
Xian Mu Xuan menggerakkan tubuhnya dengan indah. Ia meliuk dan berputar. Menggerakkan tangannya dengan lembut. Senyum di bibir merahnya menambah keindahan yang tidak hanya membuat para pria sulit mengalihkan pandangannya padanya namun juga berhasil membuat para wanita merasa iri padanya.
Namun seseorang yang berusaha ia ambil perhatian nya justru tidak memperhatikan nya sama sekali. Pei Zhang Xi yang bahkan tidak repot-repot melihat ke arahnya. Ia dapat dengan jelas melihat dari posisinya saat menari bahwa sejak awal di mata Pei Zhang Xi hanya ada Lu Jing Yu. Pria itu hanya melihat ke arah istrinya itu seperti tidak ada orang lain di sekitar mereka. Hal ini benar-benar menyebalkan.
"Wanita genit itu pasti sengaja. Ia pasti sengaja mengalihkan perhatian putra Mahkota dari ku. Ia pasti takut jika putra Mahkota terpesona olehku dan mengabaikannya. Huh! Tidak bisa aku biarkan. Aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku yakin aku bisa merebut hati putra Mahkota." Xian Mu Xuan menggerutu di hatinya.
Xian Mu Xuan datang dengan misi untuk mendapatkan calon suami kuat yang dapat memberikannya dukungan. Jadi tentu saja ia tidak akan menyerah dengan mudah. Ia memiliki persiapan yang matang. Bahkan juga datang dengan rencana cadangan. Ia melirik para penari yang mengiringi tariannya. Gadis pengiring tari mengerti isyarat Xian Mu Xuan dan mengangguk ringan.
Seorang gadis penari di sisi kiri Xian Mu Xuan yang sejak awal menari dengan lihai tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan jatuh. Namun dia bukan jatuh seorang diri melainkan jatuh setelah menyenggol Xian Mu Xuan yang membuat gadis itu juga terjatuh setelahnya. Semua orang sangat terkejut melihatnya. Namun mereka belum sempat bereaksi setelah sebuah suara yang memecah keheningan terdengar.
Suara tawa Lu Jing Yu yang begitu tiba-tiba terdengar membuat semua orang mengalihkan pandangannya padanya. Semua orang termasuk Xian Mu Xuan tidak mengetahui alasan yang sebenarnya yang membuat putri mahkota yang baru saja diangkat itu tertawa ketika secara kebetulan Xian Mu Xuan terjatuh saat menari. Mereka semua mengira jika Lu Jing Yu menertawakan Xian Mu Xuan yang terjatuh.
Xian Mu Xuan juga berpikir hal yang sama. Emosi memenuhi hatinya. Tangannya mengepal erat saat ia melirik Lu Jing Yu dari ujung matanya. Ia mengutuk Lu Jing Yu di dalam hatinya.
Lu Jing Yu juga bukan orang yang tidak sensitif hingga ia tidak menyadari perubahan situasi yang begitu tiba-tiba. Ia juga merasa ada yang salah dengan reaksi orang di sekitar. Apalagi saat ia melihat Xian Mu Xuan yang baru saja bangun setelah dibantu oleh penari lain sementara penari yang secara 'tidak sengaja' menyenggol Xian Mu Xuan hingga jatuh sudah berlutut dengan kening yang menempel di atas lantai sejak ia menyenggol Xian Mu Xuan.
"Ehem. Mohon maafkan aku tuan putri Shixian. Bukan maksudku untuk menertawakan anda." Lu Jing Yu berdehem sebelum mengungkapkan maafnya dengan tulus memandang Xian Mu Xuan. Ia benar-benar tidak enak hati pada gadis itu. Matanya melirik Pei Zhang Xi dengan kesal sebab karena Pei Zhang Xi lah yang membuatnya dilahapahami oleh semua orang itu.
Xian Mu Xuan kembali menggertak kan giginya saat melihat nya. Ia semakin kesal melihat bahwa Lu Jing Yu tampak polos bagaimana pun ia melihatnya. Di matanya Lu Jing Yu sangat pandai berakting. Namun meskipun ia sangat membencinya dan ingin mengejar Lu Jing Yu, ini bukan waktu yang tepat. Ia tidak bisa menjalankan rencananya jika ia mengejar Lu Jing Yu saat ini.
__ADS_1
"Tidak apa-apa Putri Mahkota Shao. Saya yang seharusnya memint maaf karena tidak bisa menampilkan sesuatu yang layak dan malah mempermalukan diri di depan semua orang." Xian Mu Xuan menundukkan kepalanya dengan penuh penyesalan. Semua orang yang melihatnya pasti akan merasa simpati dan kasihan padanya.
"Mohon hukum hamba Yang Mulia. Ini salah hamba. Jika bukan karena hamba yang ceroboh, Tuan Putri tidak mungkin jatuh dan terluka." Penari yang bersujud di lantai berkata sambil memukulkan keningnya di atas lantai dan segera menyadarkan semua orang bahwa ternyata kaki Xian Mu Xuan terkilir. Mereka tidak memperhatikan nya sebelumnya karena kejadian itu berlangsung sangat cepat dan mereka teralihkan oleh suara tawa Lu Jing Yu.
"Tolong berhentilah menyakiti dirimu sendiri. Ini bukan salahmu. Hal semacam ini biasa terjadi. Kamu juga pasti tidak sengaja melakukannya." Xian Mu Xuan berjalan dengan kaki tertatih kesakitan dibantu oleh penari lain untuk membantu penari itu bangun. Kaki terkilir Xian Mu Xuan bukanlah pura-pura.
"Tidak tuan Putri. Anda sangat baik pada hamba. Namun hamba telah menyakiti anda. Hamba tidak pantas mendapatkan maaf dari Anda. Tolong hukum anda."
"Tidak apa-apa. Bangunlah. Aku memaafkanmu. Aku akan baik-baik saja setelah mendapatkan perawatan dari tabib dan beristirahat selama beberapa hari. Kamu tidak perlu merasa begitu bersalah."
"Terima kasih tuan putri. Terima kasih atas belas kasih anda." Penari itu kembali bersujud.
Lalu mereka semua mengingat bagaimana Lu Jing Yu tertawa setelah melihat Xian Mu Xuan terjatuh. Benar-benar perbandingan yang tidak bisa disebutkan. Merkea mulai membanding keduanya dan tentu saja mengingat betapa buruknya Lu Jing Yu di masa lalu dan melupakan bagaimana mereka memuji kebaikan dan kecerdasan Lu Jing Yu pada saat yang lain.
Setelah para penari peninggalkan tempat dan menyisakan Xian Mu Xuan dan seorang penari dan pelayan setianya yang membantunya, Xian Mu Xuan berdiri dengan kesusahan menghadap ke Kaisar.
"Yang Mulia Kaisar. Putri ini merasa sangat malu setelah semua kekacauan yang tidak sengaja terjadi. Untuk itu, saya Xian Mu Xuan, putri dari Kekaisaran Shixian pantas mendapatkan hukuman."
Semua orang yang ada di aula segera memuji kebaikan hati Xian Mu Xuan. Biasanya jika terjadi sesuatu kesalahan saat tampil, seseorang seperti Xian Mu Xuan pasti akan menjadikan bawahannya sebagai kambing hitam atas kesalahan itu sehingga membuatnya tampak tidak bersalah apalagi dia sampai terluka karenanya. Namun Xian Mu Xuan bukan hanya memaafkan nya namun tidak lupa memberikan perhatiannya. Membuat semua orang memujinya tanpa henti.
__ADS_1
Suara mereka juga tidak bisa dibilang rendah. Suara mereka sampai di telinga Xian Mu Xuan yang segera tersenyum mendengarnya. Rencananya untuk membuat citra dirinya yang baik tercapai. Bahkan saat ini Lu Jing Yu mulai dibandingkan dengannya dan kalah... Ia percaya jika banyak orang yang tidak puas dengan Lu Jing Yu dan meminta Kaisar untuk menggantikan Lu Jing Yu dengannya, kaisar pasti akan mendengarkan saran semua orang dan membuat Pei Zhang Xi tidak hanya menikahinya namun juga memberikan posisi Putri Mahkota padanya setelah mengetahui jika Lu Jing Yu tidak pantas untuk itu.
*
*
~🍀 Permaisuri Tidak Ingin Mati_190🍀~
Terima kasih sudah mampir 😘
Jangan lupa tinggalkan jejak 👣 like 👍 komentar 📝 vote 🌟
Mohon maaf semuanya jika author tidak bisa membalas satu persatu chat atau komentar kalian. Namun author akan berusaha membacanya di sela waktu luang author. 🙏
Mohon maaf jika ada kalimat atau cerita yang kurang berkenan atau tidak memuaskan para pembaca sekalian. Author akan selalu belajar untuk menyempurnakan kemampuan menulis author yang memang belajar secara otodidak dan asal-asalan. Hehe ✌️
Terima kasih atas apresiasi kalian semua 🤗
Love you all.... 🥰
__ADS_1