Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
71. Bukti Yang Menyeret Wei Qian Nian


__ADS_3

Wei Qian Nian kembali ke tempat duduknya. An Ru beberapa kali meliriknya penuh harap. Pembunuh bayaran masih berlutut di tengah Aula bersama dengan An Ru. Sedangkan Chu Fei sudah dibawa pergi oleh Mo Ting bersamanya dan menunggu di belakang kursi Pei Zhang Xi. Seperti pelayan lainnya.


Saat Wei Qian Nian bertemu dengan pandangan An Ru, wajahnya dipenuhi rasa bersalah. Di matanya seperti tersirat bahwa ia akan menggantikan pengorbanan yang telah ia lakukan suatu saat nanti. Selain hanya kesedihan, wajahnya setenang air danau juga membuat semua orang yakin Bahwa ia memang tidak terlibat dalam kejahatan.


Semua orang menunggu dengan cemas. Teh di meja semua orang hampir habis dan pelayan datang untuk menambahkan teh dan juga membawa beberapa kudapat sementara mereka menunggu penggeledahan yang dilakukan kasim Song dan disaksikan oleh Pei Zhang Xi.


Selir Su datang beberapa saat kemudian setelah ia mendengar pelaku yang berusaha menghabisi calon cucunya telah ditangkap. Ia duduk di belakang Sang Ratu. Menatap An Ru dengan tatapan yang mematikan. Chu Fei yang bahkan tidak ikut ditatap merasa dingin di punggungnya melihat tatapan Selir Su.


"Selir Su tenang saja. Aku akan memastikan Hukuman berat akan menanti pelaku yang memiliki niat kejam seperti itu." Ratu Zhu menoleh ke belakang dan berkata pada Selir Su. Di mata orang luar hal itu sangatlah damai dimana hubungan mereka sangat baik. Ratu Zhu seakan berusaha memberikan keadilan bagi Selir Su. Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah bahwa Ratu Zhu menunjukkan kekuasaan dan juga senioritasnya dibandingkan dengan Selir Su yang hanyalah seorang Selir biasa.


"Terima kasih atas perhatian kakak. Adik sangat beruntung memiliki saudara yang sangat perhatian." Selir Su juga tersenyum. Sangat memahami 'niat baik' Ratu Zhu yang memang sejak awal menjadi rivalnya di harem.


Ratu Zhu sangat membenci selir Su karena Kaisar lebih menyayanginya daripada dia dan juga para selir lainnya. Dia yang merupakan Ratu di KEKAISARAN Shao hanya akan menghabiskan waktu dengan Kaisar satu kali dalam satu bulan, tetapi Selir Su, Kaisar akan pergi menemuinya kapanpun Kaisar mau.


Jika bukan karena status keluarganya yang lebih tinggi dari Selir Su, mungkin bukan dia yang akan menjadi ratu. Status keluarga Selir Su jauh di bawahnya. Sehingga tidak memenuhi kualifikasi untuk menjadi Ratu.


Setelah menunggu cukup lama, kelompok yang melakukan Penggeledahan akhirnya kembali. Kasim Song membawa sesuatu di tangannya yang membuat semua orang penasaran.


Kasim Song adalah Kasim kepercayaan Kaisar yang telah mengikuti Kaisar sejak Kaisar belum diangkat. Apapun yang dikatakan Kasim Song bisa dianggap mewakili Kaisar.


Saat ini wajah Kasim Song yang biasanya tenang dan berwibawa tampak suram dan gelap dalam waktu yang bersamaan. Jadi kemungkinan apa yang dia temukan pada saat penggeledahan bukanlah hal yang sepele.


"Bagaimana Kasim Song?" Kaisar yang melihat wajah suram Kasim Song juga menyadari pasti ada sesuatu yang besar ditemukan.

__ADS_1


"Mohon maaf Yang Mulia. Ini semua hamba temukan di dalam kamar kediaman Putri Wei." Kasim Song menyerahkan beberapa surat yang ditemukan di kamar Wei Qian Nian. Selain surat, kasim Sony juga menyerahkan sebuah buku catatan.


Wei Qian Nian merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Tetapi dia sama sekali tidak mengerti apa itu. Dia juga tidak mengerti apa isi surat yang ditemukan di kamarnya yang membuatnya penting hingga dibawa ke hadapan Kaisar. Selama ini ia hanya menyimpan surat dari ayah dan ibunya di Chu Timur. Sedangkan untuk surat yang dikirim oleh pembunuhan bayaran, semuanya ditulis dan disimpan sendiri oleh An Ru.


Kaisar menerima surat-surat itu dan membacanya. Lalu wajahnya berubah menjadi gelap. Setelah membaca surat di tangannya, ia memukul pegangan kursi dengan keras.


"Ada apa Yang Mulia? Mohon terangkan dirimu." Ratu menepuk punggung tangan Pei An Long.


"Bacalah. Dan putuskan apa yang harus dilakukan." Surat di tangan Pei An Long segera berpindah tempat. Ratu memberikan sebagian kepada Selir Su. Dalam waktu sekejap wajah keduanya juga menggelap.


"Putri Wei Qian Nian, berapa umurmu saat ini?" Ratu Zhu bertanya secara tiba-tiba. Ia bahkan tidak membaca satu surat hingga selesai. Selir Su juga meremas surat yang dipegangnya sebelum memberikannya kembali pada ratu. Amarah memenuhi hatinya.


"Menjawab Yang Mulia Ratu, umur saya tahun ini lima belas tahun." Wei Qian Nian tidak mengetahui alasan kenapa tiba-tiba ratu Zhu menanyakan umurnya.


"Aku tidak menyangka di umur yang sangat masih muda sudah mampu merencanakan hal yang buruk dengan sangat baik."


"Ini semua adalah surat yag ditemukan di kamarmu. Apa kamu bisa menjelaskannya?" Saat ratu Zhu selesai berbicara, ia melemparkan surat-surat di tangannya di depan Wei Qian Nian.


Wei Qian Nian melihat surat yang berserakan di depannya dengan kaget. Bukankah ini surat-surat ini ada di kamar An Ru? Kenapa Ratu Zhu berkata bahwa semua ini di dapat dari kamarnya? Kaisar Song adalah orang yang jujur dan dapat dipercaya. Dia tidak akan mungkin mengakui surat yang ditemukan di kamar An Ru menjadi di kamarnya kan?


An Ru berlutut tidak jauh dari sana dan juga mengenali surat-surat itu dengan baik. Surat itu ia simpan dengan baik di dalam kotak rahasia miliknya. Kotak itu memiliki kunci khusus yang menggunakan mekanisme rumit untuk dapat membukanya. Kenapa orang-orang ini mampu menemukan dan membukanya? Lebih penting lagi mereka mengklaim bahwa semua itu ditemukan di kamar Wei Qian Nian.


Tetapi sepertinya ada yang tidak beres dengan semua surat itu. Mengapa bisa jadi seperti itu? Wei Qian Nian juga menyadari keanehan pada surat-surat itu. Tanpa sadar tubuhnya mulai gemetar. Tangan di balik lengan bajunya tidak bisa tidak diremas dengan gemas.

__ADS_1


"Ini... saya benar-benar tidak mengerti Yang Mulia Ratu."


"Apa mungkin putri Chu Timur memiliki ingatan yang sangat buruk? Beberapa dari surat ini adalah surat yang dikirimkan oleh ayah dan ibumu beberapa hari yang lalu. Apa aku benar?" Ratu Zhu menatap tajam Wei Qian Nian.


"Benar. Itu memang surat yang saya terima dari Ayah dan ibu saya. Tetapi saya tidak mengerti surat-surat yang lainnya. Itu bukan milik saya. Seseorang pasti menjebak saya. Mohon Yang Muka menyelidikinya dengan teliti." Wei Qian Nian membungkukkan tubuhnya. Wei Qian Nian menatap semua surat di bawah kakinya dengan  sejuta tanya di kepalanya. Bagaimana semua surat ini ada di sini?


Wei Qian Nian memang bukanlah orang yang menulis surat-surat yang digunakan sebagai bukti itu. Surat ortu juga bukan yang ditulis oleh An Rusia meskipun isinya sama. Ya. Semuanya adalah bukti palsu. Sedangkan surat yang asli, saat ini baru saja terbakar di dalam perapian di paviliun Huang Zuan. Kamar Lu Jing Yu.


"Permaisuri, hamba tidak pernah tahu bahwa Permaisuri memiliki keahlian dalam menirukan tulisan tangan seseorang." Xiao Bei menepuk kedua tangannya setelah selesai memasukkan semua surat ke dalam api.


Benar sekali. Surat itu ditulis oleh Lu Jing Yu dengan menurunkan gaya penulisan Wei Qian Nian. Meskipun tulisan Wei Qian Nian memiliki karakter dan goresan uniknya sendiri, bagi Lu Jing Yu yang terbiasa belajar menulis di kehidupan aslinya adalah adalah hal sepele.


Prasangka awal semua orang mengenai pelaku yag menginginkan nyawa bayi di dalam kandungan Lu Jing Yu sudah mengarah pada Wei Qian Nian yang paling memiliki motif untuk saat ini. Jadi Lu Jing Yu meminta Pei Zhang Xi untuk mengawasi kediaman Wei Qian Nian. Saat itulah mereka menemukan surat-surat itu di tempat An Ru. Selain membawa satu surat dari kamar An Ru, mereka juga membawa surat serta buku catatan dari kamar Wei Qian Nian sehingga Lu Jing Yu mengetahui bahwa orang yang menulis surat bukanlah orang yang sama.


Jadi meskipun buktinya ditemukan pada akhirnya, itu masih belum cukup untuk menyeret Wei Qian Nian. Untuk itulah Lu Jing Yu menulis kembali semua surat yang dikirim An Rusia pada pembunuh bayaran diagnosis menurunkan gaya tulisan Wei Qian Nian. Untuk lebih meyakinkan, stempel khusus milik Wei Qian Nian juga dibubuhkan di atasnya agar gadis sombong,  kejam dan licik itu tidak akan bisa lari.


~○○○~


♡Permaisuri Tidak Ingin Mati_71♡


*


*

__ADS_1


*


Jangan lupa like, komentar, Vote, favorit dan share ya reader. .


__ADS_2