SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 190: Hadiah Super Langka


__ADS_3

Bagaimana Alseenio tidak meragukan tentang hadiahnya kalau kedua hadiah ini terlalu besar dan juga agak tidak masuk akal.


Hadiah kedua saham tersebut merupakan saham dari perusahaan media massa yang terbilang besar.


Wenner Bloss Discovery ini merupakan perusahaan besar yang telah sukses dengan produksi film, hiburan, dan lainnya. Hampir sama dengan Wolf Disnot Company yang juga perusahaan yang bergerak di bidang media massa hiburan yang cakupannya seluruh dunia.


Keduanya merupakan dua perusahan besar yang sudah dikenal oleh banyak orang dari berbagai kalangan karena film, kartun, dan hiburan lainnya.


Selain itu, Wenner Bloss ini merupakan perusahaan induk dari perusahaan CD yang merekrutnya untuk memainkan karakter utama dalam suatu film.


Jadi, Alseenio menanamkan modal lebih ke perusahaannya sendiri. Ini hanya untuk membuatnya untung, jika memang film yang diproduksi tersebut sukses besar.


Semuanya tentang menset.


Jikalau filmnya tidak sukses dengan keuntungan yang besar, Alseenio tidak begitu rugi, tetapi tetap saja, semua orang ingin untung.


Alseenio hanya bisa berharap hasil produksi film CDComics akan baik


[Ding! Sistem tidak pernah berbuat menipu kepada tuan rumah. Hadiah tersebut luar biasa karena Anda punya kemampuan buff hadiah.]


Mendengar ini, Alseenio menepuk jidatnya, baru sadar dia punya kemampuan kuat seperti itu.


Pantas saja hadiahnya luar biasa dan bernilai besar.


Setelah mendapatkan pemberitahuan hadiah dari Sistem, tak lama berselang Alseenio mendapatkan dua panggilan telepon yang tidak lain berasal dari kedua perusahaan yang ia dapatkan sahamnya.


Alseenio bertelepon dengan kedua direktur utama yang menjabat di kedua perusahaan tersebut selama hampir setengah jam dari masing-masing mereka berdua.


Isinya masih tidak berubah dengan CEO dan direktur perusahaan lain yang mengabari tentang dividen dan juga mengajaknya untuk datang ke kantor pusat.


Namun, Alseenio tolak karena dia masih punya Misi yang hampir permanen yang bisa memberinya hadiah, yakni Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Raya.


Sejujurnya, hotel di mana Alseenio menginap ini tak jauh dari kedua kantor pusat dua perusahaan tersebut, naik mobil pun bisa dengan cepat datang ke sana.


[Ding! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Raya Terselesaikan dan Dapatkan +50 Fisik, +50 Penampilan, Mobil DS X E-TENSE, Bahasa Spanyol Tingkat Dewa.]


[Ding! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Raya Terselesaikan dan Dapatkan +50 Fisik, +50 Penampilan, 5 Pasang Burung Huia, Afinitas Binatang.]

__ADS_1


Hadiah kembali diberikan oleh Sistem karena dirinya telah menyelesaikan tugas atau misi dari Sistem.


Alseenio berpikir hadiah kali ini tidak kalah hebat dan menakjubkan dibanding yang sebelumnya.


Perhatian Alseenio langsung terfokus kepada hadiah berupa makhluk hidup, yaitu 5 pasang dari spesies burung Huia.


Melihat hadiah ini, Alseenio menjadi heran dan juga ingin tahu mengapa Sistem memberikannya hadiah berupa makhluk hidup yang jarang atau mungkin ini pertama kalinya Sistem menghadiahkan makhluk hidup kepadanya.


[Ding! Burung Huia adalah burung yang telah punah 100 tahun silam, memiliki nilai jual per bulu yang harganya 10 ribu dolar per bulu. Ini merupakan hadiah super langka dari Sistem karena Sistem harus menghidupkan kembali burung yang telah mati.]


Mengetahui informasi ini, Alseenio terdiam sejenak dengan pandangan mata fokus ke layar tipis di depannya, kemudian dia mengambil ponsel untuk membuka informasi lengkap dari Burung Huia dari internet.


Benar apa yang dikatakan oleh Sistem, burung ini telah punah sejak lama, bulunya dijual untuk koleksi dan lainnya dengan harga 10 ribu dolar atau setara 150 juta rupiah.


Mendapatkan hadiah ini tak mungkin dia jual karena Alseenio hendak mengembangbiakan burung ini supaya tidak kembali punah.


Dia akan memberi tahu rencana ini kepada Sugi, mungkin dia akan membeli tempat untuk membuat Aviari di dekat rumahnya.


Kalau perlu dia akan membeli rumah besar di dekat kompleks untuk membuat Aviari.


Nantinya ini akan menghebohkan satu dunia karena burung yang dicap punah ternyata masih eksis di dunia ini.


Alseenio merenung saat ini untuk memikirkan bagaimana caranya Burung Huia tetap dirinya yang urus bersama orang-orang yang ada di bawahnya.


Kemungkinan besar Alseenio harus melakukan kerja sama ke pemerintah pusat agar dirinya layak mengembangbiakkan burung langka ini.


Perasaan optimis dirasakan oleh Alseenio, dia yakin bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk melestarikan burung ini secara diam-diam.


Begitu Alseenio melihat hadiah lainnya di layar transparan yang melayang di depannya, sebuah senyuman terbentuk di wajahnya.


"Tampaknya, rencana tadi tidak diperlukan lagi," ucap Alseenio dengan maksud yang misterius.


Segera kedua hadiah yang berupa bakat dan kemampuan disatukan dengan diri Alseenio. Hanya dengan beberapa detik menunggu, Alseenio menjadi seorang yang mahir dalam bahasa Spanyol dan punya bakat unik yang spesial.


Hadiah lainnya berupa mobil, dan mobil ini pun bernilai tinggi, tetapi Alseenio tidak tahu berapa harganya lantaran Sistem pun sama sekali tidak memberi tahu harga pastinya.


Alasannya, Sistem bilang bahwa mobil tersebut tidak jual, akan diproduksi secara besar-besaran di tahun 2035.

__ADS_1


Mobil tersebut didapatkan oleh Sistem dengan cara barter dengan sesuatu yang nilainya hampir sama. Alseenio tidak boleh tahu bagaimana caranya Sistem mendapatkan mobil ini untuknya. Mobil dengan konsep masa depan atau futuristik.


"Sistem, tolong keluarkan burung-burung itu di sini," pinta Alseenio kepada Sistem.


Dia berniat bertemu dengan 5 pasang Burung Hiau di balkon ini. Ada sesuatu yang ingin dia lakukan dengan mereka.


Berikutnya, sebuah layar tipis yang mirip dengan jendela sistem muncul di depan tubuh Alseenio, layar ini menyala berwarna ungu gelap dengan visual yang tampak misterius.


Beberapa burung keluar begitu saja dari layar tipis seakan mereka muncul dari dimensi lain.


Alseenio yang melihat ini benar-benar terkejut, bergeming sampai semua burung tersebut keluar.


Dengan keterkejutannya yang masih berlanjut, Alseenio hendak menyentuh layar tipis ini, memeriksa apakah di dalam layar ada sesuatu ruang atau dimensi lain, siapa tahu dirinya bisa ke isekai tanpa harus ditabrak oleh truk.


Namun, saat dia menjulurkan tangannya ke layar tersebut, tangannya tak bisa menyentuh layar seakan itu benar-benar hologram.


Tak peduli bagaimana Alseenio coba, tangannya tidak bisa menyentuh layar tersebut.


Menekan kekecewaan hatinya, Alseenio fokus dengan 10 burung unik yang bertengger di pagar balkonnya.


Jujur saja, Alseenio belum pernah melihat burung yang mirip dengan ini, memang benar burung Hiau adalah burung yang telah lama punah.


"Bisakah kalian mengerti ucapanku? Kalau mengerti coba kalian anggukkan kepala."


Alseenio mencoba untuk menguji kemampuan barunya.


Setelah Alseenio berbicara seperti itu, semua burung ini menganggukkan kepalanya sangat jelas, kemudian menatap Alseenio dengan mata yang penasaran.


Melihat respons mereka, Alseenio tersenyum lebar dengan suasana hati yang gembira. Ternyata kemampuannya tidak palsu.


Afinitas Binatang adalah bakat atau kemampuan yang membuat penggunanya dapat berinteraksi dengan hewan dengan mudah dan akurat. Kelemahannya ada di hewan yang diajak bicara, mereka hanya bisa berkomunikasi melalui gerakan tubuh atau aksi secara langsung.


Dengan begini, Alseenio tahu apa yang harus dilakukan.


Keesokan harinya, Alseenio, Fara, Sugi, dan Pacarnya pergi ke jet pribadi menuju ke Negara Indonesia tercinta.


Mereka sudah menjadwalkan hari ini untuk pulang ke Indonesia.

__ADS_1


Di dalam pesawat, Alseenio tampak sangat senang mengobrol dengan Sugi, membahas sesuatu yang cukup penting.


"Aku sarankan kamu tidak perlu membuat sebuah Aviari kalau memang tujuan kamu hanya ingin mereka memiliki banyak populasi lagi."


__ADS_2