
FYI reader...
Mohon maaf karena judulnya diganti menjadi PRIA IDAMAN LAIN karena judul yang sebelumnya kurang cocok untuk Indonesia dan romansa modern. Terima kasih sudah mengikuti novel dari orang amatir yang berharap tulisannya bisa kontrak 😊
Jalan-jalan ke pulau Kalimantan
Tidak lupa wisata kuliner yang lezat
Wahai reader berikanlah author dukungan
Agar menghalu dan menulisnya lebih semangat
Reader yang memberikan dukungan, semoga rejekinya melimpah. Aamiin.
Jangan lupa bahagia.
.........
A cup of coffee, pahit dan manis terasa menyatu memanjakan lidah penikmat kopi. Semanis senyum Aryan siang ini, namun masih ada sedikit kegelisahan karena menanti apa yang akan Tara sampaikan. Aryan sengaja mengenakan kemeja putih yang sedikit memperlihatkan tubuh sixpacknya. Samar-samar nampak dada bidang yang begitu menarik pandangan kaum hawa. Aryan segera bergegas menjemput Tara di butiknya. Namun sebelum itu Aryan mengunggah fotonya di sosial media.
(Author seneng banget liat senyum Aryan nih. ☺🤭 Kalau kalian gimana, reader?)
"Sesak rasanya dada ini, butuh oksigenku. I'm coming..." Tulis Aryan di caption foto yang dia unggahan.
Netizen ramai mengomentari foto Aryan. Sebagai pengusaha muda yang tampan, Aryan memiliki cukup banyak penggemar.
Netizen A memberikan komentar. "Sini aku kasih nafas buatan ganteng ❤❤❤ @Aryan_Cakra_Wangsa."
"Ngarep banget sih kak... Miliknya mbak @Tara_Maheswari nih." Netizen F membalas komentar netizen A.
"Ampun mbak @Tara_Maheswari, nggak berani deh... Sudah pasti kalah saing 🤭." Netizen A membalas komentar dari netizen F.
"Wah masih belum tentu nih, mbak @Tara_Maheswari mau pilih @Aryan_Cakra_Wangsa atau @Anand_Cakra_Wangsa." Netizen C ikut membalas komentar netizen A.
"Ya ampuuuun... Senyumnya membuat kaum hawa klepek-klepek, love 🥰🥰🥰 @Aryan_Cakra_Wangsa." Komentar dari netizen B.
"Mbak @Tara_Maheswari, cepetan pilih dong mbak. Aku mendukung mbak Tara dengan mas @Aryan_Cakra_Wangsa." Netizen D memberikan dukungan pada hubungan Tara dan Aryan.
"Iya mbak @Tara_Maheswari sama mas @Aryan_Cakra_Wangsa aja. Cocok dan serasi banget." Netizen E ikut memberikan dukungan pada hubungan Tara dan Aryan.
"Ya ampun... Bisa diabetes melihat senyuman mas @Aryan_Cakra_Wangsa." Netizen G memuji senyuman Aryan.
"Pakai kemeja putih aja cakepnya kebangetan, ganteng dan seksi @Aryan_Cakra_Wangsa. Bawaannya pengen meluk nih, ☺✌maaf ya mbak @Tara_Maheswari." Netizen H memberikan komentar.
__ADS_1
Ponsel Tara terus berbunyi karena pop up notifikasi dari mention netizen yang berkomentar di unggahan foto Aryan. Tara membaca semua komentar yang ada. Dia hanya tersenyum menyadari bahwa tanpa sengaja mereka mengenakan pakaian dengan warna senada. Tara sengaja memberikan komentar yang menyulut keributan netizen.
"Aku beliin tabung oksigen ya? Mas @Aryan_Cakra_Wangsa ☺🤭." Tara membubuhkan komentar di unggahan foto Aryan.
Sontak netizen berbondong-bondong membalas dan like komentar Tara.
"Mbak @Tara_Maheswari nggak kasih nafas buatan aja nih? Biar romantis gitu." Netizen A mengomentari balik komentar dari Tara.
"Kalau mbak @Tara_Maheswari nggak mau kasih nafas buatan, biar aku gantiin 🤭." Netizen F ikut mengomentari balik pada komentar Tara.
"Sepertinya kapal mas @Aryan_Cakra_Wangsa dan mbak @Tara_Maheswari akan segera berlayar nih. Semangat kakak, aku mendukung kalian ❤❤❤." Netizen E mengomentari balik komentar dari Tara.
Masih banyak komentar netizen yang memberikan dukungan pada hubungan Tara dan Aryan. Sedangkan Tara hanya senyum-senyum membaca komentar dari para netizen. Namun sepertinya rasa cemburu juga menyeruak karena banyak netizen yang mengagumi Aryan. Tara sadar mungkin seperti itulah perasaan Aryan dan Gala saat melihat banyak netizen pria memuji dirinya. Tara membetulkan riasannya, hari ini dia tampil dengan gaya yang lebih muda dan fresh.
Aryan memarkirkan mobilnya di depan butik Tara. Dia pun melihat komentar para netizen dan kaget melihat komentar Tara, padahal selama ini Tara tidak pernah mengomentari unggahannya.
Aryan membalas komentar Tara. "Eh, ada dokter Tara. Cepat berikan obatnya dokter! Dadaku sesak."
Netizen banyak yang memberikan komentar. Mereka saling menebak apa yang terjadi antara Aryan dan Tara. Netizen sungguh tidak sabar dan meminta Tara membalas komentar Aryan. Namun Tara tidak memberikan komentar lagi. Netizen penasaran apa maksud Aryan memanggil Tara dokter, padahal mereka semua tahu Tara bukanlah seorang dokter.
.........
Setelah menjemput Tara, Aryan melajukan mobilnya namun bukan ke taman melainkan menuju resto dengan pemandangan alam di kota itu. Aryan berniat mencari suasana romantis dengan Tara. Kalau bicara di taman kota, pasti banyak orang yang nongkrong dan berlalu lalang. Tara tahu kemana Aryan membawanya, namun Tara hanya diam saja. Sejak tadi Tara sebenarnya ingin bilang kalau dia kesal dengan komentar para netizen, namun Tara tidak mau mengakui kalau dia cemburu. Aryan mencoba membuka pembicaraan, namun Tara memintanya untuk bersabar. Tara akan bicara jika sudah sampai tempat tujuan.
Aryan memberanikan diri menggenggam tangan Tara saat berjalan menuju tempat VIP yang sudah iya pesan. Tara hanya tersenyum dan balas menggenggam tangan Aryan. Kehangatan mengalir ke hati Aryan, mungkin itu adalah sinyal kalau Tara tidak akan membatalkan perjodohan mereka berdua. Makan siang lengkap telah tersaji di tempat VIP yang Aryan pesan. Aryan sengaja meminta semuanya disiapkan terlebih dahulu karena dia tidak mau kalau pembicaraannya dengan Tara terganggu.
Aryan menaruh tangan kanannya di dadanya. "Aku sudah siap dengan apapun yang akan kamu katakan."
"Aku tidak berjanji mas Aryan bisa menerima ini semua." Tara sedikit khawatir.
"Katakan saja! Maka kamu akan tahu, aku bisa menerimanya atau tidak." Pinta Aryan.
"Aku tidak bisa membohongi diriku sendiri mas..."
Tara memberi jeda, mengumpulkan keberanian untuk mengatakan perasaannya yang telah bercabang dua. Aryan hanya diam menunggu Tara.
"Memang benar aku mencintai Gala, mas. Gala pun juga mencintaiku." Tara tidak berani menatap Aryan.
Aryan berlutut di depan Tara yang sedang duduk. Tangan Aryan menggenggam tangan Tara.
"Aku pun mencintaimu, Tara. Kita juga sudah sepakat menyiapkan acara lamaran. Kamu tahu aku tidak pernah mencintai wanita lain. Aku tahu kamu sering bersama Gala dan mungkin saja akan ada perasaan suka atau cinta yang muncul. Namun, aku tidak peduli itu, yang aku tahu aku hanya mencintaimu dan hanya ingin menikah denganmu. Aku mencintaimu bukan karena perjodohan. Sama sepertimu yang menyukaiku saat pertama kali bertemu, aku telah jatuh cinta padamu sejak pertama bertemu."
"Perasaan cintaku padamu tidak pernah berubah Tara, tidak juga berkurang. Cinta ini justru selalu bertambah. Apakah kamu bersedia menikah denganku?" Aryan melamar Tara.
"Berdirilah mas! Kamu tidak perlu berlutut lagi."
__ADS_1
"Jawab dulu, Tara!" Pinta Aryan.
"Berdirilah! Maka mas akan tahu jawabannya." Perintah Tara.
Aryan pun berdiri, lalu Tara juga ikut berdiri. Aryan merasa cemas, takut jika Tara menolaknya dan pergi meninggalkannya. Namun tiba-tiba Tara memeluk Aryan.
"Terima kasih karena selalu mencintaku mas. Aku juga mencintaimu, aku tidak mungkin bisa menolak lamaranmu." Tara menerima lamaran dari Aryan.
Aryan membalas pelukan Tara, namun dia hanya bisa terdiam. Jantungnya berdegup kencang tidak terkendali. Kebahagiaan menyelimuti hatinya, akhirnya setelah penantian panjang, dia akan menikah dengan Tara. Saat ini pasti Tara dapat mendengar detang jantung Aryan karena Tara memeluk Aryan dan bersandar di dadanya yang bidang.
"Tara, apa ini kenyataan? Dan aku tidak sedang bermimpi." Ucap Aryan.
"Kamu tidak bermimpi mas. Kamu sudah mendapatkan oksigenmu, sekarang kamu sudah sembuh dan tidak akan sesak nafas lagi." Jawab Tara.
Aryan mengurai pelukannya, menyatukan keningnya dengan kening Tara. "Aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu apapun yang terjadi. Kamu hanya boleh menikah denganku."
Aryan mencium Tara, mencurahkan perasaan cintanya yang menggebu. Tara pun membalas ciuman Aryan. Setelah beberapa menit berlalu, Aryan menghentikan ciumannya karena merasa sesak dan hampir tak sanggup bernafas dengan baik. Tanpa sadar jemari Tara bermain-main di dada Aryan yang bidang, hingga membuat Aryan geli dibuatnya.
"Tara, kita harus secepatnya menikah. Jika kita tidak segera menikah, aku takut kalau aku bisa kebablasan. Jemarimu sungguh menggoyahkan imanku." Ucap Aryan.
Deg...
Tara tersadar bahwa sedari tadi dia menatap dada bidang milik Aryan dan parahnya Tara tidak bisa mengendalikan jemarinya. Jemari Tara terus saja menjelajahi dan menari-nari di atas dada bidang Aryan.
"Tara, apa aku harus membuka kemejaku?" Aryan menggoda.
Tara memukul dada Aryan. "Salah sendiri mas Aryan pakai baju putih seperti ini, mataku tidak bisa menolak." Tersenyum malu karena tertangkap basah menatap dada bidang Aryan.
"Kamu yang selalu lebih dulu menggodaku, Tara. Kamu selalu tampil cantik dan seksi."
"Mas Aryan juga seksi. Ooppss... " Tara menutup mulutnya.
"Ha... ha... ha... " Mereka berdua tertawa bersama.
"Aku sudah tak sanggup bertahan. Aku akan segera melamarmu secara resmi dan mempersiapkan acara pernikahan kita. Aku harap kamu tidak memintaku untuk menundanya lagi." Pinta Aryan.
"Tidak akan. Aku tidak akan memintamu menunda lagi, mas."
Mereka berdua lanjut menikmati makan siang. Saling bercanda dan menatap penuh cinta. Tara pun sempat meminta Aryan untuk memotretnya. Tara mengunggah fotonya di sosial media.
"Dokter Tara baru saja selesai mengobati pasien khusus, keluhan dada sesak karena rindu ☺." Tulis Tara di caption.
Netizen banyak yang berkomentar. Mengait-ngaitkan unggahan Tara dan Aryan, apalagi Aryan dan Tara mengunggah foto dengan warna baju yang senada. Menurut netizen caption Tara seperti menjawab unggahan foto Aryan dan juga menjawab komentar Aryan yang terakhir.
__ADS_1
.................
Yuk ditunggu jempolnya, komentarnya dan dukungannya. Terima kasih, matur suwun.