
Sebuah panggilan Alseenio terima dan itu dari Direktur utama Toyita Motor.
Kemampuan bahasa Jepang Alseenio sangat berguna pada kesempatan ini, keduanya tidak perlu menggunakan bahasa Inggris yang terdengar asing bagi pihak Direktur Utama. Orang yang meneleponnya adalah orang Jepang, mereka berbincang saat ini seperti seorang teman.
Adanya panggilan ini, Direktur Utama hanya ingin mengabari bahwa uang dividen milik Alseenio yang terakumulasi selama 6 tahun ini yang memiliki jumlah besar sekitar 40 triliun rupiah sedang di kirim ke rekening bank Alseenio, mereka bilang dengan cara berkala.
Hati Alseenio menjadi senang ketika mendengar ini, makin bertambahnya uang, ia makin tenang untuk hidup di dunia ini.
Alseenio berpikir juga untuk tidak pamer harta, ia yakin perbuatannya seperti itu akan memiliki dampak yang buruk baginya.
Tentu saja, sama seperti direktur perusahaan yang lainnya, mereka mempertanyakan Alseenio perihal kedatangannya untuk memeriksa perusahaan secara langsung. Jawaban yang diberikan Alseenio pun masih sama, kapan-kapan saja.
[Ding! Misi Menjadi Ikan Asin yang Kaya Terselesaikan dan Dapatkan Kemampuan 1 juta Ronde, 1.000 iPon, dan Misi Spesial!]
Misi menjadi ikan asin yang kaya kembali terselesaikan juga, ia benar-benar makin kaya jika misi mode seperti itu datang kepadanya.
Sejumlah energi asing masuk ke dalam tubuhnya dan menjalar ke tengah-tengah yang ada di bawah perut Alseenio, terasa begitu hangat seperti berjemur di pantai, perubahan pada tubuhnya berlangsung selama tiga menit saja.
Heran dengan ini, Alseenio langsung bertanya tentang hadiah kemampuan yang didapatkan.
[Ding! Kemampuan 1 juta Ronde adalah kemampuan yang membuat pengguna menjadi tahan lama dalam kegiatan membuat anak, tidak peduli dengan jumlah ronde yang dilakukan oleh Tuan Rumah, Anda pasti akan selalu menang melawan pasangan Anda, tidak akan lelah meskipun sudah melakukan ratusan bahkan ratusan ribu ronde!]
Melihat keterangan dari kemampuan ini, Alseenio menggelengkan kepalanya, ia tidak tahu harus bereaksi apa, apa harus bahagia atau kecewa.
Kemampuan ini sangat bagus, juga tampak aneh, Alseenio baru tahu bahwa Sistem menyediakan kemampuan ini.
Pantas saja sesuatu yang hangat berkumpul di bagian bawah perutnya ternyata itu memperkuat tampungan benih-benih anaknya yang nantinya akan dikeluarkan kepada istrinya di masa depan.
Bang Luffi dan timnya yang tidak jauh duduk dari Alseenio terkejut ketika mendengar Alseenio berbicara menggunakan bahasa Jepang saat menelepon dengan seseorang sebelumnya. Mereka kira Alseenio hanya menyukai cosplay dan tidak mempelajari bahasa Jepang, ternyata dugaan mereka salah.
“Maaf, Bang Nio. Tadi telepon dari siapa? Dari orang Jepang!“ Bang Luffi bertanya dengan hati-hati.
Alseenio mengangguk dan menjawab, “Ya, aku dapat telepon dari perusahaan yang ada di Jepang.“
“Jangan bilang itu perusahaan punya Bang Nio?“ celetuk Bang Fandick.
Pertanyaan Fandick tidak langsung dijawab oleh Alseenio, ia hanya menunjukkan senyum misterius.
__ADS_1
“Benar, kan?“ tanya Fandick yang masih penasaran.
“Rahasia.“ Alseenio menyeringai dan bangkit dari sofa.
Melihat Alseenio berdiri hendak pergi dari ruang Studio, Bang Luffi bertanya, “Mau ke mana, Bang Nio?“
“Ke kamar mandi,” jawab Alseenio dengan ringan.
“Aku mau ikut, apakah boleh?“
Suara wanita tiba-tiba terdengar. Tim Bang Luffi tanpa sadar menoleh ke sumber suara dengan gerakan yang hampir bersamaan.
Ternyata orang yang berkata itu berasal dari teman Kak Diya yang selalu datang ketika Alseenio berkunjung ke sini.
Melihat tatapan semua orang terkonsentrasi kepadanya, teman Kak Diya ini langsung menundukkan kepalanya karena malu, ia tak tahan sehingga rasanya ingin menggali lubang untuk dirinya bersembunyi.
Mulutnya tidak terkontrol, tiba-tiba saja ia berbicara hal yang memalukan seperti itu.
“Tidak boleh,” Alseenio menjawab sembari menggelengkan kepalanya. Pastinya, Alseenio tidak mengizinkan.
Setelah mengatakan itu, Alseenio membuka pintu studio dan keluar.
[Ding! Misi Spesial Telah Terdeteksi!]
Judul Misi : Menjadi Seorang Yituber OkeTV.
Misi : Membuat akun yitub dan menjadi yituber dengan konten OkeTV.
Waktu : 1 Minggu.
Hadiah : 1x Kotak Misteri Spesial (tergantung dengan jumlah penonton dan jumlah pengikut saluran Yitub).
Hukuman : Semua indra disegel selamanya.
[Misi otomatis diterima!]
Sebuah panel transparan diperlihatkan oleh Sistem, berisikan sebuah keterangan seputar Misi Spesial.
__ADS_1
“Yituber lagi?“ Alseenio bergumam sembari melihat layar mengambang di depannya. “Bukankah kemarin aku menjadi Yituber juga?“
Alseenio bingung, sebab ia masih harus membuat video motovlog, tetapi jika seperti ini, mungkin ia tidak setiap hari membuat konten video motovlog, beruntungnya kemarin-kemarin ia menyimpan beberapa video yang akan diunggah.
[Yituber yang berbeda tema, kali ini tuan rumah menjadi Yituber yang membuat video tentang OkeTV. Harap Anda melihat para Yituber OkeTV di Yitub.]
“Ya, aku tahu Yituber semacam itu.“ Alseenio mengangguk menunjukkan bahwa dia tahu.
Hanya saja, ia sedikit kerepotan. Kegiatannya makin banyak dengan adanya tambahan saluran Yitub.
Ia setiap hari membuat beberapa video untuk Yitub dan Tiktod, ditambah dengan foto untuk Instagrem. Adanya misi spesial satu ini, Alseenio harus membagi waktu lagi untuk membuat video OkeTV.
Sungguh kegiatan yang sibuk. Waktu luangnya menjadi lebih sedikit lagi.
Setelah pertimbangan, Alseenio akhirnya menerima dengan lapang misi spesial ini. Tidak ada yang bisa ia lakukan terhadap misi, ia hanya bisa menguatkan dirinya dalam menerima misi.
“Sepertinya besok aku harus pulang.“ Alseenio memandang wajahnya di refleksi cermin.
Penampilan Alseenio sudah berubah, hanya saja rambutnya tetap kuning, sudah terlanjur beralasan bahwa ini dicat kepada tim Bang Luffi.
Alseenio pergi dari kamar mandi dan kembali berjalan menuju ruang Studio.
Di sana mereka bercerita tentang kehidupan masing-masing dan membahas berbagai topik.
Ketika banyak orang, pasti banyak yang diomongkan, tentang apa saja, universal. Dari yang membahas horor hingga ke perihal percintaan masa kecil.
“Bang Nio, apakah kamu punya cerita cinta masa kecil?“ Bang Luffi tiba-tiba bertanya kepada Alseenio yang tengah duduk di sofa sambil memegang bantal.
“Cerita cinta?“ Alseenio merenung sejenak, kemudian melanjutkan, “sepertinya tidak. Namun, aku memiliki cerita pertemanan.“
“Bisakah Bang Nio ceritakan?“ Bang Luffi penasaran dengan cerita Alseenio.
“Bisa.“ Alseenio tidak mempermasalahkan tentang menceritakan kisah pertemanannya kepada mereka.
“Dahulu aku kecil, aku tidak ditemani, bisa dibilang dikucilkan—“ Baru saja Alseenio menceritakan satu kalimat, ia langsung dipotong oleh Fandick.
“Dikucilkan? Orang sepertimu dikucilkan?“ Fandick terkejut, ia tidak percaya dengan cerita Alseenio.
__ADS_1
“Ya, itu benar. Dahulu aku dimusuhi oleh teman-teman, tidak tahu apa masalahnya, tiba-tiba aku dijauhkan begitu saja. Namun … pada saat aku dikucilkan itu, ada seorang perempuan yang berani berteman denganku. Dia sering mengajakku bermain, meskipun dia galak waktu kecil, aku merasa nyaman dengannya.“ Alseenio tersenyum begitu menceritakan tentang kisah satu ini.
“Sekarang bagaimana? Apa masih berteman?“ Bang Luffi memajukan tubuhnya, ia sangat ingin tahu pada cerita Alseenio ini.