
Sebagai seorang ibu, Lu Jing Yu tidak bisa melepaskan kekawatiran nya begitu saja terhadap Pei Zhi Hui. Apalagi dia mengetahui jika para pemberontak itu berencana untuk menculik Pei Zhi Hui dan menggunakannya untuk mengancam Pei Zhang Xi karena mereka tahu kekuatan Pei Zhang Xi adalah yang paling besar di antara pasukan lainnya.
Tepat setelah Pei Zhang Xi keluar dari kamar setelah melihat Lu Jing Yu tidur, dia terbangun dnegan sendirinya dan tidak bisa tidur setelah itu. Pikirannya sibuk bagaimana caranya menyelamatkan putranya karena dalam novel, Pei Zhi Hui tidak pernah ada. Jadi Lu Jing Yu Tidak tahu bagaimana Para penculik itu akan bekerja sehingga ia tidak bisa mempersiapkan segalanya untuk menghindari penculikan tersebut. Saat Pei Zhang Xi kembali, pemandangan dimana Lu Jing Yu yang duduk termenung di dalam ruangan menyambutnya.
"Yu'er, kamu terbangun?" Pei Zhang Xi duduk di samping Lu Jing Yu dan memeluk nya. Lu Jing Yu larut dalam pikirannya dan tidak menyadari jika Pei Zhang Xi masuk ke dalam ruangan.
"Mm. Aku tidak bisa tidur." Lu Jing Yu menyandarkan kepalanya di dada Pei Zhang Xi.
"Haah...." Pei Zhang Xi mendesah. Melihat keadaan Lu Jing Yu, dia tahu bahwa memaksa istrinya ini untuk beristirahat dengan baik adalah hal yang sulit bahkan terkesan tidak mungkin. Sebagai seorang ibu, jika dia mengetahui anaknya yang masih sangat kecil menjadi sasaran penculikan musuh mereka, tentu saja dia tidak akan bisa tenang. Jadi alih-alih meminta Lu Jing Yu istirahat, dia mengajak Lu Jing Yu membicarakan rencana yang disusunnya dengan Raja Nan yang telah disetujui oleh Kaisar Pei An Long. Dengan begitu, dia berharap Lu Jing Yu bisa segera ditenangkan dan mengurangi kekawatiran nya.
Sebenarnya Kaisar Pei An Long meminta untuk menangkap para pemberontak ini sebelum mereka bertindak. Tapi baik Pei Zhang Xi maupun Raja Nan berpendapat jika mereka harus membiarkan mereka bertindak terlebih dahulu. Awalnya Kaisar Pei An Long menolak ide itu.
Sebagai orang nomor satu di kekaisaran, terjadi pemberontakan di kekaisaran nya adalah sebuah aib cela yang akan merusak masa kepemimpinannya. Namun setelah mengetahui alasan dari keduanya, Kaisar Pei An Long akhirnya menyerah dan mengikuti rencana mereka.
Bukan tanpa alasan mereka lebih memilih untuk membiarkan para pemberontak itu bergerak. Hal ini karena jika mereka menangkap mereka di tempat persembunyian mereka, paling banyak mereka hanya akan menangkap para tentara dengan pemimpin pasukan mereka. Sedangkan orang yang berada di belakang mereka tidak akan tertangkap karena mereka pasti tidak akan bersama dengan pasukan mereka sepanjang waktu.
Lagipula, semua orang mengenal para menteri tua yang licik itu. Orang-orang yang telah lama berkecimpung di dalam politik kerajaan akan selalu memiliki seribu satu macam cara untuk lepas dari masalah seperti ini meskipun ada bukti yang membuktikan bahwa mereka bersalah. Pada umumnya, mereka akan berhasil meloloskan diri jika mereka tidak ditangkap secara langsung saat mereka melakukan kesalahan. Selain itu, hal ini juga dimaksudkan agar mereka dan pihak-pihak lain yang berniat untuk melakukan pemberontakan mengetahui jika Kekaisaran Shao tidak mudah dilawan. Dengan begini, dua pencapaian dapat dicapai dengan melakukan hanya satu langkah saja.
"Apakah benar membiarkan mereka menyerang begitu saja tidak akan apa-apa?" Lu Jing Yu tidak pernah mengalami hal semacam ini sebelumnya, tentu saja dia khawatir. Lagipula sebuah pertempuran baik besar maupun kecil semuanya akan selalu menimbulkan dampak yang tidak baik.
Sejak Lu Jing Yu melihat peperangan secara langsung sekali saat ia menyusul Pei Zhang Xi ke perbatasan, Lu Jing Yu sangat menyadari betapa bahayanya sebuah perang. Seumur hidupnya, dia berharap bahwa dia tidak akan pernah melihatnya untuk kedua kali atau bahkan mengalaminya.
__ADS_1
Apalagi setelah ia mengetahui jika pada pemberontakan itu, Pei Zhang Xi terluka parah yang disebabkan trik kotor Pei Zhong Min. Di dalam novel, meskipun Pei Zhang Xi membencinya, ia masih datang dan menyelamatkan nya meskipun sebagai gantinya ia harus mendapatkan luka yang serius. Namun hal yang paling membuat Lu Jing Yu sangat marah adalah bahwa Lu Jing Yu asli bukannya bersimpati atas keadaan Pei Zhang Xi melainkan malah terus melakukan trik untuk mendapatkan perhatian. Benar-benar membuat kesal!
Pei Zhang Xi yang sedang menjelaskan rencana matangnya dengan raja Nan melihat ekspresi Lu Jing Yu yang tampak marah dan mengerutkan keningnya. "Yu'er, apa yang kamu pikirkan? Apa kamu mendengarkan ku?"
"Ah! Maaf Yang Mulia. Aku kehilangan diriku barusan." Lu Jing Yu segera tersadar.
"Baiklah." Pei Zhang Xi menyadari ada yang disembunyikan Lu Jing Yu darinya lagi yang membuat wanita itu tidak fokus. Tetapi sekali lagi, Pei Zhang Xi mengabaikannya. Ia dengan sabar kembali menjelaskan rencananya.
Raja Nan nantinya akan bertanggung jawab atas keselamatan rakyat. Raja Nan akan mengerahkan pasukannya untuk turun ke jalan-jalan yang kemungkinan akan dilalui oleh para pemberontak dengan cara menyamar. Mereka lah yang bertugas untuk menjaga rakyat agar sedikit mungkin tidak terimbas dampak.
Meskipun kemungkinan besar mereka tidak akan mencari masalah dengan rakyat jelata dan membuang tenaga dan waktu mereka untuk nya, tidak menutup kemungkinan mereka akan melakukannya jika mereka sedang dalam keadaan mendesak. Jadi untuk langkah antisipasi, beberapa tentara harus disiagakan di antara mereka.
Sedangkan pasukan yang berada di bawah kepemimpinan Pei Zhang Xi bertugas untuk menjaga di sekeliling istana. Mereka akan disiagakan di beberapa tempat tersembunyi dan akan segera keluar saat bantuan dibutuhkan.
Bukan lagi rahasia jika setiap orang memiliki sifat yang menindas yang lemah dan menyanjung yang kuat. Para pemberontak ini, di saat mereka telah mengalahkan para penjaga dan telah berhasil sampai di depan Kaisar, mereka akan selalu memiliki rasa percaya diri dan sombong. Mereka tidak mungkin tidak akan merendahkan Kaisar dan mengancamnya.
Di saat terendah Kaisar seperti itu lah, sifat asli para menteri ini akan terlihat. Menteri yang benar-benar mengabdikan diri pada kepentingan Kekaisaran tidak akan pernah membiarkan orang-orang jahat seperti pemberontak ini memperlakukan kaisar mereka dengan sangat rendah. Mereka pasti akan melakukan apapun untuk melawan pemberontak.
Sebaliknya, jika mereka berada pada sisi yang hanya mementingkan diri mereka sendiri, mereka tidak akan bersabar untuk mengganti paha yang mereka peluk dengan erat. Tidak menutup kemungkinan mereka bahkan akan mendorong Kaisar mereka sendiri ke dalam bahaya. Bahkan mungkin orang-orang yang sebelumnya tidak terlibat sama sekali dalam pemberontakan dapat dengan mudah mengalihkan kemudi mereka.
Pada saat itulah, para pemberontak akan berada di tempat teratas mereka. Mereka akan berasumsi jika mereka telah berhasil dengan usaha mereka dan menempatkan Kaisar pada tempat yang paling rendah. Pada kesempatan inilah, tikus-tikus yang bersembunyi di balik bayang-bayang akan keluar dan menunjukkan diri mereka.
__ADS_1
Sementara para pemberontak di tempat utama sedang berada dalam ilusi kemenangan mereka, para pemberontak yang berada di istana dan diluar istana akan diatasi dengan diam-diam.
Tepat pada saat itulah waktu yang paling tepat untuk membalikkan keadaan. Pasukan Pei Zhang Xi yang bersembunyi di dalam kegelapan akan datang untuk membalikkan keadaan dengan segera.
Para pemberontak ini tidak akan menyangka bahwa mereka akan berubah dengan cepat dari pihak yang mengepung menjadi pihak yang dikepung. Mereka tidak akan menyangka jika Pei Zhang Xi dan yang lainnya yang sedang berada di dalam istana, tepat di depan mereka akan menggerakkan pasukan mereka. Mereka tidak akan menduga, jika bukan hanya pasukan elang yang akan berada dalam bayang-bayang yang akan berada di istana.
"Biarkan mereka terbang terlebih dahulu sebelum menjatuhkan mereka dari tempat yang paling tinggi yang dapat mereka gapai. Bukankah ini adalah rencana yang sempurna?" Pei Zhang Xi memberitahukan garis besar rencananya pada Lu Jing Yu.
Lu Jing Yu yang berada di samping Pei Zhang Xi tidak menyangka jika akan ada rencana seperti itu dan segera merasa lega. Ya! Itu rencana yang sempurna. Semoga saja apa yang terjadi di lapangan sesuai dnegan apa yang telah mereka rencanakan sehingga tidak akan terjadi masalah yang besar. Semoga saja....
*
*
*
🐣 Permaisuri Tidak Ingin Mati_248🐣
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
__ADS_1
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉