SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 198: Persiapan Kolaborasi kedua


__ADS_3

Alseenio memperhatikan salah satu hadiah yang diberikan oleh Sistem.


Sebuah mainan yang tidak biasa. Sistem baru pertama kali memberinya sebuah mainan.


Dengan demikian, Alseenio mencari mainan tersebut di internet dan sebuah harga tercantum untuk mainan tersebut.


Glup!


Hanya sebuah mainan mobil-mobilan yang mengambil bentuk mobil sungguhan, yakni mobil Lamborghini Aventador, harganya mencapai 72 miliar rupiah.


Harga yang sangat besar bagi banyak orang. Dengan uang sebesar itu, orang-orang bisa membeli barang yang lain, seperti beberapa mobil mewah seharga belasan miliar atau membeli rumah mewah di SCBD.


Akan tetapi, setelah Alseenio melihat bahan-bahan yang digunakan untuk membuat mainan model mobil tersebut, ia memakluminya seketika.


Terdapat berlian dan bahan mahal lainnya yang ditempelkan di mobil mainan tersebut sehingga tidak heran harganya melambung tinggi ke angkasa.


Cocok dijadikan sebagai pajangan di rumah.


Mungkin dia akan menaruh mainannya di ruang kerja. Ruang kerja tidak dimasuki oleh sembarang orang, bahkan teman-teman Alseenio tidak bisa asal masuk ke dalam sana, terlebih anak kecil.


Seharusnya, di sana aman untuk ditempatkan.


Ada yang lucu dari hadiah Sistem ini, harga mobil sungguhan yang diperoleh dari Sistem harganya lebih rendah dari mainan mobil.


Aston Martin Valkrie hanya seharga 63 miliar rupiah, dan itu memang lebih rendah harganya dari mainan mobil yang kecil dan tidak bisa dinaikkan.


Triring!


Sebuah panggilan datang di ponselnya, melihat nama kontak yang memanggilnya, Alseenio tersenyum dan segera mengangkat panggilan.


Orang yang memanggilnya adalah Yudi, tempat penampungan mobilnya.


Bisa dibilang semua mobil yang didapatkan dari Sistem ada di tempatnya.


Alseenio juga sudah diberi tahu oleh Sistem, bahwa mobil yang dari Sistem diletakkan di sana semuanya. Namun, Alseenio tidak bisa mengetahui mobil apa saja yang ada di sana, Sistem merahasiakannya.


[Fisik: 2.920 (2.645 + 275)]


[Penampilan: 5.440 (4.440 + 1.000) Poin]


(10 poin untuk manusia rata-rata.)


Di jendela statusnya, Alseenio melihat penampilannya sudah dekat dengan penyelesaian Misi Utama Sistem menjadi orang tampan di alam semesta.


Diperkirakan tidak perlu menunggu setahun, mungkin setengah tahun atau tahun depan bisa selesai.

__ADS_1


Kekuatan Alseenio pun sudah hampir 300 kali dari fisik rata-rata manusia biasa, ini membuat Alseenio menjadi seorang pahlawan super.


Alseenio bisa mengangkat satu buah mobil kalau dirinya mau. Sayangnya, Alseenio tidak mau melakukan hal tersebut karena akan terlalu menonjol.


Dia ingin di dunia ini menjadi seorang yang biasa. Setidaknya, dia biasa dalam hal kekuatan.


Tak perlu menonjolkan diri hingga memamerkan kekuatan tubuh yang bisa mengangkat beban lebih dari 5 ton tanpa kesulitan.


Setelah memeriksa jendela statusnya, Alseenio pergi ke kasur setelah diam di balkon kamar, kemudian menutup matanya untuk mulai tidur.


Keesokan harinya, Alseenio dan Sugi berbicara santai sambil meminum kopi di halaman depan rumah.


Mereka mengobrol sesuatu yang penting, tetapi pembawaan mereka tetap santai dan tenang.


"Bagaimana dengan mereka? Sudah dijemput?" tanya Sugi yang mengetahui segala urusannya, dia yang mengurus semua kepentingan Alseenio.


Sugi menyeruput kopi cappucino yang dibuat salah satu asisten rumah tangga, mengangguk satu kali dan menjawab, "Sudah, manajer mereka mengabari setengah jam yang lalu bahwa mereka ada di pertengahan perjalanan."


"Pakai pesawat Gulfstream G650 milikku, kan?"


"Iya. Pesawat tiba di sana semalam, pilot mengkonfirmasikannya kepadaku. Aku sudah mengirim pesan tentang hal tersebut kepadamu tadi malam."


"Iyakah? Aku tidak tahu." Alseenio jarang membuka media sosial aplikasi hijau. Jadi, dia tidak membuka aplikasi tersebut di malam hari.


Hari ini, akan ada orang yang terkenal di dunia datang ke rumah Alseenio. Kali ini, Alseenio yang menjemput mereka agar cepat tiba di Indonesia. Menghemat waktu karena Sistem memberinya waktu terbatas.


Alseenio adalah orang yang tidak mau dihukum oleh Sistem, akibatnya sangat fatal, bisa menghilangkan keberadaannya di dunia ini seolah-olah dia memang tidak pernah diciptakan.


Namun, bintang tamu yang datang tidak berjumlah satu orang, melainkan banyak.


Hal ini membuat Alseenio agak bingung, apakah ini akan dihitung oleh Sistem dari 10 orang yang terkenal.


'Sistem, aku mengundang satu kelompok orang terkenal, nama mereka terkenal karena satu-kesatuan mereka bersama, bisa dibilang tak bisa dipisah, apakah itu akan dihitung satu per satu dari mereka atau hanya dihitung satu orang saja?' tanya Alseenio yang meminta kejelasan.


[Ding! Orang-orang yang bersatu dalam sebuah grup atau band dan terkenal di dunia karena kesatuan mereka hanya dihitung satu orang.]


Alseenio mengangguk mengerti.


Jadi, Alseenio telah berhasil mengundang 2 orang terkenal jika 1 grup ini tiba di rumahnya.


Pesawat membutuhkan lebih dari 7 jam untuk mendarat di Indonesia dari tempat mereka berangkat.


Di jam 8 pagi ini, mereka sudah ada di tengah rute penerbangan.


Kemungkinan besar, jam 12 siang atau jam 1 siang mereka tiba di rumah.

__ADS_1


Masih ada banyak waktu untuk menyambut mereka semua dengan baik.


Asisten rumah tangga Alseenio sedang sibuk dari pagi hari, mereka berbelanja bersama Fara dan Bella ke pasar, memborong banyak daging, ikan, lobster, sayuran, dan beberapa barang untuk bahan masakan.


Sekarang dalam proses pengolahan.


Kemampuan mereka dalam membuat masakan tak perlu diragukan. Pasalnya, Alseenio sudah mengundang salah satu chef terkenal di Indonesia, yaitu Chef Renapa.


Baru saja dia tiba di jam 7 pagi dan langsung membantu para wanita, termasuk Fara dalam memasak makanan.


Alseenio senang Fara memiliki kemauan dalam belajar memasak.


Fara terbebas dari ideologi feminisme modern yang tidak masuk di akal. Ideologi mereka di zaman ini lebih terdengar ingin menindas pria yang mereka sebut patriarki, dan membuat para wanita berkuasa dalam hal rumah tangga.


Itu bukan lagi keseteraan gender, melainkan pergantian gender.


Sebagai pria, Alseenio menolak penuh ideologi feminisme zaman sekarang. Menurutnya, itu sangat aneh dan tidak bisa diterima.


Menolaknya bukan berarti Alseenio akan mengekang Fara. Jika Fara menginginkan sesuatu dan memang ingin berkontribusi besar dalam hubungan mereka berdua, dia tidak akan melarangnya.


Terpenting, Fara sadar dengan kewajiban sebagai seorang istri dan ibu. Merawat suaminya dikala sakit dan sehat, mendidik anak dan merawatnya. Untuk bekerja, Alseenio memperbolehkannya. Asalkan tidak akan berbuat hal yang salah yang membuat mereka menjadi berpisah.


Kalau memang bisa, Alseenio ingin Fara tetap di rumah karena anak sangat membutuhkan sosok ibu yang selalu berada di sisinya. Bukan hanya ibu, dia juga akan sering berada di sisi anak nantinya.


Peran orang tua sangat penting bagi anak.


Omong-omong, Chef Renapa dibayar oleh Alseenio dengan harga yang cukup besar, dia akan mempekerjakan Chef Renapa selama satu bulan penuh.


Untungnya, Chef Renapa tidak keberatan.


Selain Chef Renapa, orang yang akan diundangnya tentu dibayar.


Masalah uang, Alseenio tidak mempermasalahkan itu. Membayar orang-orang terkenal di sini tidak memakan banyak uang bagi Alseenio.


Jam berjalan begitu cepat, 4 jam berlalu tanpa disadari, sekarang sudah jam 12 siang, Alseenio dan yang lainnya sudah menunggu tamu di halaman depan.


"Kapan mereka akan sampai di sini?" tanya Alseenio kepada Sugi.


Sugi mengangkat tangannya untuk melihat jam, kemudian dia menjawab, "Mungkin sepuluh menit lagi."


Di detik berikutnya, tiga buah mobil datang dan berhenti di depan rumah Alseenio.


Pintu mobil terbuka, dan 7 orang pria turun dari mobil bersama.


"Akhirnya, kita bertemu, Alseenio!"

__ADS_1


__ADS_2