SISTEM TERTAMPAN

SISTEM TERTAMPAN
Bab 215: Konser Kolaborasi


__ADS_3

Mendengar ucapan Alseenio, semuanya terkejut dan tertawa.


Bagaimana caranya mereka terbang ke panggung? Bukankah ada tangga di samping panggung?


Tepat ketika Alseenio dan para penonton tertawa, sebuah bayangan besar terdampar di atas panggung dengan suara teriak pria.


Buk!


Semua orang menatap seseorang yang terbang dari bawah panggung dan tiba di atas panggung dengan selamat.


Di bawah tatapan mata penonton yang banyak, seorang pria bangkit dari terbaring di atas panggung, kemudian berdiri di depan Alseenio dengan senyuman.


Dalam sekejap, semua orang tersadar bahwa orang ini terbang dari tempat penonton menonton sampai ke atas panggung.


Bukan terbang lebih tepatnya, melainkan dilempar oleh 7 orang temannya hingga ke atas panggung dengan selamat.


Ledakan diskusi dan pembicaraan terjadi, semua orang heboh dan tertawa secara bersamaan.


"Hahaha, orang itu terbang dan meluncur ke atas panggung! Temannya baik sekali!"


"Tolong lemparkan aku juga sampai terbang ke atas panggung! Aku ingin mendapatkan hadiahnya!"


"Sangat percaya diri! Sangat bagus, dia pasti mendapatkan hadiah dari Alseenio! Omong-omong, aku juga mau diterbangkan ke sana!"


"Beruntung sekali, coba saja aku punya teman sebaik temannya!"


"..."


Mata Alseenio melihat ke pria di depannya, kemudian dia menepuk bahunya dan merangkul.


"Oke, hanya untuk satu orang ini yang diperbolehkan terbang sampai ke sini. Aku akan menunjuk ke para penonton yang ada di bawah, dan orang yang ditunjuk harus ke atas melalui tangga panggung. Akan ada petugas yang membantu untuk bisa naik. Aku meminta untuk kalian saling membantu ke sesama penonton, jangan menghalangi atau menunda orang yang aku tunjuk ke atas panggung," ucap Alseenio kepada semua penontonnya.


Kalimat Alseenio didengarkan dengan baik dan direspons dengan anggukan serta jawaban yang kompak.


"Siap!"


Setelah mendengarkan ucapan semua penontonnya, Alseenio segera menoleh kepada pria yang baik ke atas panggung dengan cara yang normal.


Menyerahkan mikrofon ke pria tersebut, dan Alseenio bertanya, "Tanpa basa-basi, aku akan bertanya sekarang. Tolong sebutkan nama-nama orang yang korup– .... Maaf, ada kesalahan berpikir. Siapa orang yang pertama kali ke Bulan?"


"Um ...." Pria ini berpikir sejenak untuk menemukan jawabannya yang sudah ia ketahui, tetapi sedikit lupa. "Neil Armstrong?"

__ADS_1


Jawaban yang tepat dari pria ini, dan Alseenio meminta Preya untuk memberikannya satu kotak ponsel.


"Kamu benar. Ambil ponsel ini dan bukalah untuk diperiksa lagi," kata Alseenio dengan senyum.


Mata pria itu membesar, kemudian dia mengambil kotak ponsel tersebut dan membukanya sedikit tergesa-gesa.


Di dalam pandangan semua penonton, pria itu memang benar mendapatkan ponsel iPon 14 versi tertinggi dan pastinya baru.


Kalau tidak baru, Alseenio tidak akan memberikannya, malu jika punya banyak uang masih memiliki mental seperti tidak punya uang.


Ponsel harganya cuma belasan juta, bagi Alseenio itu tidak mahal.


Lagi pula, ini untuk misi dari Sistem, dia tidak akan rugi, itu sudah pasti.


Dengan begitu, Alseenio meminta pria itu untuk turun panggung karena telah berhasil mendapatkan ponsel. Satu orang untuk satu ponsel, tidak boleh dua atau bahkan tiga.


Hadiah ponsel terbatas dan tidak bisa dibagikan seenaknya saja.


Alseenio sudah memberi peringatan dan informasi penting tentang pemberian ini, hanya ada seratus orang atau lebih yang bisa mendapatkan ponselnya.


Orang yang memberikan pertanyaan tidak cuma Alseenio, semoga anggota JYKT69 juga diberikan kesempatan untuk melakukannya.


"Apa yang dimaksud dengan energi gelap?" tanya Preya dengan isi pertanyaan yang cukup berat.


"Heh!! Tidak boleh rasis!" Preya segera memukul bahu pria itu dengan sedikit kekuatan.


Semua orang tertawa jungkir balik mendengar jawaban dari pria itu. Ternyata ada orang yang tidak tahu energi hitam.


Meski jawabannya salah, Alseenio memberikan uang sebesar 1 juta rupiah kepada orang yang terpilih tersebut.


"Ingat untuk tidak rasis. Kita ini semuanya sama, hanya berbeda tampilan saja, tetapi bukan karena itu kita boleh menghina. Tiada yang boleh menghina ke sesama manusia karena itu perbuatan yang tidak baik. Seharusnya, kamu juga tahu tentang moral berdasar ini," Alseenio berkata dan memberi pesan kepada penonton yang terbilang rasis ini.


Salah satu penonton itu membungkuk dan meminta maaf, dia asal menebak saja dan tidak ada bermaksud untuk menghina suatu golongan.


Tentu, pemintaan maafnya diterima semua orang karena memang dilihat-lihat dia tidak bermaksud mengolok-olok ras.


Setelah itu, penonton berikutnya diberikan pertanyaan yang sama, dan kali ini dijawab dengan benar oleh penontonnya.


"Energi gelap adalah energi yang mengisi sebagian besar alam semesta dan itu juga yang membuat alam semesta terdorong lebih cepat dalam berekspansi."


Alseenio dan yang lainnya mengangguk membenarkan jawaban penonton. Penonton itu diberi satu ponsel baru.

__ADS_1


Begitu diberi ponsel, penonton tersebut melompat kegirangan sambil turun dari panggung.


Penonton banyak sekali yang diminta untuk ditunjuk, tetapi Alseenio tekankan lagi kepada mereka untuk tidak rusuh.


Disebutkan secara gamblang bahwa Alseenio tidak akan menunjuk ke penonton yang merusuh.


Dengan begitu, sekejap mata mereka menjadi kondusif dan menjadi penonton yang baik.


Tidak ada yang tidak mau diberikan ponsel iPon 14 mahal dari orang lain secara gratis.


Sudah menjadi kebiasaan setiap warga Indonesia yang lebih memilih untuk mendapatkan barang gratis di tempat jauh dan sulit didapatkan daripada membeli barang dengan akses yang mudah.


Mungkin sudah mendarah daging.


Membagikan 100 kotak ponsel cukup lama jika satu persatu untuk didengarkan jawabannya. Jadi, Alseenio meminta setiap 5 orang naik ke atas panggung, dan salah satu dari 5 orang itu akan ditanyakan dan diperdengarkan melalui mikrofon.


Hal tersebut dilakukan untuk menghemat waktu. Pasalnya, konser ini masih belum selesai dan masih ada beberapa pertunjukan lainnya, termasuk ada pertunjukan Alseenio bernyanyi.


Total 110 ponsel yang Alseenio bagikan ke penonton dan itu sudah bisa dianggap misi selesai.


Jadi, sesi giveaway terselesaikan dan Alseenio kembali ke belakang panggung mempersiapkan diri untuk pertunjukannya nanti.


Segera, pertunjukan Alseenio datang dan semua orang sudah siap mengangkat ponselnya masing-masing untuk merekam.


Saking ramainya, konser ini sebenarnya ditayangkan di beberapa stasiun televisi lokal.


Hal ini membuat nama band JYKT69 menjadi lebih diketahui di semua kalangan.


Alseenio bernyanyi santai sambil bermain gitar, menyanyikan lagu yang mungkin semua orang tahu, terlebih kalangan milenial. Lagu tersebut berasal dari band bermain dingin dengan judul lagunya "Langit Penuh Bintang" yang sudah dirilis dari beberapa tahun silam.


"Karena kau langit, langit yang penuh bintang~ ...."


"You're such a heavenly view~ ...."


"Yeah!!"


Semuanya bernyanyi bersama di lirik lagu terakhir, membuat konser ini makin meriah.


Dilanjutkan lagi dengan pertunjukan di mana Preya menyanyikan lagu dari JYKT69 bersama Alseenio yang bermain gitar.


Cantik dan sangat tampan, keduanya disatukan menjadi pemandangan yang sangat indah.

__ADS_1


Dalam sekejap, konser di tanggal 17 Juli berhasil diselesaikan sangat-sangat epik.


"Tampan!!"


__ADS_2