Pria Idaman Lain

Pria Idaman Lain
Part 67_Haruskah Memanggil Gala


__ADS_3

Seberapa pun reader, like dan favoritnya, author akan tetap selalu update sampai kelar halu/khayalan di kepala author 😸


Reader jangan lupa tinggalkan jejak dukungan ya... Biar lebih semangat nulisnya. 🙏🏼🙏🏼🙏🏼


Reader yang memberikan dukungan, semoga rejekinya melimpah. Aamiin.


Jangan lupa bahagia.


.........


Tuan Raji pov: "Aku tahu Gala masih mencintai Tara, tapi aku tidak tahu apa Gala akan menerima anak yang Tara kandung. Aku takut Gala tidak bisa menerimanya. Aku takut Gala ku jadi jahat dan tidak menyayangi anak sambungnya, seperti wanita-wanita yang pernah ku kenal saat aku kehilangan istriku, mereka tidak menerima kehadiran Gala hingga aku pilih menduda sampai saat ini."


Sudah 3 bulan semenjak kepergian Aryan, namun Pak Raji tak kunjung memberitahu Gala. Pak Raji takut jika Gala tidak bisa menerima Tara yang telah menjadi janda yang sedang hamil. Pak Raji sungguh tidak paham dengan perasaan anaknya sendiri.


Selama Tara masih bersedih dan enggan beraktivitas, hanya Frans orang kepercayaan Gala yang membantu semua pekerjaan Tara. Bisnis Aryan dipercayakan pada orang kepercayaan Aryan. Sungguh Aryan adalah pria yang sangat bertanggungjawab dan mencintai istrinya, setelah mengetahui kehamilan Tara Aryan telah meminta pengacaranya untuk mengalihkan semua kepemilikannya atas nama Tara dan kelak akan diberikan pada anak-anaknya.


Ahsan pun sering datang mengunjungi Tara dan pantang menyerah memberikan Tara perhatian dan berusaha menghibur Tara. Ahsan pikir inilah kesempatan baginya untuk merebut hati Tara. Setiap minggu Ahsan dan Anand datang menawarkan ini itu pada Tara, mencoba menghibur Tara. Dengan berat hati Tara menerima perhatian yang Ahsan berikan dibanding harus menerima perhatian dari Anand.


.........


Sidang kasus kematian Aryan masih terus berlanjut. Indi mendapatkan bantuan pengacara dari orang tua Davin. Bagaimanapun juga mereka telah melakukan kejahatan berencana dan hukuman mereka semakin berat karena team penyidik berhasil menemukan bukti bahwa mereka juga yang telah merencanakan kecelakaan pada mobil Nyonya Gita.


Berdasarkan pasal 338 KUHP, perbuatan tindak pidana terkait dengan pembunuhan, pelaku terancam dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun. Davin dan Indi pun mendapatkan hukuman dipenjara 15 tahun karena melakukan 2 kali percobaan pembunuhan terhadap Nyonya Gita dan mengakibatkan kematian karena salah sasaran.


.........


Siang itu saat Frans pergi ke kediaman Aryan Cakra Wangsa, Frans melihat Ahsan penuh perhatian terhadap Tara meskipun sebenernya terlihat Tara sedikit kurang nyaman. Bahkan Anand pun datang untuk memberikan makan siang kesukaan Tara. Finally Frans gerah dan geram melihat Anand dan Ahsan.


"Apakah kalian kira Bi Narti sudah tidak mampu memasak untuk Tara?" Sindir Frans.


"Aku hanya ingin yang terbaik untuk Tara." Ahsan membela diri.


"Ya, aku juga hanya ingin yang terbaik untuk Tara." Sahut Anand.


"Apakah kalian tidak lihat kalau Tara merasa tidak nyaman dengan keberadaan kalian di sini?"

__ADS_1


"Kenapa kalian begitu egois, apa mata kalian sudah dibutakan dengan ambisi atau obsesi untuk mendapatkan perhatian dan cinta Tara?"


"Apa kalian tidak memikirkan perasaan Tara?" Sarkas Frans.


"Kamu adalah orang kepercayaan Gala, lebih baik jangan banyak bicara!" Balas Anand.


"Aku bukanlah Gala yang frustasi lalu melarikan diri pergi ke negara lain dan bahkan tidak tahu keadaan Tara. Aku rasa Gala pasti tidak akan mau menerima Tara dengan kondisinya sekarang." Ucap Anand congkak.


Byuuu...r


Tara menyiram wajah Anand dengan segelas tehnya yang belum sempat dia minum.


"Pergilah, aku sebenarnya muak melihatmu disini. Meskipun wajahmu mirip dengan mas Aryan tapi kamu bukanlah mas Aryan. Aku sangat membencimu. Harusnya kamu tahu diri dan tidak muncul di hadapanku karena kamu penyebab kematian mas Aryan ku!" Tara teriak-teriak.


"Satu lagi... Kamu tidak berhak berkata buruk tentang Gala! Kamu tidak tahu Gala seperti apa. Gala tidak seperti mu yang meninggalkan pacarnya setelah berzina selama pacaran. Aku sungguh jijik terhadap mu. Apa kamu merasa kamu paling benar di muka bumi ini?" Tara terus berteriak.


"Aw... Aw..." Tara memegangi perutnya karena kram.


Anand hendak menolongnya, namun Frans dengan sigap menolong Tara terlebih dahulu. Frans memangil Bi Narti untuk membantu membawa Tara ke dalam. Ahsan begitu tertohok dengan perkataan Frans. Ahsan pun mulai menyadari mungkin saja dia yang terlalu buru-buru untuk mendekati Tara lagi, padahal Tara baru saja kehilangan Aryan suaminya.


Anand pov : "Mama tidakkah kamu lihat Tara sangat membenci ku. Bagaimana aku bisa merebut cintanya, sepertinya pintu hati Tara tertutup selamanya. Mungkin benar akulah yang egois dan terobsesi untuk memilikinya, memiliki apa yang Aryan miliki."


"Apa perlu dibawa ke rumah sakit?" Tanya Frans pada Tara.


"Sepertinya tidak perlu. Terima kasih karena telah mengusir mereka untuk ku." Tara sedikit tersenyum.


"Kamu akan lebih cantik jika tersenyum, Aryan pun pasti ingin kamu tetap melanjutkan hidup dengan baik. Aryan akan sedih jika kamu terus bersedih."


"Maaf, jika aku lancang bicara. Aku tahu ini sangat berat untukmu." Frans merasa dirinya terlalu menghakimi Tara, setiap orang butuh waktu untuk sembuh dari kehilangan.


"Aku tahu, mas Aryan akan selalu melakukan segala cara untuk membuat ku tersenyum bahagia." Tara berusaha tegar.


"Sama seperti Gala yang selalu ingin membuatmu bahagia." Lirih Frans.


"Apa kamu tidak ingin Gala kembali?" Frans memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


"Aku tidak ingin egois, Frans. Gala selalu terluka karena keegoisanku. Aku telah memilih mas Aryan, biarkan aku menanggung ini semua sendiri. Aku yakin aku sanggup melewatinya sendiri."


"Apa kamu tidak mencintai Gala lagi?"


"Pertanyaan apa itu, Frans? Aku baru saja kehilangan mas Aryan, kenapa kamu menanyakan perasaanku pada pria lain."


"Apa Gala sekarang adalah pria lain?" Sahut Frans.


"Biarkan Gala mencari kebahagiaannya sendiri. Aku tidak mau membebaninya lagi." Tara kekeh dengan pendiriannya.


"Kalau kamu masih ada cinta untuknya walau sedikit saja, kenapa kamu tidak coba memintanya pulang?" Frans emosi.


"Frans, mengertilah bahwa keadaan ku saat ini berbeda dengan dulu. Sekarang aku sudah memiliki anak dari mas Aryan dan aku hanya memikirkan anakku saja, aku masih sangat mencintai mas Aryan." Ucap Tara sendu.


"Tidak ada yang memintamu melupakan cintamu pada Aryan. Aku yakin Gala pasti akan tetap mencintaimu bagaimanapun keadaanmu." Frans masih terus mencoba meyakinkan Tara tentang Gala.


"Frans, tolong jangan bahas ini lagi. Aku hanya ingin membesarkan anakku sendiri." Mohon Tara.


"Apa kamu takut Gala tidak menerima anakmu dan Aryan? Padahal kamu masih sedikit menyimpan rasa cintamu pada Gala." Tebak Frans.


"Frans, tolong pergilah jika urusan pekerjaan telah selesai." Secara tidak langsung Tara mengusir Frans.


"Maaf, kalau aku terlalu ikut campur. Gala sangat mencintaimu, harusnya kamu tidak meragukan cintanya. Aku yakin tidak ada pria lain yang lebih baik dari Gala, dia akan mencintaimu dan anakmu seperti Aryan mencintaimu atau mungkin lebih dari itu." Frans pergi meninggalkan Tara.


"Mas Aryan, apa ini maksud dari setiap perkataan mu waktu itu. Kamu selalu bilang jika kamu tidak ada hanya Gala yang pantas di samping ku." Batin Tara.


.................


Akankah Gala menerima Tara dan anaknya?


Atau akankah Tara menerima Gala jika Gala kembali?


Ikuti terus ceritanya ya 🙏🏼👍🏼


Yuk ditunggu jempolnya👍🏼, komentarnya dan dukungannya❤. Terima kasih telah bersedia mampir membaca.

__ADS_1


__ADS_2