
Suara yang kaku dan robotik bergema di telinganya, memberi tahu tentang sebuah informasi tentang misinya.
[Ding! Misi Spesial Menjadi Pelayan Terselesaikan dan Dapatkan Saham 25% Perusahaan TaySatay, Poin Penampilan +100, Fisik +100, Saham 20% Perusahaan Astroboi Internasional!]
Alseenio tersenyum dan dia merasakan dengan santai dan tenang semua proses integrasi penambahan nilai penampilan dan fisik.
Semua terjadi begitu cepat dan Alseenio sudah melihat hasil proses integrasi menggunakan cermin besar di dalam kamar.
Dalam segi penampilan, wajah Alseenio menjadi lebih tampan, tetapi perubahannya tidak terlalu signifikan, hanya ada cahaya ilahi yang bertambah jelas. Cahaya ini bukanlah cahaya senter, melainkan cahaya yang terpancar dari wajah Alseenio yang kelewat tampan. Cahaya ini menambah kesan agung pada penampilan wajah Alseenio, orang-orang pasti akan kagum dan terpesona melihat sosok Alseenio.
Tririring!
Ponsel berbunyi memberikan tanda pemberitahuan bahwa ada panggilan yang masuk.
Nada dering yang Alseenio dengar ini sudah dia ketahui siapa yang menelepon.
Mengangkat ponsel dengan tangannya dan meletakkannya di telinga.
“Halo, Tuan Alseenio ….“
Benar, panggilan datang dari seorang direktur perusahaan yang baru saja Alseenio dapatkan sahamnya melalui hadiah penyelesaian misi Sistem.
Panggilan ini masih dengan pola pertanyaan yang sama, menanyakan tentang waktu kapan dirinya sempat mengunjungi kantor dan kalimat yang menanyakan tentang tanggapan dirinya tentang struktur organisasi perusahaan yang dijalankan.
Perusahaan tempat Alseenio pernah bekerja sebagai seorang pelayan ini tidak perlu dirombak atau diubah menurutnya, untuk sekarang baik-baik saja. Lagi pula, Alseenio tidak tahu dengan pasti tentang perusahaan satu ini. Dia main aman.
Dengan jawabannya yang seperti ini, Sistem kembali muncul dan dia memberikan sebuah pemberitahuan.
[Din! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Terselesaikan dan Dapatkan Kemampuan Tangan Ajaib, Poin Penampilan +100, Fisik +100, dan 100 Juta Dinar Kuwait!]
“Tangan ajaib?“
Pemberitahuan Sistem membuat Alseenio terheran dan terkejut, kemudian dia menatap kedua tangannya yang mulai mengalami sebuah perubahan.
Lampu biru yang terang turun dari udara, membungkus seluruh tangan Alseenio, seperti sedang melakukan pemberkatan kekuatan.
Tangannya tidak merasakan sakit, cuma ada sedikit sensasi runyam yang membuat Alseenio ingin menggaruk tangannya karena gatal.
Sebagai orang yang sudah pernah merasakan dan mengalami rasa sakit dan pedihnya suatu proses integrasi, Alseenio sanggup menahannya tanpa ekspresi yang heboh.
Wajahnya tersenyum datar seolah-olah tidak ada yang terjadi pada kedua tangannya.
__ADS_1
Setelah lampu biru itu muncul di tangan Alseenio, lampu tersebut seketika menghilang terserap ke dalam kedua tangan Alseenio.
Usai menghilangnya, sebuah layar virtual timbul dari udara dan memberikan dirinya sebuah informasi tentang kemampuan baru ini.
[Tangan Ajaib merupakan kemampuan yang kuat. Memberikan penggunanya sebuah kemampuan yang mampu membuat semua makhluk berjenis wanita atau perempuan terangsang dan keluar hanya dalam sekali sentuhan. Catatan: Kemampuan ini bisa diaktifkan dan dinonaktifkan sesuka hati demi kenyamanan pengguna.]
“Puff!“
Sehabis membaca ini, Alseenio tidak menahan rasa kagetnya.
Kemampuan yang ia dapatkan sangatlah aneh dan unik, tetapi di lain sisi sangat kuat. Bayangkan saja jika dia bertemu dengan musuh yang berjenis wanita, itu akan kalah karena wanita akan lemah setelah mengeluarkan cairan dari lubangnya.
Tidak terbayangkan betapa kuatnya kemampuan satu ini.
Sebuah senyum aneh muncul di mulut Alseenio, dia menatap kedua tangannya sambil memikirkan sesuatu di dalam kepalanya entah apa yang dipikirkannya, yang pasti itu bukan hal yang baik.
“Aku butuh orang untuk menjadi bahan coba kemampuan yang aku dapatkan satu ini.“ Alseenio membolak-balikkan kedua tangannya menatapnya dengan tatapan penuh makna. “Sepertinya, dia cocok. Aku akan mencobanya besok.“
Selain proses integrasi kemampuan, terdapat reaksi yang lain pada tubuhnya. Fisiknya untuk kedua kalinya bertambah kuat, wajahnya pun makin tampan dari beberapa menit sebelumnya.
Menggerakkan dagunya ke kiri dan ke kanan di depan cermin, Alseenio puas dengan penampilannya saat ini. Namun, dia berharap poin penampilan miliknya terus bertambah dari sebelumnya. Misi paling penting harus dia selesaikan sebelum waktu yang disediakan habis.
Tririring!
“Berisik banget. Sebentar, aku selalu menekan kata sandi yang salah.“
Alseenio sangat terburu-buru ketika membuka layar kunci ponsel, sampai-sampai dia sering menekan tombol yang salah.
Setelah itu, Alseenio berhasil membuka kunci telepon dan dia mengangkat panggilannya.
Panggilan ini masih dengan sebelumnya, hanya berbeda dari asalnya saja. Pria yang menelepon di malam hari ini adalah perwakilan dari perusahaan Astroboi Internasional.
Perusahaan yang berbeda dengan perusahaan TaySatay tentunya.
Pria ini melaporkan keuangan atau dividen yang Alseenio dapatkan selama beberapa tahun ini. Selain itu, dia juga memberi tahu informasi dasar tentang perusahaan, dilanjutkan dengan pertanyaan tentang kesediaan dan kehadiran dia ke kantor pusat untuk melihat secara langsung jalannya sebuah perusahaan ini.
Jawaban Alseenio tidak berbeda, masih sama dengan sebelum-sebelumnya. Jika tidak seperti itu, dia tidak akan mendapatkan keuntungan dari Sistem. Misi Spesial yang terus aktif tidak akan terpicu dan aktifkan sehingga dia tidak menerima banyak hadiah dari Sistem.
Tentu saja, Alseenio tidak mau seperti itu dan dia harus menjawab bahwa dirinya akan ke tempat tersebut kalau ada waktu dan kesempatan.
Pada intinya, Alseenio tidak akan ke kantor pusat dalam waktu yang dekat.
__ADS_1
Tepat ketika Alseenio menyelesaikan panggilan dengan pihak perusahaan yang terakhir, Sistem datang sekali lagi dan memberikan pemberitahuan bahwa dia telah menyelesaikan misi.
Hadiah yang Sistem berikan diungkapkan dengan jelas.
[Ding! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Terselesaikan dan Dapatkan Kemampuan Ahli Semua Senjata, Poin Penampilan +100, Fisik +100, 200 Juta Dolar Kanada, Buff Hadiah Misi!]
Tirai cahaya yang diproyeksikan di depannya ini memiliki cahaya yang berbeda, terdapat sebuah cahaya warna warni, cahaya tersebut muncul di bagian hadiah yang terakhir dan pertama.
Alseenio tanpa sadar menekan tulisan hadiah yang pertama dan sebuah layar virtual yang baru tiba-tiba timbul dan melayang tepat di depan wajahnya.
[Ahli Semua Senjata (God) adalah Kemampuan yang sangat kuat. Pengguna dapat menggunakan segala macam senjata, mau itu senjata tajam, senjata api, senjata yang memiliki jangkauan serangan jarak pendek atau jarak jauh dengan baik dan ahli. Pengguna mampu memakai dan memanfaatkan senjata yang ada dengan baik dam pandai. Tidak ada manusia yang lebih baik dalam menggunakan senjata selain pemilik kemampuan ini.]
Manik mata Alseenio membulat begitu membaca keterangan di layar virtual ini. Kemampuan ini sangat-sangat luar biasa kuat.
Alseenio menjadi penasaran dengan kemampuan selanjutnya dan dia mencoba untuk melihat penjelasan tentang kemampuan tersebut.
[Buff Hadiah Misi: Membuat hadiah yang didapatkan menjadi lebih baik, setidaknya berkali lipat nilai hadiah tersebut dari yang seharusnya. Terdapat kemungkinan mendapatkan peningkatan nilai hadiah 50%, 100%, 200%, 500%.]
“Eh??“
Keterangan kemampuan satu ini tidak dimengerti oleh Alseenio dengan baik. Dia belum paham apa yang diinformasikan dalam keterangan kemampuan tersebut.
Begitu Alseenio bingung dan mencoba membaca keterangan sekali lagi, Sistem memberi pemberitahuan yang lain.
[Ding! Kemampuan Buff Hadiah Misi membuat hadiah yang Anda dapatkan menjadi lebih banyak atau lebih bagus nilainya dari yang seharusnya Sistem berikan.]
[Sebagai contohnya apabila Sistem memberi Anda uang 1 juta rupiah kemampuan ini aktif secara otomatis dan membuat hadiah uang 1 juta rupiah tersebut bertambah banyak. Jika Anda mendapatkan kesempatan bertambah 50% peningkatan, uang 1 juta rupiah tersebut berubah menjadi 1,5 juta rupiah.]
“Oalaa! Aku mengerti, Sistem!“ Alseenio mengangguk cepat memberi tahu bahwa dirinya paham akan informasi tersebut.
Wajah bingungnya menghilang dan digantikan dengan ekspresi yang sangat gembira.
Setelah semua kemampuan menyatu dengan tubuh dan jiwanya, Alseenio pergi ke tempat tidur dan beristirahat.
Pada saat yang sama, di sebuah tempat yang tidak diketahui letaknya, terdapat seorang wanita sedang duduk di kursi dalam istana besar.
Di depan wanita ini hadir seorang pria lain yang sedang duduk di kursi seberang.
Keduanya saling menatap dan pandangan matanya mata mereka tampak serius dan berat.
“Sampai kapan dia harus melakukan itu? Aku bosan.“
__ADS_1