sibuk menghampiri Xian Zi Xuan untuk mengucapkan pujian padanya.
Di tengah kepungan orang-orang yang sibuk mencari muka dan menjilat ini, Xian Zi Xuan segera pusing di kepalanya dan tidak menyadari jika Pei Shi Liang menyelinap di bali punggungnya setelah memaksa seorang penjaga membawanya menemuka kuda kesayangannya.
*
*
🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_208🐣
Mohon maaf jarang up-date. Anak author sakit. Kedua tangannya brutusan. Jadi tidak bisa bergerak bebas dan membutuhkan bantuan Author untuk kegiatan sehari-hari. Apakah ada yang tahu cara tradisional untuk mengobatinya? Karena anak Author sama sekali tidak mau minum obat.....
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉
__ADS_1