
“Itu benar mobilnya dia, Om Died?“ Pria botak yang memiliki tinggi sedikit lebih pendek dari pria botak lainnya bertanya dengan wajah yang tidak percaya.
Pria botak yang bernama Dieddy Blockbuster, dahulu namanya Dedi Buldozer ini menoleh ke arah pria botak, menganggukkan kepalanya dan menjawab, “Benar, itu dia. Mobil ini sangat mahal dan pernah dibawa beberapa kali ke rumahku untuk berkunjung. Hati-hati, ini mahal sekali. Meskipun kamu punya uang, kamu belum tentu bisa membelinya.“
Mendengar jawaban Om Dieddy, pria botak satu ini tertegun sesaat dan menatap mobil mahal ini yang sedang sibuk diparkirkan.
Parkiran mobil di sini terbatas, butuh kehati-hatian untuk memarkirkan mobil. Takut menyentuh atau bergesekan dengan mobil lain.
Kedua pria botak ini berjalan bersama dengan orang-orang yang bermunculan dari pintu masuk utama bangunan.
Ada beberapa selebritas kecil dan besar yang hadir di sini. Mereka yang terkenal ini berasal dari Yitub, Tiktod, dan televisi. Banyak artis yang semestinya tidak hadir ke sini, sekarang mereka hadir.
“Apakah itu dia yang datang?“ Seorang wanita yang lumayan cantik bertanya kepada wanita yang ada di sebelahnya.
Kedua wanita ini memiliki bentuk tubuh yang sangat panas, terlebih di bagian depan tubuhnya yang memiliki bola besar dan belahannya dipamerkan.
“Kudengar dari perkataan Om Died, mobil ini adalah milik dia, Naikita,” jawab wanita tersebut sambil memegang pinggulnya.
“Sungguh? Aku jadi tidak sabar, Dinal Permen.“ Wanita yang bernama Naikita Marjani ini menunjukkan senyuman yang penuh arti di wajahnya.
Wanita di sampingnya yang dipanggil Dinal Permen menepuk bola besar Naikita dan berkata, “Kamu harus ingat pria kamu, baru juga bertunangan kemarin.“
“Hehe, santai. Aku tidak liar seperti yang kamu pikirkan.“ Naikita sedikit tertawa dan membalas menampar bola besar milik Dinal.
Padaa saat ini, Om Dieddy bersama para selebritas besar berdiri di depan mobil Gemera.
Mereka semua menunggu orang yang ada di dalam keluar dari mobil.
Tidak perlu menunggu lama, orang yang mereka nantikan akhirnya keluar dari mobil.
Pintu kanan mobil terangkat ke atas, dan seorang pria yang memakai masker hitam dengan pakaian tuksedo hitam keluar.
Pandangan pria ini sangatlah tajam dan memiliki niat bertarung yang kuat, bahkan Om Died dan lainnya sedikit tersentak ketika melihat sosok pria tersebut.
Namun, di mata para wanita yang hadir sama sekali berbeda, mereka melihat sepasang mata ini begitu menawan dan memesona, seolah jiwa mereka ditarik ke dalam manik mata yang dalam pria satu ini. Sangat tampan.
Tanpa memandang mereka terlebih dahulu, pria ini berjalan ke pintu kiri mobil dan dia membukanya.
Seorang wanita yang cantik memakai masker hitam, gaun hitam, dan memiliki rambut hitam bergelombang muncul di hadapan mereka semua. Banyak mata para pria yang ada di area tempat parkir ini terfokus kepada mata wanita tersebut saking cantiknya.
Di hadapan banyak orang, wanita cantik ini tanpa malu mengalungkan tangannya ke tangan kiri pria tersebut dan mereka berdua berjalan bersama menuju Om Dieddy dan kawan-kawan.
Pasangan yang berpenampilan sangat tinggi ini berdiri tepat di depan Om Dieddy, kemudian tangan pria dan wanita ini terangkat untuk melepaskan masker di wajahnya.
__ADS_1
Seberkas cahaya putih berkilau dari sosok wajah pria ini, membuat orang-orang yang menaruh perhatian kepada sosok pria ini harus menutupi matanya.
Kepala Om Dieddy yang botak saja sampak bisa memantulkan kilauan cahaya tersebut ke arah lain.
Kilauan berlangsung hanya beberapa detik saja. Setelah itu, mereka semua kembali menatap kepada sosok pria dan wanita tersebut.
Di dalam bidang penglihatan mereka semua, mereka melihat seorang wanita dan pria yang penampilannya sangat-sangat luar biasa tinggi.
Mata mereka semua menunjukkan ekspresi yang terkejut dan juga kagum.
Kedua orang tersebut sangat cantik dan tampan. Wanita yang menggenggam tangan prianya memiliki kecantikan yang luar biasa, bagaikan peri yang jatuh ke Bumi. Sementara itu, Pria ini juga memiliki penampilan yang sangat tampan, tidak ada ketampanan pria yang ada di sini yang bisa mengalahkan ketampanan pria satu ini. Pria ini lebih terlihat seperti seorang Dewa yang memiliki paras wajah yang sangat indah.
“Apakah mereka yang sedang panas di internet? Sangat tampan dan cantik sekali!“
“Pria tampan dan wanita tercantik di dunia yang sesungguhnya.“
“Apa yang aku lihat di media sosial ternyata bukan filter! Ini benar-benar tampan dan cantik! Definisi pasangan yang dikehendaki oleh surga!“
“Bintang tamu spesial yang dimaksud adalah mereka berdua?! Tidak sia-sia aku datang ke sini!“
“Kami lihat itu, Naikita! Pria itu sungguh tampan dan panas! Lihat saja rahang dan lehernya, sangat gagah dan rupawan!“
“The man was as handsome as he should be.“
“…”
Kedua orang ini sama sekali tidak tergerak oleh komunikasi semua orang yang hadir. Mereka tetap menatap pria botak yang ada di depannya.
“Benar, ternyata itu kamu, Nio.“
Setelah melihat pria yang ada di depannya, Om Dieddy menepuk pundak pria tersebut dan tersenyum. Tampak mereka berdua sudah akrab.
“Ya, aku harus datang sesuai dengan janjiku, Om Died. Hahaha!“
Pria dan wanita itu adalah Alseenio dan Fara tentunya. Tidak perlu menebak, kalian sudah tahu.
“Kalau begitu, ayo kita masuk!“ Om Dieddy sangat senang dengan kedatangan Alseenio. Kedua anaknya yang ikut datang ke acara ini pun perasaannya menjadi sangat bahagia.
Om Dieddy membawa Alseenio dan Fara bersama artis-artis dan selebritas lainnya ke dalam bangunan.
Bangunan atau tempat ini bernama Holyflanks, sebuah restoran cabang, tetapi sekarang digunakan untuk tempat arena tinju dan sebagainya.
Di dalam sana, Alseenio langsung berkenalan dengan banyak artis terkenal yang pernah dia lihat di televisi atau di Yitub sebelumnya.
__ADS_1
Fara pun senang ikut acara ini karena dia bertemu dengan seorang artis wanita yang dia sukai, yaitu Agness Mouu.
Artis yang sempat berkenalan dengan Alseenio, yaitu Kellos, Peris, Dieddy, Giogio Ibraham, Mamat Bunny, Wulan Jemila, An Alimi, Ol Gojoli, Parel Premansyah, Iya Kiya, Dokter Lee Myanmer, Reza Kecap, Anjoki de Lapis, Joki de Lapis, Eli Tusukgigi, Loseson, Naikita Marjani, Dinal Permen, Dianu, Rendi Palinglila, Maman Ruyihan, Eko Kuwais, Jo Salting, Cinta Lusemua, Laisa, Rapi Amat, Nagihya Slapini, Biam, Ipan Gunawi, Jibril Prince, Choco Jorokho, Danny Sumarto, Adik Rei, Katisa, dan Selebritas kecil Yitub, Bang Windi, dan Tim Abang MV, serta lainnya pun ikut.
Hampir semua komunitas Yitub datang ke tempat ini. Yituber Emel yang selalu bicara sangat sopan dan ramah pun ikut, seperti Bekintid, Melon si Alien, serta wanita yang menjadi Brand ambassador tim Exford lainnya, contohnya Ponji.
Di tempat ini sedikit sesak, tetapi masih ada ruang sehingga tidak berdempetan.
Semua selebritas yang berkenalan dengan Alseenio dan Fara memiliki reaksi yang begitu heboh, rasanya seperti Alseenio dan Fara yang menjadi artis, dan Selebritas ini adalah penggemarnya.
“Aaa! Sangat tampan! Aku tidak kuat berdiri berhadap-hadapan dengannya!“
“Kalau tidak ada suamiku, aku bisa saja memeluk dan menyerang pria itu! Aku tidak tahan, Sialan!“
“Wanita itu sangat cantik, aku ingin berkenalan, tetapi tidak enak dengan Alseenio. Aku tidak bisa melawan auranya, itu terlalu mendominasi!“
“Kukira hanya aku yang merasakannya, ternyata kamu juga.“
“Aku melihat Alseenio seperti sedang melihat pemimpin Banteng Mer—”
“Sutt!“
“…”
Setelah sesi berkenalan sudah selesai, Alseenio meminta para artis dan selebritas wanita untuk menjaga Fara. Alseenio meminta pertolongan ini tanpa malu dan ragu, banyak orang yang mendengar ucapannya dan mereka langsung kagum dengan sikap lembut Alseenio terhadap pasangannya.
Tentu saja, mereka merespons dengan baik dan menuruti permintaan Alseenio.
Fara dan para artis yang terkenal di Indonesia duduk bersama menyaksikan ring yang ada di tengah bangunan.
Om Dieddy, Kellos, Peris, Loseson, Maman Ruyihan, Eko Kuwais, Jo Salting, dan beberapa pria terkenal yang memiliki keahlian tinju dan fisik yang kuat pergi ke sisi ring.
Di sana, mereka berbincang beberapa saat tentang acara ini.
Di acara ini tentu saja ada komentator serta beberapa juri yang memiliki identitas yang cukup relevan. Di sini juga ada Pria panas Paris yang adalah seorang pengacara andal dan terkenal.
Pda tengah ring ini terdapat sebuah mesin tinju, ring tinju ini pun dimodifikasi dan tidak dibuat untuk arena pertarungan tinju.
Mesin tinju ini serupa dengan mesin tinju yang ada di Temzon, tetapi ada perbedaan, yakni ukuran atau timbangan tinju ini dinaikkan.
Meskipun tinju orang biasa itu keras, tetapi hasilnya tidak sekeras itu karena perhitungan dan parameter mesin ini ditinggikan.
Setelah semuanya telah siap, seorang mc atau pembawa acara melakukan pembukaan dan menjelaskan tentang acara ini.
__ADS_1
“Acara ini adalah acara yang sangat luar biasa! Pasalnya, selain acara ini dihadiri oleh salah satu pasangan yang cantik dan tampan, hadiah yang disediakan pada acara hari ini sangat istimewa!
“Tanpa banyak bicara lagi! Pada detik ini, Acara Pukulan Terdahsyat di Bumi dimulai!“