
Malam mulai beranjak. Angin sepoi-sepoi mulai menyeruak masuk ke dalam aula. Namun nyatanya angin yang berhembus tidak menghalangi kemeriahan pesta. Beberapa kelompok hiburan secara bertahap menampilkan penampilan terbaik mereka. Mulai dari musik, menari hingga drama. Para kelompok yang diundang untuk tampil dalam acara penobatan semuanya adalah yang terbaik dari daerahnya.suara tawa bergema berpadu dengan aroma kudaman yang manis dan harumnya anggur buah dan anggur bunga yang diproduksi di Bungalow Heaven Lake yang semakin lama menjadi semakin terkenal dan menjadi merek anggur yang paling diminati.
"Yang Mulia, para seniman yang tampil semuanya berbakat. Memang layak Kekaisaran Shao terkenal dengan bakatnya yang mengesankan. Hamba yakin semua tamu yang hadir pasti setuju jika hanya para seniman yang tampil tidak akan lengkap jika para putri dan pangeran serta nona dan tuan muda juga tampil untuk memeriahkan acara. Bagaimana menurut Yang Mulia?" Seorang utusan dari Kekaisaran tetangga berdiri dan menyampaikan pendapatnya.
"Bagus bagus. Itu adalah ide yang sangat bagus. Generasi muda saat ini semakin membanggakan. Baiklah. Sekarang kita akan memberikan waktu bagi generasi muda untuk menunjukkan bakatnya kita semua di sini." Setelah berbicara dengan berwibawa, Kaisar Pei An Long menoleh pada Kasim Song untuk mengambil alih dengan mengintruksikan generasi muda untuk bersiap tampil. Kasim Song mengerti dan menganggukkan kepalanya.
Kasim Song maju beberapa langkah dan berdiri dengan pantasnya menghadap para tamu undangan.
"Menindak lanjuti perintah Yang Mulia Kaisar, untuk para putri dan pangeran serta nona dan tuan muda, yang ingin menunjukkan bakatnya harap menuju ke aula samping untuk mendaftar sekaligus untuk berlatih." Kasim Song berbicara dengan mengocok ekor kudanya.
Mendengar intruksi dari Kasim Song, para gadis dan pemuda yang semuanya dari kalangan atas segera berdiri dari tempatnya dan berkalan menuju aula samping sesuai dengan instruksi Kasim Song. Pei Shi Liang dengan malas juga berjalan di antara para gadis itu. Setelah Xing Xi membujuknya untuk mengikuti ajang unjuk bakat. Sebagai seorang putri apalagi putri dari Kekaisaran yang mengadakan acara, tidaklah pantas baginya untuk tidak mengikuti unjuk bakat. Dia akan dinilai tidak memberikan hormat pada para tamu undangan. Semua orang tidak akan peduli meskipun saat ini diriny sedang dalam mood yang buruk.
"Putri, anda harus mendapatkan kesempatan untuk tampil lebih duku dari Putri ke delapan. Agar para putri lainnya akan merasa rendah diri setelah melihat penampilan Putri yang sempurna sehingga mereka akan gagal menampilkan penampilan terbaik mereka karena mereka terlalu gugup dan rendah diri. Dengan begitu Yang Mulia Putra Mahkota Shixian tahu jika ia mengetahui jika bakat tuan Putri adalah bakat yang paling baik dari semuanya." Seorang pelayan berbicara pada Pei Xiang Ming, yang merupakan Putri ke tujuh yang hanya satu bulan lebih tua dari Pei Shi Liang.
"Kamu memang benar. Namun aku tidak khawatir untuk unjuk bakat. Semua orang di Kekaisaran ini tahu bahwa aku adalah pemain Sittar dan penyanyi terbaik di kekaisaran Shao ini. Aku yakin tidak akan ada yang mampu mengalahkanku dalam hal ini. Tidak ada yang bisa melakukan keduanya lebih baik dariku."
"Benar! Putri memang yang paling berbakat. Jika Putri ada dalam perlombaan, putri lah yang selalu keluar menjadi pemenang."
__ADS_1
"Heum. Namun yang harus lebih di perhitungkan adalah Putri Ke delapan. Bukankah tadi pagi dia datang bersama dengan Putra Mahkota Shixian?"
"Benar Putri. Tapi menurut hamba itu pasti sebuah kebetulan."
"Kebetulan? Apa datang secara pribadi ke halaman " Pei Xiang Ming menaikkan alisnya saat ia melirik pelayan setianya.
"Benar Putri. Istana ini begitu besar. Seseorang yang baru pertama kali masuk ke dalamnya bisa saja tersesat bukan?"
"Huh! Aku tidak percaya ada kebetulan seperti itu. Dari sekian banyak tempat di istana ini, bagaimana bisa Putra Mahkota Shixian tersesat hingga ke istana Bulan yang ada di tempat yang jauh dan terpencil seperti itu?"
"Tapi tidak mengapa. Aku akan menunjukkan betapa berbakatnya aku. Putri ke delapan jarang tampil di depan umum. Ia bahkan lebih tertarik mempelajari beladiri daripada memperlajari kesenian yang harus dipelajari oleh seorang gadis pada umumnya."
"Putri benar. Hamba bahkan tidak yakin putri ke delapan memiliki sesuatu untuk bisa ditampilkan di depan umum."
"Sudahlah. Aku harus segera bersiap. Cari cara agar aku dapat tampil di awal." Pei Xiang Ming tersenyum dengan cerah. Ia segera duduk dan emenmukam tempat untuk berlatih setelah melihat pelayannya membawakannya sittar miliknya yang merupakan Sittar hadiah dari Kaisar Pei An Long setelah ia menyelesaikan pelajarannya pada seorang Master Sittar yang sangat terkenal.
"Baik Putri. Anda tidak perlu khawatir." Dengan itu sanga pelayan membungkukkan badannya sebelum meninggalkan Pei Xiang Ming untuk melakukan tugasnya.
__ADS_1
Bukan hanya Pei Xiang Ming yang ingin menjadi penampil paling baik di dalam acara perjamuan itu. Semua gadis dan tuan muda ingin memberikan penampilan terbaik mereka. Jika Kaisar menyukai penampilan mereka nantinya, Kaisar mungkin akan bermurah hati dan memberikan hadiah yang berharga bagi mereka. Namun selain dengan untuk mendapatkan hadiah, beberapa dari mereka juga memiliki niat seperti Pei Xiang Ming yang ingin memikat lawan jenisnya.
Xian Mu Xuan dikirim ke Kekaisaran Shao selain untuk menghadiri acara penobatan Putra Mahkota, tujuan yang paling utama baginya adalah untuk menemukan calon suami dengan status yang tinggi sehingga ia dapat membantu mengatasi kekacauan di Kekaisaran nya yang disebabkan oleh saudara laki-lakinya sendiri. Untuk mampu membantu mengatasi masalah itu ia membutuhkan calon suami yang sangat kuat dan berpengaruh. Setidaknya dia harus lah seorang putra Mahkota.
Target Xian Mu Xuan adalah Pei Zhang Xi. Meskipun Xian Zi Xuan telah memperingatkan nya untuk tidak menyentuhnya karena saudara tirinya itu yakin bahwa Pei Zhang Xi tidak akan mampu melakukannya. Namun Xian Mu Xuan memiliki pendapat nya sendiri. Dan pendapat nya adalah bahwa dengan penampilannya yang cantik dan elegan ditambah dengan bakatnya yang mengagumkan, ia yakin dia akan berhasil membuat Pei Zhang Xi terpesona. Ia tidak yakin dengan semua pesona yang ia miliki ia tidak mampu menarik Pei Zhang Xi padanya.
Memangnya kenapa jika Pei Zhang Xi sangat mencintai Lu Jing Yu? Pada akhirnya Pei Zhang Xi adalah seorang laki-laki normal yang pasti menyukai keindahan. Pada suatu saat ia tidak akan selalu berpegang pada satu bentuk keindahan saat ia melihat keindahan lain yang lebih mempesona. Sejak saat itu ia hanya akan membawa pulang dan menyimpan beberapa keindahan di dalam istananya.
*
*
~🍀 Permaisuri Tidak Ingin Mati_185🍀~
Terima kasih sudah mampir 😘
Jangan lupa tinggalkan jejak 👣 like 👍 komentar 📝 vote 🌟
__ADS_1