
Wei Qian Nian tersenyum samar. Ia menundukkan kepalanya sehingga tidak ada yang melihat itu. Semua rencananya akan terkabulkan mulai hari ini. Jika hari ini ia berhasil masuk ke dalam kediaman Raja Rui, ia akan menangani Lu Jing Yu dengan mudah. Wanita yang pernah kehilangan anaknya akan menjadi wanita yang sial dan dikutuk. Pei Zhang Xi tidak akan bodoh menerimanya begitu saja.
"Mohon maaf Yang Mulia, sebelumnya izinkan saya menanyakan pada semua orang yang ada di sini mengenai satu hal." Pei Zhang Xi berdiri dari tempatnya. Membungkuk hormat pada Kaisar.
"Pertanyaan apa itu?"
"Aku ingin bertanya pada para menteri apa ada yang bisa memberitahukan alasan untukku menerima Putri Chu Timur sebagai selirku. Padahal semua orang tahu bahwa aku bahkan tidak memiliki kediaman untuk menampungnya?" Pei Zhang Xi menyapukan pandangannya diantara para menteri. Menteri Lu menghela napas. Ia tidak tahu ini baik atau buruk untuk putrinya. Kasih sayang yang berlebihan mungkin membuat orang menyalahkan Lu Jing Yu atas siapa keras kepala Pei Zhang Xi saat ini.
"Saat ini Raja Rui baru kehilangan anaknya. Hamba menyadari pasti merupakan pukulan yang berat bagi seorang calon ayah. Tetapi masalah penerus keluarga kekaisaran harus tetap berlanjut. Permaisuri Rui pernah kehilangan anaknya satu kali dan tidak menutup kemungkinan akan kehilangan lagi lain kali. Sebagai seorang pangeran, hamba yakin tentu tidak berharap tidak memiliki keturunan kan?" Menteri Gu memberanikan diri dan maju untuk mengutarakan pendapatnya.
"Itu benar Yang Mulia. Harta suami adalah milik istri dan begitu pun sebaliknya. Jika Permaisuri Rui mengerti kodrat seorang istri, hamba yakin Permaisuri Rui juga tidak akan keberatan. Putri Chu Timur baik hati dan kompeten. Memiliki rekan seperti ini yang membantunya mengurus rumah dan melayani Raja Rui adalah sebuah keberuntungan."
Setelah seorang berani maju. Orang lain akan turut menumbuhkan keberaniannya. Satu persatu dari mereka memberikan alasan yang 'baik' dan memberitahu Pei Zhang Xi jika mengambil Web Qian Nian menjadi selir adalah keputusan yang paling tepat. Beberapa dari mereka bahkan memberi saran bagaimana cara untuk menenangkan Lu Jing Yu untuk menyetujui rencana ini.
Menteri Lu adalah orang yang diam sejak awal. Ia terus memperhatikan ekspresi menantunya dengan rumit.
"Hahahaha. Apa kalian sudah selesai sekarang?" Pei Zhang Xi menepuk pahanya saat ia bertanya. Semua orang terkejut melihatnya tertawa.
"Sudah cukup membuang waktu di sini Raja Rui. Masalah ini harus segera diputuskan." Pei An Long tidak senang melihat Pei Zhang Xi yang terus bermain-main.
"Baiklah Yang Mulia. Aku tidak tahu dari mana para menteri ini mendengar kabar yang salah mengenai istriku. Kami tidak pernah kehilangan anak sama sekali dan tidak akan pernah. Jadi tidak ada alasan untuk mendesak memasukkan selir untuk meneruskan keturunan karena aku, Pei Zhang Xi hanya akan memiliki keturunan dari Lu Jing Yu. Istriku masih hamil sampai saat ini. Jadi mohon maaf aku masih tidak bisa menerima putri Chu Timur ini ke dalam kediamanku."
Semua orang memandang Pei Zhang Xi dengan terkejut. Masalah sudah sampai seperti ini apalah Pei Zhang Xi masih sempat bermain-main?
Wei Qian Nian adalah yang memiliki reaksi terkejut yang paling besar diantara semua orang. Dialah yang tah mengatur rencana itu dengan baik. Bubuk itu sudah dia persiapkan sejak ia mulai mengerti intrik di dalam istana. Mengerti betapa pentingnya keturunan bagi seorang pangeran.
Pelayannya sendiri yang telah memastikan semua berjalan dengan keinginannya. An Ru, juga tidak kalah terkejut dari majikannya. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Bukankah dia sendiri yang telah memberikan obat itu pada Chu Fei. Lalu kenapa?
__ADS_1
"Kenapa putri Wei Qian Nian? Apakah ada yang salah dengan yang aku ucapkan?"
"Ak...aku... saya tidak mengerti apa yang Yang Mulia Raja Rui katakan? Bukankah kabar di ibukota mengatakan bahwa permaisuri Rui telah keguguran?" Wei Qian Nian tidak menyangka jika dia akan disinggung dalam hal ini.
"Kediamanku tidak pernah mengeluarkan berita tentang keguguran Permaisuriku. Lalu dari mana berita ini berasal?" Pandangan Pei Zhang Xi menatap tajam Wei Qian Nian yang mulai panik. Seberapa dalam garis berusia lima belas tahun itu mengerti berbagai trik dan intrik, ini adalah pengalaman pertamanya terlibat secara langsung. Dia tidak akan memiliki keberanian yang cukup untuk menghadapi tatapan menuduh yang mengarah padanya.
"Aku tidak tahu. Aku hanya mendengarnya dari para pelayan."
"Ooh... Mo Han bawa mereka masuk." Semua orang terkejut dengan perubahan plot yang terjadi. Ada apa ini sebenarnya?
Hanya An Ru dan Wei Qian Nian yang kini pucat karena mereka mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Mo Han masuk dengan membawa beberapa orang yang berjalan di belakangnya dengan takut. "Bawahan ini memberi hormat kepada Kaisar." Mo Han membungkukkan badannya saat sampai di tengah aula.
"Ada apa ini Zhang Xi? Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa mereka?" Pei An Long menatap bingung orang-orang yang mas ke dalam aula.
Mendengar ucapan Pei Zhang Xi, semua orang berlutut dan mulai mengemukakan dahi mereka dengan keras ke atas lantai. "Mohon ampuni kami Yang Mulia. Kami hanya orang yang dibayar untuk menyebarkannya. Kami benar-benar tidak tahu."
"Oh... jadi jika ada yang membayar kalian untuk menyebarkan kematian Yang Mulia Kaisar, kalian juga akan melakukannya?" Pei An Long memukul pegangan kursinya dengan keras. Membuat semua orang gemetar ketakutan.
"Tidak Yang Mulia. Tidak! Kami tidak akan berani."
"Katakan siapa yang memberikan perintah pada kalian?!" Pei An Long sangat marah.
"Kami tidak melihat wajahnya dengan jelas. Tetapi kami dapat memastikan bahwa itu adalah seorang gadis."
"Masih ada hal lain lagi Yang Mulia." Pei Zhang Xi menyela sebelum Kaisar menanggapi ini.
__ADS_1
"Ada apa lagi? Jangan membuat umat semua orang bertanya-tanya."
"Ini mengenai adalah masalah berita yang menyebar di ibukota. Sebenarnya beberapa hari yang lalu seseorang memang berniat memasukkan obat ke dalam makanan Yu'er untuk menggugurkan kandungannya. Untung saja hal buruk itu bisa dihindari. Tetapi seseorang merasa sangat yakin bahwa rencananya telah berhasil dan bertindak dengan tidak sabar untuk menyebarkan berita mengerikan itu."
"Ada hal seperti itu? Zhang Xi, bagaimana keadaan istrimu saat ini? Meskipun aku tidak mengalaminya itu pasti sangat menakutkan." Ratu Zhu menutup mulutnya dengan kipas saat ia terkejut.
"Untung saja Yu'er diberkahi sehingga dia dan bayi kami baik-baik saja. Bahkan Yu'er jugalah yang telah membuat semua rencana untuk menangkap pelakunya." Pei Zhang Xi melirik Wei Qian Nian saat ia berbicara.
Wei Qian Nian menggertakkan giginya saat ia melirik An Ru dengan tatapan menyalahkan. An Ru mengerti bahwa kali ini mereka tidak akan lepas dengan mudah dari kasus ini. Dan ia mengerti arti tatapan majikannya padanya. An Ru menutup matanya. Semua sudah sampai pada tahap ini dan mereka tidak bisa kembali.
"Mo Ting, bawa Chu Fei masuk."
Chu Fei masuk dengan menundukkan kepalanya. Ia tahu saat ini ia tidak akan bisa lari. Jika pada akhirnya ia akan dihukum mati di sini ia akan menerimanya. Kejahatannya melenyapkan keturunan anggota keluarga kerajaan adadalah kesalahan yang berat.
Saat Chu Fei masuk, perampok yang dikirim An Ru utk melenyapkan Chu Fei juga ikut digiring masuk. An Ru mengenali keduanya dan mulai gemetar. Kali ini nasibnya sudah berakhir.
~○○○~
♡Permaisuri Tidak Ingin Mati_68♡
*
*
*
Jangan lupa like, komentar, Vote, favorit dan share ya reader. .
__ADS_1