Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 277. Menjenguk Yun Ying


__ADS_3

Bibi pelayan Niang meremas tangannya di samping tubuhnya. Ia menundukkan kepalanya saat ia menggigit bibir bawahnya sambil berpikir. Namun ia masih tidak dapat menemukan jawaban yang mungkin bisa menyelamatkan nama baik Pei Wu Shan ketika ia mendengar Ke Mei Jia dengan lantang menjatuhkan bom yang menghancurkan segalanya.


"Tentu saja itu karena Permaisuri Wei baru saja kehilangan calon bayi laki-laki nya. Permaisuri Wei merasa sangat sedih saat ini dan tidak dapat menghadiri upacara pemakaman Ibu Suri. Jangan kan menghadiri upacara pemakaman, Permaisuri Wei bahkan tidak dapat menghibur dirinya sendiri." Ke Mei Jia menjawab dengan lirih namun sangat jelas. Untuk menyempurnakan aktingnya sebagai seorang wanita baik hati yang lemah lembut, air matanya mengalir dengan sangat alami. Hidungnya yang sudah memerah bertambah merah lagi. Kantung matanya seperti penuh dengan air mata yang akan jatuh setiap saat. Membuat orang uang melihatnya tidak.bisa untuk tidak menaruh simpati padanya.


"Apa?!" Lu Jing Yu dan Pei Shi Liang sangat terkejut mendengar berita itu dan berteriak bersamaan.


Bukan hanya Lu Jing Yu dan Pei Shi Liang saja yang terkejut, orang-orang yang sedang berkumpul untuk menikmati pertunjukan itu juga sangat terkejut. Mereka tidak pernah mendengar kabar kehamilan Yun Ying, namun mereka sudah dikejutkan oleh berita kegugurannya. Bagaimana mungkin mereka tidak terkejut?


Tidak menghabiskan lebih banyak waktu untuk berurusan dengan Ke Mei Jia, Lu Jing Yu dan Pei Shi Liang segera berbalik dan pergi dengan cepat. Setelah mendapatkan kabar yang begitu mengejutkan, Lu Jing Yu dan Pei Shi Liang segera bergegas untuk pergi ke kediaman Raja Wei. Lu Jing Yu mengetahui jika Pei Zhang Xi saat ini sedang memiliki tugas yang sangat penting karena pada saat ia dipanggil oleh Kaisar Pei An Long ia ada di sana dan Pei Zhang Xi juga mengatakan padanya secar pribadi. Lu Jing Yu tidak ingin mengganggu pekerjaan Pei Zhang Xi dan hanya mengirim Quan Yuan untuk menyampaikan pada Pei Zhang Xi bahwa ia pergi ke kediaman Raja Wei bersama Pei Shi Liang untuk mengurus masalah.


☘️☘️☘️


Lu Jing Yu menatap sendu seorang wanita yang sedang duduk di atas ranjangnya dengan wajah pucat. Kulitnya yang biasanya berwarna putih susu saat ini berwarna putih pucat seperti tidak ada darah yang mengalir di balik kulit tubuhnya. Perubahan yang paling terlihat adalah matanya. Mata yang biasanya terlihat cerah dengan sentuhan kebijaksanaan saat ini terlihat sangat suram. Di mata yang suram itu tidak terlihat sedikit pun harapan yang membuat hiidup. Dan bibir nya, meskipun bibir itu tersenyum namun senyumnya terlihat jelas sangat sangat dipaksakan.


"Kakak ipar, kami sudah mendengarnya. Bagaiamana keadaan kakak ipar saat ini?" Lu Jing Yu memegang tangan Yun Ying dengan simpati. Pei Shi Liang yang duduk di samping Lu Jing Yu juga terlihat sangat khawatir.


"Tidak apa-apa. Bukannya hanya seorang anak saja? Lagipula ini bukan pertama kali aku harus kehilangan calon bayiku. Kalian tenang saja. Aku bisa mengatasinya dengan baik." Yun Ying tersenyum saat menjawabnya.

__ADS_1


"Kakak ipar, tolong jangan berkata seperti itu. Kita sudah memperbaiki kondisi rahim kakak ipar dengan baik sebelumnya. Dan Semuanya baik-baik saja saat aku memeriksanya terakhir kali. Bagaimana bisa tiba-tiba saja keguguran? Ini terlalu aneh." Lu Jing Yu mengerutkan bibirnya. Setiap kata Yun Ying sepertinya menyalurkan rasa sakit yang dirasakannya. Membuat Lu Jing Yu dan Pei Shi Liang yang mendengarnya merasa sangat sakit.


"Putri Mahkota, ini bukan karena perawatan anda yang tidak baik dan gagal. Hal ini paling Mungkin karena kondisi tubuhku sendiri yang terlalu buruk yang memang tidak bisa melahirkan lagi." Yun Ying mengira jika Lu Jing Yu menyalahkan caranya dalam memperbaiki kondisi rahim miliknya. Ia khawatir jika ia akan mengecewakan Lu Jing Yu.


"Tidak kakak ipar. Aku tahu metode perawatan ini telah sesuai denganmu dan bahkan berhasil. Itulah mengapa aku berkata bahwa ini sangatlah aneh." Lu Jing Yu menggelengkan kepalanya.


"Jadi maksud putri mahkota adalah...." Yun Ying tidak berani melanjutkan perkataannya dan menutup mulutnya dengan tangannya. Pada saat pertama kali ia mengetahui jika dirinya keguguran, hal pertama yang ia pikirkan bukanlah merasa sedih karena kehilangan. Karena seperti yang dia katakan sebelumnya bahwa ini bukan pertama kalinya. Namun bagaimana pun, sebagai seorang ibu, kehilangan anak yang ke berapa pun rasa sakit akan kehilangan tidak akan berkurang justru bertambah.


Tetapi pada kehamilannya kali ini, ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri melainkan juga Lu Jing Yu yang telah merawatnya sampai dia benar-benar bisa hamil. Dia melihat jika Lu Jing Yu bahkan lebih antusias daripada dirinya sendiri tentang kehamilannya.


Jadi alih-alih merasa sedih akan kehilangan, Yun Ying justru merasa khawatir jika Lu Jing Yu yang akan kecewa karena dia telah keguguran sebab itu menunjukkan jika usaha mereka selama ini telah sia-sia. Karena pikirannya dipenuhi dengan kekhawatiran nya pada perasaan Lu Jing Yu dan juga atas kehilangan calon bayinya untuk yang kesekian kalinya, ia tidak pernah memikirkan kemungkinan ini. Baru saat Lu Jing Yu mengatakan jika ini terlalu aneh, ia baru merasa jika semua tentang keguguran ini sangatlah aneh.


Jadi bagaimana bisa kondisi yang baik-baik saja selama ini tiba-tiba jatuh dalam keadaan terburuk dengan begitu cepat jika bukan karena campur tangan seseorang?


Bukan hanya Yun Ying yang menyadari arah dugaan Lu Jing Yu tetapi Pei Shi Liang juga menyadari hal yang sama.


"Maksud Putri Mahkota jika seseorang telah dengan sengaja merencanakan keguguran kakak ipar Yun Ying saat ini?" Pei Shi Liang mengatakan apa yang tidak Yun Ying katakan.

__ADS_1


"Ya. Apa kakak ipar merasa ada sesuatu yang mencurigakan? Maksudku, adakah sesuatu yang berubah tidak seperti biasanya akhir-akhir ini?" Lu Jing Yu bertanya pada Yun Ying dengan serius.


Yun Ying mengingat-ingat sebentar sebelum ia menganggukkan kepalanya.


"Ya."


*


*


*


🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_277🐣


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏

__ADS_1


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


***


__ADS_2