SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 211: Kebahagiaan Teman


__ADS_3

"Tentu saja di bawa semuanya. Mengapa itu tidak lakukan jika memang bisa?" Alseenio mengangguk sambil melihat Fandick yang baru saja datang dari Bandung dengan membawa beberapa teman dan keluarganya.


Di dalam rumah, keluarga Fandick mengobrol bersama keluarga Alseenio, membahas tentang rasa senangnya Fandick akan menikah.


Ketika bertemu dengan Alseenio pun, Ayah Fandick sampai meneteskan air mata karena dia baru bisa melihat Alseenio setelah sekian lamanya.


Sebelumnya, Alseenio sempat ke rumah Fandick untuk melihat rumah barunya yang direnovasi memakai uangnya. Sekarang rumahnya sudah sangat bagus, paling bagus di daerahnya.


Saat itu juga dia bertemu dengan Ayah Fandick.


Sayangnya, ibu Fandick sudah pergi lebih dahulu sehingga Alseenio hanya bisa melihat kuburannya saja bersama Fandick dan yang lain.


Di jam setengah 7 ini, Fandick masih belum bersiap-siap dan malah berdiri di halaman dengan Alseenio untuk melihat semua mobil mewah yang dikeluarkan dari garasi.


"Mobil yang mana saja akan dibawa, Bang Nio?" tanya Fandick dengan penasaran dan semangat.


"Semua mobil yang ada di luar garasi ini," jawab Alseenio sambil menunjuk ke semua mobilnya. "Bugatti, McLaren Solus GT, Rolls-Royce Boat Tail, dan ada beberapa mobil yang lainnya tidak dibawa karena terlalu berisiko."


"LaFerrari Aperta seharga tujuh puluh miliar ini juga dibawa?" Tunjuk Fandick ke salah satu mobil yang keren berwarna hitam dengan garis-garis tubuh berwarna ungu.


"Ini dibawa, dan Ferrari FXX-K Evo juga. Semua mobil Ferrari akan dibawa untuk mengiringi kamu sampai ke gedung pernikahan."


Mendengar pernyataan Alseenio, Fandick sangat senang, wajahnya menjadi sangat gembira.


Segera, jam 8 pagi akhirnya tiba. Mobil-mobil mewah dengan harga miliaran hingga puluhan miliar keluar dari gerbang rumah Alseenio dengan pemandangan yang luar biasa keren.


Alseenio ikut membawa salah satu mobil, yaitu mobil Pagani Huayra Imola bersama Fara di kursi sebelah.


Sementara itu, Fandick membawa mobil yang lain, yakni mobil Ferrari SCG 003 bersama dengan ayahnya.


Beberapa teman Fandick yang pernah membawa mobil mewah juga membawa mobil Alseenio yang lain, bahkan Bang Brando, Bang Lutfi, dan Abang MV ikut mengendalikan mobil mewah, tidak lupa dengan Brand Plos yang mendambakan mobil mewah Hennessey Venom GT.


Iring-iringan mobil mewah tersebut berjalan dengan lancar dan perlahan, tidak cepat dan tidak pelan, berbaris dengan dijaga oleh beberapa mobil dan motor polisi.


Para polisi ini adalah kenalan Alseenio. Alseenio sudah sangat dikenal oleh para polisi di Jakarta dan banyak daerah karena banyak membantu polisi memenjarakan para penipu telepon.


Selain rombongan mobil mewah, ada beberapa mobil sedan yang di dalamnya adalah keluarga Fandick dan Keluarga Alseenio yang diundang sebagai saksi pernikahan juga.


Semua orang yang ada di jalan terkejut dengan iringan mobil-mobil keren ini. Semua kalangan umur dan jenis, mereka menyaksikan mobil-mobil mahal yang melaju berbaris menuju suatu tempat.


Tidak sedikit orang yang mengikuti rombongan Alseenio karena tertarik dengan mobil keren tersebut.


Hanya dalam beberapa menit saja, peristiwa iringan mobil Alseenio viral di internet, terlebih di forum-forum diskusi mobil.


Banyak sekali kelompok pecinta mobil saling mengabari untuk melihat rombongan mobil Alseenio secara langsung.


Untungnya, kepolisian bisa mengatur lalu lintas untuk Alseenio sehingga dia dan yang lain tidak terlambat untuk bisa sampai di lokasi pernikahan.


Jalan sedikit macet untuk sementara waktu, rombongan mobil Alseenio tidak sebanyak itu juga, hanya 20 unit mobil.

__ADS_1


Broom!


Lebih dari 30 menit berselang, rombongan mobil mewah Alseenio tiba di gedung pernikahan disaksikan langsung oleh ribuan tamu yang sudah datang.


Melihat semua mobil-mobil ini, teman-teman Cantika, Ayah Cantika yang pengusaha, semua itu terkejut dengan seberapa mahal mobil-mobil yang berdatangan.


Mobil Hennessey Venom GT berwarna hitam itu berhenti lebih dahulu, kemudian disusul dengan mobil lainnya yang berhenti di tempat parkiran yang lain.


Fandick dan rombongannya keluar sambil membawa sirih nanas hiasan, sirih nanas lamaran, sepasang roti buaya, mas kawin, sie, jung, kue pengantin, buah buahan dan kekudang.


Namun, sebelum pihak Fandick boleh masuk jauh lebih dalam ke gedung pernikahan, seorang pria datang dengan seragam khas Jagoan Betawi.


Pria ini adalah Mad Dog atau Yuyun Ruhuyun, seorang aktor terkenal yang menembuh film Jollywood di Amerika.


Kang Yuyun ini memiliki ilmu seni bela diri yang tinggi, ilmu seni bela diri silat yang sudah tingkat master.


Disewa oleh Alseenio langsung untuk menjadi palang pintu pihak mempelai wanita, yaitu Cantika.


Pernikahan mereka berdua sepakat untuk menggunakan Budaya Betawi.


Sebelumnya, mereka sudah mengikuti tahapan sesuai dengan Budaya Betawi sebelumnya, seperti saat melamar dan tahapan yang lain. Saat pernikahan ini juga menggunakan adat yang sama.


Fandick terkejut melihat Yuyun, kemudian dia tersenyum ke samping untuk melihat Alseenio yang perlahan membuka jas hitamnya dan masker ajaib di mulutnya.


Saat semua orang melihat pemandangan ini, orang-orang berseru kegirangan karena tahu bahwa Alseenio, seorang artis yang sedang naik daun ada di depan mereka semua.


Semua orang membuat ruang lingkaran untuk mereka berdua bertemu.


Alseenio dan Kang Yuyun saling bertatapan dengan wajah yang tersenyum pada awalnya, kemudian keduanya saling berkata dan berpantun menggunakan Bahasa Betawi yang cukup terdengar kaku.


Setelah pantun ofensif keluar dari mulut mereka berdua, hampir bersamaan keduanya memasang wajah yang dingin.


Saat ini, mereka semua akan menyaksikan sebuah pertarungan yang hebat lantaran keduanya adalah master dari seni bela diri.


Sebenarnya, Alseenio memiliki kemampuan seni bela diri yang lain, tetapi untuk sekarang ini, Alseenio menggunakan seni bela diri silat.


Gendang dan alat musik tradisional mendadak berbunyi, membuat suasana yang sunyi menjadi bersemangat dan membara.


Pada detik berikutnya, Kang Yuyun bergerak memulai pertarungan mereka berdua.


Kedua tangan Kang Yuyun mencoba untuk mengunci tangan Alseenio sekaligus menyerang titik butanya yang ada di bawah rahang kiri Alseenio.


Namun, tangan Alseenio segera menangkap tinju Kang Yuyun dan menahannya.


Dikarena Kang Yuyun memiliki fisik yang kecil dan lincah, dia bisa lepas dari tangkapan Alseenio, dan melancarkan serangan berikutnya.


Pertarungan ini sangat intens dan seru bagi kaum pria, sedangkan wanita berteriak dan menjerit histeris.


Mereka semua sulit membedakan pertarungan ini, apakah dilakukan sesuai dengan naskah dan skrip atau pertarungan ini murni pertarungan.

__ADS_1


Brak!


Kang Yuyun dikunci oleh Alseenio dengan tinju Alseenio berhenti di depan mata Kang Yuyun.


Semuanya terdiam melihat hasilnya, mereka semua tercengang dengan tubuh yang tak bergerak, bahkan pengiring alat musik tradisional ikut berhenti bergerak.


Setelahnya, salah satu artis yang terkenal di televisi karena komedinya, yaitu Bang Supri, menyelesaikan palang pintu ini dengan candaan yang membuat semua orang tersenyum dan tertawa sesudah melihat kehebatan Alseenio dan Kang Yuyun.


Dengan kemenangan Alseenio dalam tahapan palang pintu ini, pihak mempelai pria berhasil masuk ke dalam gedung pernikahan dengan wajah yang berseri-seri.


Acara pernikahan terus dilanjutkan hingga akhirnya Fandick dan Cantika resmi menjadi pasangan suami istri.


Semua ini disaksikan oleh ribuan orang.


Teman-teman dan keluarga dari dua pihak sangat bahagia, ada beberapa yang menangis karena terharu bahagia.


Ayah Fandick yang sangat bahagia dia menangis sambil memeluk Fandick.


Keluarga Cantika pun memeluk Cantika dengan tangisan kebahagiaan.


Alseenio dan Fara memandang mereka penuh senyuman, dan kedua senyuman ini yang membuat semua orang di dalam gedung menjadi sangat gembira dan bahagia.


Mereka berdua seperti dianggap seseorang yang beruntung, wajah mereka berdua bukan lagi manusia biasa.


Tamu yang kebetulan sedang hamil sampai berharap mendapatkan anak setampan Alseenio atau secantik Fara sembari mengelus perutnya.


"Ini mobil pengantinku, Bang Nio?!" Fandick terkejut dengan hadiah yang diberikan oleh Alseenio.


Sebuah mobil Lamborghini Aventador SVJ Verde Scandal dengan harga 25 miliar rupiah dihadiahkan kepada Fandick sebagai mobil pengantin.


Bisa dilihat dengan jelas bahwa mobil ini sudah diselimuti oleh pita dan sebuah tulisan "Baru Menikah, Siap Goyang" pada kertas di tempel di bagian belakang mobil.


Dengan kesenangan itu, Fandick menggendong Cantika dengan hati-hati, dan memasukkannya ke dalam mobil.


Gaun yang panjang itu dilipat oleh orang agar bisa masuk juga ke dalam mobil.


Broom!


Dengan raungan gahar mobil Lamborghini, mobil itu melaju meninggalkan gedung pernikahan untuk membagikan kebahagiaan keduanya ke orang-orang.


Beberapa mobil mewah ikut mengawal Fandick dan Cantika, ditemani juga oleh polisi.


Hari ini adalah hari paling bahagia dalam hidup Fandick dan Cantika.


Mereka berdua tersenyum lebar di dalam mobil hingga acara pernikahan selesai di malam hari.


Sebelum pulang, Alseenio memberikan sebuah berkas dan kunci rumah kepada Cantika dan Fandick.


"Hadiah untuk kalian berdua, rumah di permata oranye."

__ADS_1


__ADS_2