SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 90: Benci Fitur Acak


__ADS_3

*Klik!


Suara tetikus yang ditekan terdengar, dan aplikasi OkeTV pun terbuka.


Terdapat dua bingkai gambar yang terpotong dan satu halaman untuk saling mengirim pesan. Salah satu gambar yang khusus menampilkan visual Alseenio yang berasal dari lensa kamera, dan satunya adalah gambar dari lawan bicara yang akan terhubung secara acak.


OkeTV ini hampir mirip dengan Anonymous di Telegrom, tetapi hanya berbeda medianya saja, Anonymous terbatas hanya bisa saling terhubung melalui pesan, sementara OkeTV terhubung melalui video secara langsung dengan orang random atau acak.


Di bawah layar dari dua bingkai yang terpisah terdapat dua tombol, tombol selanjutnya dan berhenti.


Bingkai gambar di sebelah bingkai yang menampilkan pemandangan Alseenio masih belum aktif, sebab Alseenio belum menekan tombol mulai.


“Aku takut bertemu dengan orang yang aneh seperti yang ada di Telegrom.“ Alseenio ragu-ragu untuk memulai bermain OkeTV.


Kamera sudah mulai merekam, tinggal menunggu Alseenio saja yang memulai.


Menarik napas dalam-dalam, Alseenio mengumpulkan keberaniannya dan segera memulai menjelajah dunia OkeTV.


Gambar yang runyam perlahan berubah selema beberapa detik, kemudian sebuah gambar video muncul di dalam layar.


Seorang Pria yang sedang duduk dengan pencahayaan yang remang-remang ditampilkan di dalam gambar.


Wajah Alseenio langsung berubah, ia merasakan sesuatu yang salah dari orang yang terhubung dengannya.


“Mmmhhh~”


Suara aneh dari seorang Pria terdengar di lubang pengeras suara yang diletakkan di dua sisi meja komputer Alseenio.


“Bajingan!“


Dengan refleks yang cepat, Alseenio langsung menekan tombol berhenti dan mundur menjauh bersama kursi gim yang ia duduki.


Ekspresi terkejut yang bercampur dengan kulit pucat dapat dilihat dari wajah Alseenio, ia melotot ke arah layar komputer dengan tidak percaya.


Sebelum ia memberhentikan hubungan OkeTV dengan pria aneh tersebut, Alseenio sempat melihat ular hitam yang sedang dipegang oleh pria itu, sangat menyeramkan.


“Baru pertama kali main sudah dapat orang seperti ini! Sialan!“ kesal Alseenio terhadap peristiwa yang baru saja ia alami.


Apa yang ia khawatirkan langsung menjadi kenyataan.


Adegan tadi sudah pasti akan dihapus saat sesi pengeditan, Alseenio menenangkan dirinya sebelum bermain OkeTV lagi.


Ia tetap harus bermain OkeTV untuk menyelesaikan Misi Spesial.


Jujur, ia benci bermain fitur yang terhubung dengan orang yang acak dan tidak dikenal seperti ini, sebab ia tidak bisa memilih ingin bertemu dengan orang yang seperti apa ataupun memilih orang yang sesuai keinginannya.


Sistemnya sangat acak, kita tak bisa menghendaki seperti apa yang kita inginkan.


“Aku akan mencoba satu kali lagi di server Indonesia, jika tidak ada yang benar berarti aku harus mengganti server.“ Alseenio sudah membuat rencana apabila adegan yang sebelumnya terjadi lagi.


Dengan keyakinan yang lonjong, Alseenio menekan tombol mulai sekali lagi dengan jari yang kuat.

__ADS_1


Segera, layar yang runyam muncul dan kemudian sebuah gambar yang berbeda ditampilkan.


Alseenio melihat seorang wanita yang sedang tidur di atas kasur dengan memakai pakaian kaos lengan pendek.


Tidak ada yang aneh dengan wanita ini, terindentifikasi orang yang normal, Alseenio bisa mengeluarkan napas lega.


Tepat ketika Alseenio hendak menyapa dan membuka mulutnya, wanita ini langsung menakan tombol selanjutnya sehingga gambar berganti.


“Eh?“ Alseenio menggaruk kepalanya tidak mengerti. “Mengapa dia skip aku? Apa ada yang denganku?“


Alseenio menoleh ke arah kamera dan bertanya, seakan-akan sedang berinteraksi dengan penonton secara langsung.


“Sebentar, aku harus memeriksa pakaianku.“ Alseenio meninggalkan kursi dan berjalan ke arah cermin yang ditaruh tidak jauh dari tempat komputer.


Melihat sosoknya di dalam cermin yang tampan dan memakai pakaian rapi, berupa kaos hitam lengan pendek dan celana olahraga panjang, ia rasa tidak ada yang salah.


Setelah itu, Alseenio kembali ke kursinya dan melihat ke angle atau sudut pandang kamera yang menghadap ke arahnya, semuanya pas tidak terlihat aneh.


“Entahlah, lebih baik aku cari orang lain lagi.“ Mengangkat bahunya, Alseenio malas memikirkan wanita tadi. Mungkin wanita itu menganggapnya sebagai orang aneh karena diam.


Berikutnya, Alseenio langsung menekan tombol mulai, dan gambar berubah kembali.


Kali ini, seorang pria macho berkalung yang tampak seperti preman muncul di layar.


Alseenio terdiam sesaat untuk mengamati orang ini, apakah aneh atau tidak.


Pria tersebut hanya diam dan menatap Alseenio juga.


Dikarenakan suasana menjadi canggung, Alseenio menganggap sementara bahwa orang ini normal, kemudian ia menyapanya,“Halo, kawan!“


“Eh?“ Alseenio terdiam sejenak dan mencerna apa yang terjadi. “Pria atau wanita?“


“Aku wanita, memangnya ada apa?“


Alseenio mengerti apa yang terjadi, dilihat dari gerakan bibir pria tersebut, suara itu memang asli keluar dari mulutnya, bukan lipsync. Pria ini memiliki bakat.


Seringai main-main muncul di wajah Alseenio dan ia berkata, “Ih, kukira kamu itu pria, hihihi~”


Suara imut dan menggemaskan keluar dari mulut Alseenio itu terdengar sangat alami.


Di detik berikutnya, pria tersebut membeku tak bergerak dengan mata yang membelalak. “What the Pack!“


“Hahaha!“


Melihat reaksi pria ini, Alseenio langsung tertawa terbahak-bahak.


Pria yabg terhubung dengannya ini memiliki bakat menirukan suara wanita dewasa, cukup mirip, Alseenio mengapresiasi bakatnya.


Sayangnya, pria tersebut salah bertemu dengan Alseenio yang sudah lihai dalam meniru suara.


Jangankan suara wanita dewasa, wanita remaja dan balita pun bisa ia tiru, bahkan seorang wanita lansia sekalipun.

__ADS_1


“Keren, Bang! Bagaimana caranya agar suara kita bisa berubah menjadi suara anak perempuan yang masih kecil?!“


Setelah terkejut, Pria ini langsung bertanya tentang bagaimana caranya bisa mengubah suara menjadi suara wanita yang lucu tadi.


“Sama seperti yang kamu lakukan saat mengubah suara asli menjadi suara wanita, hanya saja lebih ditekan dan butuh kendali yang ekstra,” jelas Alseenio sambil menatap layar monitor komputer.


“Oke, aku mengerti.“ Pria itu mengangguk. “Tunggu, sepertinya aku mengenalmu, Bang.“


Pria yang terhubung pada Alseenio barus sadar dengan wajah Alseenio.


“Kamu kenal aku, siapa?“


“Alnio, kan? Eh, Albino? Alpinokio? ….“ Pria itu menebak nama Alseenio sambil memegang dagunya, tetapi semua tebakannya salah.


Alseenio menggelengkan kepalanya. “Namaku Alseenio, bukan Albino atau Antonio.“


“Nah! Nama itu yang aku maksud!“ Pria itu berseru senang setelah mengetahui identitas Alseenio.


“Di sini lagi apa, Bang Nio? Apa tidak sibuk?“


“Aku sedang merekam untuk video Yitub, kalau kamu? Mengapa main OkeTV?“ Alseenio balik bertanya seraya menaikkan salah satu alisnya.


“Sama, aku juga sedang merekam untuk video Yitub!“


“Nama Yitubnya apa?“


“….“


Ternyata pria ini memiliki akun Yitub juga, nama salurannya adalah Liopwix yang adalah Yituber OkeTV yang memiliki bakat mengubah suara menjadi suara wanita, bahkan ia bisa bernyanyi dengan mode suara wanita.


Mereka berdua berbincang satu sama lain hampir lebih dari setengah jam, kemudian mereka saling berpamitan untuk pergi mencari orang lain, agar video memiliki banyak variasi.


“Terima kasih atas izinnya boleh mengunggah adegan kita bertemu ini, Bang Nio.“


“Sama-sama, aku berterima kasih juga kepadamu. Aku pergi dahulu, selamat tinggal!“


“Sampai jumpa!“


Gambar berubah dan panggilan video OkeTV terputus.


Alseenio senang bisa bertemu dengan veteran Yituber OkeTV, ia mendapat beberapa informasi seputar trik yang harus dilakukan ketika bermain OkeTV.


Salah satunya mengganti server yang akan terhubung.


Di OkeTV terdapat banyak server internet yang nantinya kita bisa terhubung sesuai dengan server, server ini dibagi menurut negara. Banyak negara yang disediakan, Alseenio tinggal memilih saja.


Tangan Alseenio menggerakkan tetikus, kursor yang ada di dalam layar bergerak menuju ke tombol server, ia mengganti server terhubungnya nanti ke server luar negeri, yaitu Jepang.


Layar runyam ditampilkan lagi, kemudian bingkai gambar menunjukkan sebuah pemandangan yang berbeda.


Ketika melihat orang yang terhubung dengannya, Alseenio menatap orang tersebut dengan penuh tanda tanya.

__ADS_1


"Yo, nande?"


“???“


__ADS_2