Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati
Bab 266. Membebaskan Pei Zhong Min 2


__ADS_3

Seorang pria paruh baya yang masih tampak gagah memakai jubah kebesarannya mencengkeram erat pegangan tangan di kursinya saat ia mendengar laporan dari anak buahnya. Dia telah menyetujui pamannya yang akan membantu pemberontakan yang dilakukan salah satu pangeran dari Kekaisaran Shao. Dia juga telah memberi kan izinnya pada pamannya untuk membawa satu pasukan datang bersamanya untuk membantu. Di Chang Wu, Kaisar Xian.


Sebagai seorang Kaisar dari sebuah kerajaan yang kecil yang telah berada di bawah kekuasaan Kekaisaran lainnya selama bertahun-tahun, ia merasa tergoda ketika mendengar imbalan atas bantuan kecil yang akan diterimanya. Lagipula, bukan hanya pihaknya yang bersedia memberikan bantuan dan bekerja sama dengan Pei Zhong Min. Menurutnya, semakin banyak kekuatan yang bergabung, semakin besar kesempatan mereka untuk memenangkan pemberontakan. Ia tidak berharap jika mereka akan gagal pada saat pertama.


"Yang Mulia, bagaimana jika Kekaisaran Shao menuntut kita atas masalah ini dan menekan kita lebih keras di masa depan?" Seorang menteri berkata dengan khawatir. Ia maju dan berkata di depan Kaisar.


"Huh! Paman muda sendiri yang bersedia masuk ke dalam jurang. Jadi jangan biarkan masalah ini mempengaruhi kestabilan kerajaan. Kirim utusan untuk mengirimkan hadiah. Sampaikan permohonan maaf Kekaisaran Xi'an kita karena telah lalai mengawasi orang. Kekaisaran Xi'an kita tidak akan mampu menyinggung Kekaisaran Shao yang behkan dua kali lebih besar dari kita." Kaisar itu mendengus. Keadaan sudah berada pada tahap seperti ini, dia hanya bisa mengorbankan pamannya itu demi masa depan Kekaisaran.


"Baik Yang Mulia." Namun sebelum menteri itu pergi untuk melaksanakan perintah dari tuannya, seorang kasim masuk ke dalam aula pengadilan dengan tergesa-gesa. Berhenti dan berdiri di sampingnya. Pria itu menunda pekerjaan nya dan ikut diam menunggu.


"Salam Yang Mulia." Kasim itu memberi hormat dengan takdzim.


"Bangunlah. Katakan apa yang membuatmu sampai terburu-buru seperti itu?" Kaisar melambaikan tangannya dan bertanya.


"Menjawab Yang Mulia. Utusan dari Kekaisaran Zhao datang ingin membuat kesepakatan dengan Yang Mulia." Menteri itu diam-diam berpikir dan mengangguk dalam hati. Sepertinya ia tidak harus melakukan perintah itu sekarang.


"Kesepakatan?"


"Benar Yang Mulia."


"Baiklah. Bawa masuk segera."

__ADS_1


"Baik Yang Mulia." Kasim itu segera mundur dan keluar dari ruang pengadilan.


Tak lama kemudian, Kasim itu kembali dengan seorang pria dengan penampilan yang bersahaja. Baju brokat birunya terlihat indah dan mahal. Ikat pinggang gioknya terbuat dari giok langka yang indah. Saat ia berjalan dengan langkah kakinya yang mantap, ia tidak tampak merendah namun juga tidak tampak menyombongkan diri. Sangat pas untuk penampilan seseorang yang akan menawarkan kesepakatan.


"Hamba Feng Ling Zhi memberi hormat kepada Yang Mulia Kaisar Xi'an." Pria bermana Feng Ling Zhi membungkuk hormat.


"Bangunlah tuan Feng. Tolong katakan kesepakatan apa yang ditawarkan Kekaisaran Zhao pada Kekaisaran Xi'an ku ini?"


Kekaisaran Zhao adalah Kekaisaran yang hanya satu tingkat di bawah Kekaisaran Shao. Oleh karena itu, Kaisar Zhao akan selalu menargetkan Kekaisaran Shao dan Kekaisaran Shixian untuk mencari kesempatan untuk menjatuhkannya sehingga ia dapat membawa Kekaisaran Zhao menjadi Kekaisaran terbesar yang akan disegani. Saat ia mendengar adanya pemberontakan di dalam Kekaisaran Shao, ia tidak sabar untuk mencari pihak yang memusuhi Kekaisaran Shao. Bukan rahasia lagi jika musuh dari musuh adalah teman.


Kaisar Zhao tidak hanya mengirim utusannya pada Kekaisaran Xi'an untuk bekerjasama dengannya menjatuhkan Kekaisaran Shao, ia juga telah mengirimkan utusan-utusan nya pada beberapa kekaisaran yang juga berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Shao karena Kekaisaran-kekaisaran kecil seperti inilah yang lebih mudah dikendalikan.


***


Selain Pei Zhong Min yang ditahan di tempat ini, para menteri yang terlibat dalam pemberontakan juga dibawa kemari namun di tempat kan di ruangan yang berbeda. Meskipun secara umum tempat mereka ditahan sedikit lebih baik dari sel tempat Pei Zhong Min ditahan, kondisi mereka terlihat jauh lebih buruk dari nya. Bagaimana pun, status mereka juga berbeda meskipun saat ini mereka sama-sama ditahan atas tuduhan pemberontakan yang sama.


Para penjaga yang bertugas untuk menyiksa para tahanan masih akan memberikan sedikit rasa segan saat mereka menyiksa Pei Zhong Min. Bagaimana pun, Pei Zhong Min masihlah pangeran dari Kekaisaran Shao. Darah Yang Mulia Kaisar mengalir di tubuhnya membuat mereka merasa sedikit bersalah untuk menyiksanya dengan keras. Apalagi dengan wajah Pei Zhong Min yang terlihat angkuh dan galak seperti biasanya. Jadi para penjaga ini hanya akan memberikan cambukan ringan dan sedikit pukulan saja. Perlakuan nya sangat berbeda saat mereka menyiksa para menteri ini.


Pakaian para menteri ini semuanya sudah tidak utuh lagi dengan banyak robekan di sisi kanan dan kiri. Darah kering terlihat dari luka yang terbuka pada permukaan kulit yang terlihat mengintip dari robekan kain yang tampak mengerikan.


Meskipun mereka hanyalah seorang menteri biasa, mereka terbiasa menerima perlakuan yang hormat dan mewah. Mereka masih diistimewakan dalam beberapa kesempatan. Semua orang ini tidak akan mampu menerima penyiksaan seperti itu dan mereka mulai pingsan setelah menerima beberapa kali cambukan. Namun karena inilah, penjaga yang menyoksa mereka semakin bersemangat. Orang-orang yang pada hari biasa berjalan-jalan dengan angkuh dengan perut buncitnya yang menonjol saat ini berada di dalam kendali mereka. Orang yang sellau mereka pandang dengan rendah dan jijik di mata mereka. Saat ini, mendapatkan kesempatan untuk membalas dendam pada mereka, mereka tidak akan melewatkan kesempatan. Asalkan para menteri iniasih hidup sampai mereka dihukum mati nanti, luka mereka tidak akan dihitung.

__ADS_1


Melihat para menteri yang jatuh pingsan, mereka akan membawa ember berisi air yang telah mereka campur dengan garam dan jeruk nipis. Tanpa ragu, mereka akan menyiram mereka dengan menggunakan air ini dan membuat para menteri terbangun secara langsung karena rasa sakit yang menyiksa.


Selain para penjaga yang bertugas menyiksa para tahanan, para penjaga yang berpatroli juga cukup banyak. Mereka seperti terus berjalan tanpa lelah di sekitar. Hanya beberapa sel yang berada di bagian dalam yang memiliki udara yang pengap dan aroma yang busuk yang jarang mereka lewati seperti sel yang ditempati Pei Zhong Min saat ini. Namun karena itulah, tempat itu menjadi tempat yang paling rawan.


"Yang Mulia, di luar tembok Utara, kereta yang akan membawa Yang Mulia ke tempat yang aman sudah siap pergi. Dengan pengamanan yang begitu ketat dan keadaan Yang Mulia yang sedang tidak baik saat ini, akan sangat sulit bagi kita untuk melarikan diri bersama-sama dari sini. Jadi hamba akan mengalihkan perhatian para penjaga ketika Yang Mulia pergi keluar." Pria itu menjelaskan saat ia baru saja mengeluarkan Pei Zhong Min dari dalam penjara.


"Aku mengerti." Pei Zhong Min Menganggukkan kepalanya dengan ringan. Sebelum menggeser tubuhnya untuk memberi jalan pada anak buahnya itu untuk pergi menjalankan tugasnya sebagai bawahan. Menjadi umpan hanya untuk membantunya keluar.


Pei Zhong Min tidak repot-repot mengucapkan terima kasih dan memberikan tatapan belas kasihan atau sedikit terharu padanya. Menurut harga diri Pei Zhong Min yang tinggi, tidak ada dalam kamusnya mengucapkan terima kasih yang hampir sama dengan permintaan maaf. Kedua kata itu adalah kata yang tidak pernah ia ucapkan seumur hidupnya. Lagipula, tidak peduli seberapa berjasanya para bawahan ini, mereka memang hanyalah seorang bawahan rendahan yang memang harus melakukan tugasnya seperti itu. Ribuan Nyawa mereka bahkan tidak lebih berharga dari nyawa majikannya.


Sebagai gantinya, Pei Zhong Min segera waspada memperhatikan sekitar. Ia harus dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melarikan diri dari penjara terkutuk ini!


*


*


*


🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_266🐣


Terima Kasih sudah mampir😘

__ADS_1


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉


__ADS_2