
Mau kerokan pakai uang koin
Tapi jangan lupa minum obat juga
Mohon berikan dukungan pada novel Pria Idaman Lain
Tambahkan favorit, vote, jempol dan hadiahnya
Reader yang memberikan dukungan, semoga rejekinya melimpah. Aamiin.
Jangan lupa bahagia.
.........
Tiga minggu kemudian.
Satu bulan bukanlah waktu yang panjang untuk mempersiapkan acara pernikahan mewah, meskipun begitu Aryan mengusahakan yang terbaik untuk pesta pernikahannya dengan Tara. Aryan sebenarnya masih kepikiran dengan kata-kata Gala, rasanya ingin sekali dirinya bertanya pada Tara, namun tiada keberanian.
Aryan pov: Aku sangat berharap Tara akan setia padaku dan tidak menjalin hubungan lagi dengan Gala. Aku terlalu mencintaimu Tara, semoga itu cukup bagimu. Aku harap tidak ada pria idaman lain di rumah tangga kita.
Resepsi pernikahan akan digelar dengan mewah dan souvenir mewah juga telah disiapkan. Tara dan Aryan sibuk dengan persiapan pernikahan mereka, bahkan Tara seakan lupa dengan Gala. Mereka berdua belum sempat membicarakan perihal masa depan hubungan mereka yang rumit.
Hari ini adalah hari pernikahan Tara dan Aryan, bertepatan dengan tahun baru yaitu tanggal 31 Desember 2020. Acara digelar di salah satu resorts mewah di kota itu, sekalian untuk perayaan tahun baru. (Anggap tidak ada corona ya reader. Semoga corona segera menghilang. Aamiin)
Acara resepsi pernikahan dilaksanakan pagi menjelang siang hingga sore. Resepsi mengusung tema gold and glamour dengan dekorasi bagaikan pernikahan putri raja. Sebelumnya di pagi hari pukul 7.30 Aryan dan Tara mengucapkan janji pernikahan dengan adat India.
__ADS_1
Tradisi pernikahan di India mengharuskan pihak wanita memberi mahar pada pria yang dinikahi. Meskipun pernikahan dilakukan dengan adat India, namun Aryan tidak mau menerima mahar dari Tara, justru Aryan memberikan mahar pada Tara berupa rumah mewah beserta isinya lengkap.
Baju untuk resepsi adalah rancangan dari Tara sendiri. Aryan mengenakan setelan jas berwarna coklat yang serasi dengan gaun Tara yang berwarna coklat keemasan. Tak lupa, Tara juga memakai crown emas, desainnya simpel dan elegan sehingga terlihat tidak berlebihan. Aura kebahagiaan jelas terpancar dari mereka berdua, senyuman tak pernah terhenti sepanjang acara.
(Tara pakai heels ya guys, tinggi Aryan dan Tara jadi terlihat tidak beda jauh. Gambar ini hanya bisa-bisanya author ngedit aja. Semoga reader suka.)
Tamu undangan terdiri dari keluarga besar dari kedua mempelai, rekan bisnis, teman-teman Tara dan Aryan serta teman-teman dari keluarga Cakra Wangsa dan Maheswari.
Setiap orang yang diundang pasti datang, mereka tidak ingin melewatkan pernikahan dari satu-satunya putri Maheswari.
Hiruk pikuk acara pernikahan mulai terdengar, hanya pihak event organizer yang diperbolehkan mengabadikan acara pernikahan ini. Anggota keluarga diberi waktu khusus untuk berfoto bersama nantinya.
Gala mulai mempersembahkan tarian untuk pernikahan Tara dan Aryan. Gala dance diikuti oleh beberapa penari latar.
"*Mahi ve, mahi ve. That’s the way mahi ve. Tere maathe jhumar damke. Tere kaanon baali chamke hai re, mahi ve. Tere haathon kangna khanke. Tere pairon paayal chhanke hai re (mahi ve). Nainon se bole rabba, rabba. Mann mein dole rabba, rabba. Amrit ghole rabba, rabba. Tu soniye. Jind mahi ve soni soni aaja mahi ve. Everybody sing, soni soni aaja mahi ve.*"
Terjemahan. "Sayangku, sayangku. Begitulah, sayangku. Di dahimu hiasan kepala bersinar. Di telingamu anting-anting berkilau. Di tanganmu gelang bergemerincing. Di kakimu gelang berdenting (sayangku). Oh my god, kau bicara dengan matamu. Oh my god, kau menari dalam hatiku. Oh my god, kau bercampur madu. Kau, kekasihku. Kaulah kekasihku, datanglah padaku sayang. Semua bernyanyi, datanglah padaku sayang."
Tarian ini sudah dipersiapkan oleh Gala, Ahsan, Karan dan tentunya dengan Aryan juga. Kini giliran Karan ikut dance melanjutkan perfome Gala. Mereka sudah seperti artis profesional lipsing sambil menari.
"*O teri aankhen kaali kaali. Tera gora gora mukhda hai re (mahi ve). O teri rangat jaise sona. Tu chaand ka jaise tukda hai re (mahi ve). Tere gaal gulaabi rabba, rabba. Chaal sharaabi rabba, rabba. Dil ki kharaabi rabba, rabba. Tu soniye. Jind mahi ve soni soni aaja mahi ve. Everybody sing, soni soni aaja mahi ve.*"
__ADS_1
Terjemahan. " Kedua matamu yang hitam gelap. Wajahmu yang putih mulus (sayangku). Cahayamu seperti emas. Kau seperti bagian dari rembulan (sayangku). Oh my god, pipimu kemerah-merahan. Oh my god, gaya berjalanmu memabukkan. Oh my god, aku kena serangan jantung. Kau, kekasihku. Kaulah kekasihku, datanglah padaku sayang. Semua bernyanyi, datanglah padaku sayang."
Karan selesai lipsing dan dance, lalu dilanjutkan lagi oleh Ahsan.
"*Barse Rangini. Kaliyaan Hai Maheki Bheeni Bheeni. Baje Mann Mein Halke Halke Shehnaai Re. Jitne Hain Taarein. Aanchal Mein Aa Gaye Saare. Dil Ne Jaise Hi Li Angdaayi Re. Hey... Tu Jo Aayi Sajke Mehndi Rachke. Chal Bachke O Soniye. Dil Kitno Ka Khaaye Dhajke O Soniye. Jind mahi ve soni soni aaja mahi ve. Everybody sing, soni soni aaja mahi ve.*"
Terjemahan. "Hujannya berwarna-warni. Kuncup bunga basah memberi keharuman. Di hatiku, ada melodi lembut dari Shehnaai. Banyaknya bintang dilangit. Semuanya datang di pangkuanku. Rasanya seperti hatiku telah menguap. Ketika kau datang dengan riasan dan hiasan henna. Hati-hati saat berjalan, kekasihku. Begitu banyak hati yang gemetar, kekasihku. Kaulah kekasihku, datanglah padaku sayang. Semua bernyanyi, datanglah padaku sayang."
Finally giliran Aryan memberikan kejutan untuk Tara. Aryan tiba-tiba turun dari singasananya dan bergabung dengan Gala, Karan dan Ahsan. Aryan pun dengan sepenuh hati ikut bernyanyi dan menari. Bukan sekedar lipsing, Aryan benar-benar ikut bernyanyi untuk Tara.
"Chanda meri chanda. Tujhe kaise main ueh samjhaaoon. Mujhe lagti hai tu kitni pyaari re. O khushiyaan jitni hain. Sab dhoond dhoondke laaoon. Teri doli ke sang kar doon saari re. Hey... Tu jo aayi sajke mehndi rachke. Chal bachke o soniye. Dil kitno ka khaaye dhajke o soniye. Jind mahi ve soni soni aaja mahi ve. Everybody sing, soni soni aaja mahi ve.*"
Terjemahan. "Rembulan, oh rembulanku. Bagaimana aku membuatmu mengerti. Aku merasa bahwa kau itu begitu indah. Semua kebahagiaan. Aku akan cari dan membawanya. Aku akan riaskan ke tandu pernikahanmu. Hey... Ketika kau datang dengan riasan dan hiasan henna. Hati-hati saat berjalan, kekasihku. Begitu banyak hati yang gemetar, kekasihku. Kaulah kekasihku, datanglah padaku sayang. Semua bernyanyi, datanglah padaku sayang."
Tara turun dari pelaminan dan ikut menari bersama Aryan. Tara pun tak segan ikut menyanyikan bait akhir dari lagu itu.
"*Nainon se bole rabba, rabba. Mann mein dole rabba, rabba. Amrit ghole rabba, rabba. Tu soniye. Jind mahi ve soni soni aaja mahi ve. Everybody sing, soni soni aaja mahi ve.*"
Terjemahan. "Oh my god, kau bicara dengan matamu. Oh my god, kau menari dalam hatiku. Oh my god, kau bercampur madu. Kau, kekasihku. Kaulah kekasihku, datanglah padaku sayang. Semua bernyanyi, datanglah padaku sayang."
Aryan dan Tara berpelukan saat lagu berakhir. Para hadirin pun bertepuk tangan, bersorak dan bersiul riuh. Perlahan Gala mundur dan kembali duduk bersama keluarganya. Hati Gala teriris, tersayat sembilu cinta.
Nyonya Lita pov: Kamu sungguh kuat Gala. Kamu memendam kekecewaan dan sakit hati saat cintamu bersama pria lain. Entah hatimu terbuat dari apa, kamu hanya memikirkan kebahagiaan Tara. Terima kasih karena selalu menjaga dan memberi kebahagiaan untuk putriku satu-satunya. Semoga kelak Tuhan memberimu jodoh yang baik, aamiin.
.................
__ADS_1
Bonus akhir tahun, author update 2 part. Cuss... Ke part selanjutnya, ada first night Tara dan Aryan.
Yuk ditunggu jempolnya, komentarnya dan dukungannya. Terima kasih telah bersedia mampir membaca.