
Biar sehat makan buah pepaya
Mengobati lapar dan juga sembelit
Reader, jangan lupa berikan dukungannya
Tambahkan Pria Idaman Lain jadi favorit
Reader yang memberikan dukungan, semoga rejekinya melimpah. Aamiin.
Jangan lupa bahagia.
...
Ayam jantan berkokok menyambut pagi dengan penuh semangat. Burung-burung pun berkicau merdu menyambut pagi dengan riang gembira. Seperti suasana hati Ahsan pagi ini yang riang gembira bersiap berangkat pemotretan dengan Tara. Meskipun nantinya dia akan berganti kostum, Ahsan berangkat dengan memakai baju yang bagus. Berulang kali dia bercermin dan memastikan tidak ada yang kurang dari penampilannya.
Ahsan menyesap kopinya di taman menikmati pagi yang begitu indah, bersyukur hari ini dia masih diberi banyak anugrah dari yang kuasa. Hatinya berdebar karena ini pemotretan yang pertama kali baginya dan itupun dilakukan dengan sang pujaan hati. Ahsan belum bisa mengungkapkannya pada Tara bahwa selama ini dia mengamati Tara dari jauh, meskipun akhirnya Tara akan memilih orang yang dijodohkan dengannya, setidaknya Tara harus tahu bahwa dia juga mencintainya.
Jika seorang pangeran bisa memiliki banyak selir, lalu mengapa seorang putri tak bisa memiliki banyak selir. Pikiran nakal itu tiba-tiba terlintas di benak Ahsan. Tara memang seorang tuan putri dan calon ratu dari kerajaan bisnis papanya.
Ahsan pov: Cinta adalah kekuatan liar. Ketika aku mencoba mengendalikannya, itu menghancurkan hatiku. Ketika aku mencoba memenjarakannya, itu memperbudak ku. Ketika aku mencoba memahaminya, itu membuat aku merasa tersesat dan bingung. Tara andai saja aku datang lebih cepat, mungkinkah kamu akan memilihku, aku bingung ini benar-benar cinta atau obsesi ku untuk memilikimu.
...…...
Pangeran berkuda dan sang putri, tema pemotretan yang cukup membuat agak ribet para kru. Pemotretan dilakukan di tempat berkuda, satu hari ini tempat itu disewa dan cukup banyak mengeluarkan biaya, semoga saja hasilnya nanti sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
Tiba-tiba Karan datang menyapa. "Jadi karena sudah mendapatkan model baru lalu kamu melupakan aku, Tara?" Karan memasang tampang sedih seperti ditinggal sang kekasih.
"Ha…ha… ha… Kamu ini bisa saja, kenalin dia Ahsan, rekan kerja papa sekaligus model khusus untukku."
Karan mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan Ahsan. "Perkenalkan, aku Karan Chopra model dari India."
Ahsan menerima uluran tangan dari Karan. "Senang berkenalan denganmu, aku Ahsan Ayyubi. Aku bukan model, tapi Tara memintaku menjadi modelnya dan aku tidak mau mengecewakan Tara."
"Wow… Tara, bahkan dia menjadi model khusus untukmu, lalu aku apa?" Karan merajuk.
"Kamu juga model ku. Ahsan memang bukanlah seorang model. Dia tidak akan menjadi model di tempat lain, dia kesini hanya membantuku." Jelas Tara pada Karan.
"Aku juga bisa membantumu. Kenapa kamu tidak minta bantuan ku saja?" Karan protes.
__ADS_1
"Kamu ini sudah seperti kekasih Tara yang sedang cemburu. Model di dunia ini nggak cuma kamu aja, Karan!" Gala menyela.
"Kamu ngapain kesini sih? Bukankah hari ini bukan jadwal kamu?" Imbuh Gala.
"Biarin, aku ingin mengunjungi Tara. Kenapa kamu yang sewot?" Karan tidak mau kalah.
"Lagipula wajar saja Tara pakai model lain, strategi pemasaran, jangan membuat konsumen bosan." Ucap Gala pada Karan.
"Konsumen mana mungkin bosan dengan wajah tampanku ini." Ujar Karan membanggakan diri sendiri.
"Kamu ngaca dulu sana!" Gala kesal dengan Karan.
"Karan, please jangan buat keributan ya! Kamu temanku sekaligus model ku, jadi tolong kerjasamanya." Mohon Tara.
"Benar yang dikatakan Gala, model tidak boleh monoton, harus banyak variasi agar konsumen tidak bosan."
"Perlu banyak cara untuk membuat konsumen tetap tertarik, seperti postingan fotoku dengan Ahsan kemarin yang sangat mengundang perbincangan para netizen. Ahsan dari Pakistan loh!"
Dalam hati Gala merasakan lega luar biasa, ternyata postingan Tara dengan Ahsan hanya sebatas kepentingan promosi. Gala akui jika Ahsan memang benar-benar tampan seperti pangeran Arab.
Tanpa disangka Aryan pun datang ke lokasi pemotretan. "Karan, please jangan mempersulit keadaan ya! Aku aja sebagai calon suami Tara tenang-tenang saja." Aryan merangkul pinggang Tara, sengaja ingin menunjukkan bahwa Tara adalah miliknya.
"Pria yang baik ingin wanitanya bersinar. Dia ingin wanitanya menjadi diri yang luar biasa. Mempercayai wanitanya dan akan bangga pada wanitanya yang bahagia, cerdas, luar biasa dan kuat."
"Bukan begitu mas Aryan?" Tara menjelaskan.
"Tentu, sayangku," Aryan tersenyum penuh kemenangan.
"Apa kamu tidak berniat memiliki selir, Tara?" Tiba-tiba Ahsan mengatakan pikiran nakalnya.
"Selir?" Meraka semua kaget.
"Jika seorang pangeran bisa memiliki banyak selir, lalu mengapa seorang putri tidak bisa memiliki banyak selir?"
"Apa kamu masih waras? Aku tidak mau membagi Tara dengan yang lain." Aryan kesal.
"Masih waras, banyak yang mencintai Tara dan mungkin Tara juga tidak hanya mencintai kamu seorang saja." Ahsan menjelaskan.
"Stop! Banyak yang mencintai Tara tapi bukan berarti Tara menjadi milik semua orang. Cinta sejati tak harus menyatu kadang cinta sejati itu terpisah namun tak ada yang berubah." Gala berusaha tenang dan menengahi suasana yang kian memburuk.
__ADS_1
"Cinta merupakan perwujudan keindahan dari alam semesta, ketika seseorang sedang jatuh cinta, maka semuanya akan terlihat indah. Tapi kadang cinta juga bisa melukai." Imbuh Gala.
"Kenapa harus diributkan, dua minggu lagi mas Aryan akan melamar ku di depan dua keluarga. Sebagai teman dan rekan kerja, aku harap kalian tidak keberatan."
"Tenang saja, nanti kalau kami bertunangan atau langsung menikah, kalian akan kami undang." Beber Tara.
"Tara, apa kamu sudah yakin memilih Aryan?" Karan masih tidak terima.
"Karan, please... Kita sekarang sedang di tempat umum. Aku tidak mau ada berita yang tidak baik muncul menjadi kontroversi dan mempengaruhi reputasi ku."
Semua terdiam dan kembali bekerja. Mereka semua tidak ada yang menyangka jika ada seseorang yang memotret perdebatan meraka berlima. Berita akan digoreng sesuai keinginan sang pemilik foto kontroversial. Media sosial menjadi lahan untuk menyebar berita tanpa perlu wartawan atau jurnalis.
Gala, Aryan dan Karan mengawasi jalannya pemotretan. Hati Aryan bahagia karena secara tidak langsung Tara sudah memilih dia. Gala dan Karan kesal dan merasa putus asa karena Tara memilih Aryan. Sempat terlintas dibenak mereka berdua membujuk Tara agar memiliki selir seperti usulan dari Ahsan. Gala tidak menyangka ada pria lain yang sepemikiran dengannya, Gala rela menjadi yang kedua dan tidak terlihat.
Tara terlihat cantik dan anggun dengan gaun hitam yang sangat mewah bersandar pada unicorn. Tara benar-benar terlihat bagaikan seorang putri.
Ahsan pun bagaikan seorang pangeran, mengenakan jas warna hitam dan celana putih. Ahsan seperti pangeran berkuda putih impian setiap wanita yang memuja cinta sejati.
Pemotretan akhirnya berjalan cukup lancar, namun selesai lebih lama dari biasanya karena harus menangani kuda-kuda agar terlihat bagus saat difoto. Ahsan pun sengaja berpose mesra dengan Tara. Namun tiba-tiba ponsel mereka serentak berbunyi, ada notifikasi dari media sosial mereka. Seseorang telah meng-upload foto mereka berlima dengan caption yang kontroversial.
"Devi Tara Maheswari putri tunggal dari keluarga Maheswari. Tidak cukup dengan perjodohannya dengan saudara kembar Aryan dan Anand Cakra Wangsa. Tara menjadi wanita genit yang menggoda bodyguard sekaligus rekan kerjanya dan juga menggoda para model yang bekerja untuknya."
Sontak semuanya kaget membaca postingan tersebut, apa yang ditakutkan Tara menjadi kenyataan. Banyak komentar negatif yang berdatangan, namun ada juga yang membela Tara.
...………....
Apa reaksi Tara selanjutnya?
a. Apakah dia akan bersedih?
b. Apakah dia akan melawan dengan garang?
c. Apakah dia akan melawan dengan elegan?
Yuk ditunggu jempolnya, komentarnya dan dukungannya. Terima kasih, matur suwun.
__ADS_1