SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 70: Donasi Streamer Tier SSSR


__ADS_3

“Saudara? Saudara yang mana?“ Alseenio bertanya sambil mencari label nama nomor yang tak dikenal ini.


“Aku adalah saudaramu. Parah sekali jika tidak mengenali suaraku, aku saudaramu.“ Orang yang bernomor tak dikenal ini masih bersikukuh bahwa dirinya sendiri adalah saudara dari Alseenio.


“Saudara? Maksudmu Penipu bergimik saudara?“


Dalam layar ponselnya saat ini terdapat banyak label yang terhimpun dengan sebutan nama penipu dan sejenisnya, artinya nomor ini adalah nomor penipu yang berkedok sebagai saudara target.


Begitu Alseenio mengucapkan kalimat tersebut, nomor tidak dikenal ini menutup panggilan di detik berikutnya.


Namun sayangnya Alseenio dengan sigap mengirimkan nomor ini kepada AKP Bambang. Segera, AKP Bambang mencatat nomornya dan melacak lokasi pemilik nomor dengan tim khususnya.


Alseenio sudah dekat dengan kepolisian, jadi ia tidak risau masalah keamanan, ia memiliki relasi yang cukup baik dengan para polisi, terlebih Tim 87 yang muncul di televisi.


Bahkan Alseenio meminta bantuan mengenai masalah Tiara kepada pihak kepolisian untuk memantau pergerakan pamannya Tiara dalam satu minggu dan meminta menangkap orang itu di momen yang tepat.


Tanpa butuh waktu yang lama, kepolisian mengirimkan dua personel polisi yang bertugas untuk menyamar sebagai penghuni kos di kawasan rumah Tiara, baru saja sebelum telepon dari penipu datang, Bapak polisi meneleponnya dan memberi tahu berita tersebut.


Selain itu juga, Alseenio berencana pergi ke rumah Tiara di hari besok, ia ingin melihat dengan matanya sendiri dan secara langsung penampakan dari seorang paman Tiara.


Apakah orang itu memiliki wujud yang sama menyeramkannya dengan perilaku buruknya?


Awalnya Alseenio kira itu hanya terjadi di dalam serial sinetron Indonesia, ternyata itu bisa terjadi di kenyataan.


“Ada-ada saja penipu zaman sekarang, aktingnya kurang bagus, perlu diasah lagi.“ Alseenio meletakkan ponselnya di atas meja dan menyesap kopi susu saset yang ia stok dengan jumlah yang banyak.


Alseenio duduk di atas sofa balkon memandangi layar laptop di depannya sembari mengetik sesuatu di papan ketiknya. Pria ini tengah mencari saluran Yitub seorang Pituber yang sedang naik daun dari beberapa bulan yang lalu.


Ketika pulang dari rumah Bang Windi usai dari rumah Bang Luffi, Alseenio sempat melihat beranda Yitub di komputer Bang Windi, di sana terdapat beberapa video Pituber yang direkomendasikan oleh sistem Yitub.


Dengan rasa ingin tahu dan penasaran, Alseenio menonton video siaran langsung ulang dari Pituber tersebut. Ternyata video ini cukup seru walaupun hanya melihat kartun yang bergerak-gerak dengan terbatas. Wanita yang ada di balik gambar kartun tersebut begitu pintar menghibur para penontonnya, Alseenio juga terhibur dengan caranya kartun ini berinteraksi.


Kebetulan Bang Windi kenal dengan salah satu Pituber, ia memberi tahu informasi seputar Pituber ini, Bang Windi bilang para Pituber itu pendapatnya lebih besar dari dia karena para penontonnya loyal dan royal, terlebih ketika mendonasikan uang.


Para penonton Pituber memiliki cirinya tersendiri.


Tak lama kemudian, Alseenio menemukan saluran salah satu Pituber yang cukup terkenal, yaitu Koco Kanuaku.


Koco merupakan Pituber yang paling tersohor dibanding yang lain meskipun yang lain pun ada reputasinya yang besar.


Kebetulan Koco sedang siaran langsung pada siang hari ini. Alseenio penasaran dengan ruang siaran langsungnya dan ditambah sedang ada waktu luang untuk bersantai, tidak ada salahnya untuk menonton kartun bergerak ini.


“Suaranya terdengar bagus. Interaksinya agak lepas dan memang cocok dengan penonton Indonesia yang suka dengan hal yang brutal ketika berbicara, alias sedikit kasar.“


Setelah melihat siaran langsung Koco untuk beberapa saat, Alseenio mendapatkan kesimpulan dari karakter kartun biru ini. Cara menghiburnya memang cocok dengan pasar Yitub Indonesia.


Selain bagus suaranya, Koco ini memiliki kemampuan bahasa dan bernyanyi cukup bagus, karakternya sedikit kekanak-kanakan.


Alseenio sempat memindai informasi data Koco dengan kemampuan Sexeyes miliknya, tetapi itu tidak bisa.


Ternyata kemampuannya hanya bisa ditargetkan ke manusia sungguhan dan secara langsung, bukan melalui media seperti telepon seluler ini.


Namun, Alseenio bingung, terkadang berfungsi dan tidak melalui virtual seperti ini.


Kasus Yochilin saja ia bisa menggunakan kemampuan Sexeyes ini, sangat membingungkan sekali kemampuan Sistem.


Kemungkinan besar kemampuan Sexeyes tidak berfungsi karena targetnya ditampilkan secara langsung, ini hanya kartun, tidak ada wujud aslinya yang direkam.


“Menarik, aku jadi penasaran dengan Pituber yang lainnya.“


Begitu melihat siaran langsung Koco, Alseenio menjadi tertarik dengan saluran Pituber yang lainnya.


Apakah ada yang berbeda atau sama saja?


Alseenio dengan sepuluh jarinya yang cekatan, ia mengetik sebuah nama satu Pituber di kolom pencarian Yitub, kemudian menekan tombol “enter” di papan ketik.


Saat berikutnya, sebuah saluran Yitub bernama Zite HoleLife muncul di layar laptopnya. Alseenio menonton siaran ulang yang diunggah selama beberapa detik dan ia mengambil sebuah kesimpulan dan sudut pandangnya terhadap Pituber satu ini.


“Karakteristik kartun abu-abu ini terkesan anggun dan tenang, layaknya wanita yang pemalu. Aku ingin melihat yang lain lagi.“


Di siang hari ini sampai sore tiba, Alseenio menjadi seorang pengamat Pituber atau analis khusu Pituber, sampai-sampai dia mencari siapa pelopor pertama dari kelompok Pituber, dan ternyata di 6 tahun yang lalu sudah muncul seorang Pituber dari Jepang.


Genre Pituber di Yitub dibuka oleh Pituber tersebut.


Setelah sekian lama menganalisis Dunia Pituber, Alseenio menjadi sangat ingin tahu dengan orang-orang yang ada di balik kartun-kartun itu. Apakah sungguhan wanita atau om-om berbulu lebat di kakinya.


Tepat ketika Alseenio fokus mencari informasi Pituber lebih lanjut lagi, ia menemukan sebuah saluran Yitub yang tengah siaran langsung, saluran itu bernama FapKing.


“FapKing? Aku seperti pernah mendengar nama ini, tetapi di mana, ya?“ Alseenio bersandar di sofa sembari memegang dagunya mencoba mengingat nama saluran tersebut. Ia merasa pernah mendengarnya.


Mata Alseenio menyala dan ia mengingatnya. “Bukankah ini Alpahit? Orang yang pernah disebut oleh Bang Luffi.“


Kemarin pada saat di rumah Bang Luffi, di sesi kolaborasi podcast, Bang Luffi sempat menyebut nama saluran Yitub ini. Bang Luffi bilang bahwa gimik yang dibawa oleh orang ini sangat bagus. Meskipun penonton siaran langsungnya tidak sebanyak Bang Windi, tetapi Alpahit ini bisa menghasilkan uang dari para penonton setianya, caranya tidak lain dan tidak bukan adalah metode hiburannya.

__ADS_1


Alpahit selaku pemilik saluran FapKing memiliki cara uniknya, yaitu berpura-pura menjadi orang skizofrenia. Ia akan berakting saat sebuah pemberitahuan donasi datang yang disertai video, biasa disebut mediashare. Ketika mediashare donasi datang, ia langsung mereaksi atau merespons dengan tingkah yang lucu dan mengundang tawa, di situlah poin hiburannya.


Dengan adanya mediashare yang pasti disertai uang donasi, ia memiliki banyak uang, cukup untuk membeli beberapa barang yang terbilang mahal.


Sedikit kapitalis, tetapi tidak apa-apa selama itu masih menghibur penontonnya.


Rasa penasarannya melonjak, tanpa berpikir lagi Alseenio pindah untuk melihat siaran langsung FapKing.


Layar laptopnya berubah, menampilkan sebuah pemandangan di dalam sebuah kamar uang cukup luas dan terdapat seorang pria berkacamata dan berambut agak ikal.


Pria itu adalah Alpahit. Ia tengah berinteraksi dengan penontonnya di kolom komentar siaran langsung.


Alseenio menyimak pembicaraan yang dilakukan oleh Alpahit dan para penontonnya


Kerap kali Alseenio tertawa saat menonton siaran langsung orang ini, sangat menghibur dan humornya menusuk selera Alseenio.


“Zite, bolehkah aku disukai Koco?“ Alpahit yang ada di dalam layar laptop Alseenio berbicara sendiri, seolah ia sedang berbicara dengan seseorang.


Di detik berikutnya, suara rekaman dari Pituber yang sempat Alseenio lihat itu terdengar.


“Aaa, jangan dong~ ….“


Suara Zite Pituber dimunculkan oleh Alpahit.


“Iya-iya, aku enggak akan mendua, kok,” Alpahit berkata dengan mimik wajah yang menggelikan dan terpaksa manis.


Alseenio langsung meledak tertawa melihat ini.


“Sial! Orang ini berpindah mood hanya karena mediashare, hahaha!“ Alseenio memegangi perutnya ketika tertawa keras. Hampir air matanya keluar karena puas tertawa.


Bukan cuma Alpahit saja yang lucu, para penontonnya pun sama, terlebih yang mengirim donasi dengan diiringi video lucu dari sebuah meme.


“Aku harus memberi donasi juga untuk orang ini, sebagai ungkapan terima kasih dariku karena telah membuatku tertawa sampai kelelahan hari ini.“ Alseenio memiliki niat untuk menyumbangkan uangnya untuk mendukung Streamer skizo satu ini. Alseenio segera masuk ke situs donasi yang tercantum di kolom deskripsi siaran langsung FapKing.


Pada saat Alseenio ingin mengetik nominal yang ingin disumbangkan, tiba-tiba prompt sistem mendadak muncul di dalam benaknya.


[Ding! Misi Sampingan Telah Terdeteksi!?


Misi : Beri Streamer tier SSSR ini uang dengan menyematkan video Anda yang sedang bernyanyi lagu aneh sambil mempraktekkan gerakan Muay Thai.


Syarat : 50 Juta Rupiah yang diberikan.


Waktu : 1 jam.


Hadiah : 1x Kotak Misteri.


[Misi otomatis diterima!]


“Misi apa ini? Aneh sekali!“ Alseenio kebingungan setelah membaca isi misi yang datang.


Isi misi sama sekali tidak normal, juga tidak penting. Alseenio melihat panel transparan di depannya dengan heran.


Alseenio membaca sekali lagi lagi misi ini dengan teliti dan cermat. Ia langsung mengerti secara kasar misi ini. Dirinya harus mendonasikan uang sebesar 50 juta yang disertai sebuah video dirinya sedang melakukan gerakan Muay Thai dan bernyanyi lagu aneh.


“Lagu aneh? Lagu aneh yang mana yang harus kunyanyikan?“ Alseenio menatap langit-langit balkon dan berpikir.


Seketika, sebuah lagu aneh terlintas di kepala Alseenio. Mata Alseenio memancarkan sinar dan ia menjadi bersemangat.


“Haha, aku tahu!“


Dengan gegas Alseenio berdiri dan berjalan menuju ke dalam apartemen untuk mengambil perlengkapan siaran langsung, ia berniat untuk merekam video dirinya yang sedang mempraktekkan gerakan Muay Thai.


Hadiah rumah di Bandung juga ditemani oleh hadiah yang lain, yakni kemampuan seni bela diri Muay Thai menengah. Ia bisa dibilang profesional dalam seni bela diri dari negara gajah ini, cukup untuk melukai 5 orang secara bersamaan.


Alseenio memasang tempat ponsel yang bisa didirikan di bagian kosong di balkonnya.


Usai semuanya sudah terpasang dan disiapkan dengan baik, Alseenio mulai membuat video anehnya.


Tee Kao, Tee Sok, Teep, Chok, dan gerakan yang lainnya Alseenio tunjukkan di depan kamera seraya bernyanyi sebuah lagu yang pernah didengar oleh dirinya sendiri.


“Sinar terang bijiku percaya diri!“


“Tak aku sangka, hai engkau, seorang waria!“


“Perangilah keinginan ganti kelamin!“


“…”


Suara Alseenio terdengar keren, bahkan lebih bagus dari suara penyanyi lagu aneh ini.


“Kesatria Batang Hitam!“


“Konak terus!“

__ADS_1


“Kesatria Batang Hitam!“


“Bokong mundur!“


“Kesatria … Batang Hitam … tam-tam!“


Alseenio bernyanyi sangat fokus sambil membuat gerakan Muay Thai, tampak keren sekali walaupun liriknya sangat lucu dan aneh.


“Fiuh! Lelah juga menahan tawa selama lima belas menit.“


Setelah merekam video, Alseenio duduk di sofa dan menstabilkan napasnya, ia merasa cukup lelah karena bernyanyi sekaligus bergerak banyak, juga menahan tawa.


Dari awal bernyanyi Alseenio berusaha untuk tidak tertawa, sesekali ia tersenyum hampir terlepas ingin menertawakan nyanyiannya.


Alseenio segera mengedit sedikit dan membuat hasil rekamannya menjadi video yang lebih baik. Ia menambahkan latar suara lagu dari Kesatria Batang Hitam untuk menjadi lebih epik dan ia mengulang videonya untuk menambah durasi menjadi setengah jam.


Dilihat-lihat lagi olehnya, video ini cukup menggelikan, Alseenio tertawa saat mengedit video ini.


Selanjutnya, ia mengunggah foto video ini di akun Yitub yang lain, akun Yitub akun gugel pertamanya, tidak terkenal sama sekali.


Langkah berikutnya, Alseenio menyalin tautan videonya yang baru diunggah ke kolom media share pada situs donasi, kemudian Alseenio mencoba untuk memasukkan nominal uang 50 juta rupiah, itu bisa.


Alseenio tidak tahu durasi video yang akan muncul nantinya.


Umumnya, mediashare akan muncul berapa detik tergantung patokan uang yang dicantumkan oleh pemilik akun Yitubnya, makin besar nominal donasi makin lama pula durasi video mediashare. Alseenio berasumsi videonya akan ditampilkan seluruhnya, sebab 50 juta rupiah adalah uang yang terbilang cukup banyak.


Tanpa berpikir lagi, Alseenio mendonasikan uang sebesar 50 juta beserta videonya kepada FapKing.


Saat berikutnya, sebuah video Alseenio muncul di siaran langsung Alpahit dan tertera besar nominal yang didonasikan sekitar 50 juta rupiah.


Melihat ini, Alpahit terkejut hampir tersungkur ke belakang bersama kursinya.


“Watdapak! Siapa yang mendonasi sebesar ini?!“ Alpahit berseru terkejut sambil melihat pemberitahuan donasi dari Alseenio.


Lebih dari 10.000 orang yang menonton siaran langsung Alpahit terkejut saat melihat donasi yang ditampilkan oleh Alseenio.


Rentetan komentar membombardir kolom komentar siaran langsung Alpahit dengan keterkejutannya yang tak terkatakan.


Sebagian besar penonton FapKing Live ini mengetahui nama Alseenio yang tercetak di pemberitahuan donasi.


“Itu adalah Bang Alseenio, Bang Al! Dia punya sepeda motor H2 Full Carbon sama mobil Ferrari, orang kaya!“


“Bang Alseenio yang sedang terkenal dua minggu ini, banyak berita simpang-siur tentangnya, tetapi faktanya orang ini diidolakan banyak wanita.“


“Wow! Panutan aku datang ke sini, videonya lucu juga, hahaha!“


“Brengsek, Bang Nio punya selera humor yang random! Hidup Kesatria Batang Hitam!“


Melihat sebagian besar rentetan komentar, Alpahit segera mencari nama Alseenio di pencarian Yitub, ia berniat untuk melihat saluran Yitub Alseenio. Ternyata benar apa kata penontonnya, Alseenio adalah orang kaya, memiliki banyak sepeda motor mewah.


Alpahit belum memerhatikan video Alseenio yang tengah diputar.


“Gila! Sepeda motor apa ini? Keren banget!“


Tepat setelah mengatakan itu, Alpahit tersadar dengan video Alseenio dan ia langsung tertawa terbahak-bahak.


“Aduh, capek sekali ….“


Usai lima menit tertawa, Alpahit berhenti tertawa dan berbaring lemah di atas kursinya, dan ia mengambil napas dalam-dalam.


Video Alseenio masih terus berjalan, ia menontonnya dengan tatapan yang lelah.


“Omong-omong, terima kasih sudah mendonasikan uang sebanyak itu, Bang Nio!“ Alpahit berterima kasih kepada Alseenio sambil mengulurkan jempol tangannya. Terlihat lucu dan santai.


Mendengar ini, Alseenio mengangguk dan membalas ucapan Alpahit melalui ketikan di kolom komentar, kemudian ia keluar dari siaran langsung FapKing.


[Ding! Misi Sampingan Terselesaikan dan Dapatkan Saham 50% Coper Corp, Kemampuan Bahasa Jepang Menengah, dan YZF-R1M!]


Sebuah pengetahuan baru tersimpan secara permanen di dalam ingatannya, Alseenio sedikit bergidik ketika proses berlangsung, setelahnya ia kembali normal.


Saat berikutnya Alseenio memegang berkas dari sistem, sebuah panggilan telepon datang. Ia melihat bahwa ini adalah nomor tak dikenal, merasa ini penting ia memilih untuk mengangkatnya.


“Oke. Kapan-kapan aku akan ke Jepang apabila ada waktu dan momentum yang tepat, bilang saja kepada Tuan Totoaki, aku tidak akan mengubah tatanan sistem perusahaan, untuk saat ini semuanya sudah bagus. Aku percayakan perusahaan kepadanya.“


“Ya, selamat sore juga.“


Panggilan berakhir setelah Alseenio mematikannya.


Nomor yang menelponnya adalah, direktur agensi HoleLife Indonesia. Orang ini menyampaikan informasi tentang dividennya untuk dua tahun sedang dikirimkan ke rekeningnya dan juga menanyakan kapan Alseenio bisa bertemu dengan Totoaki yang adalah pemilik sekaligus CEO dari HoleLife.


Jawabannya tetap sama seperti perusahaan sebelumnya yang memintanya untuk datang, kalau ada waktu dirinya akan ke sana.


50% saham Coper Corp senilai 70 miliar rupiah, keseluruhan laba bersih dari perusahaannya sebesar 140 miliar rupiah.

__ADS_1


Saat ini, Alseenio resmi menjadi bos dari Koco Kanuaku dan Pituber Indonesia yang lain, mungkin para manajer dari anggota HoleLife akan mengabari mengenai identitas Alseenio kepada talenta-talentanya.


[Ding! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Terselesaikan dan Dapatkan ….]


__ADS_2