Suami Keduaku Pangeran Jin

Suami Keduaku Pangeran Jin
Bab. 99 Bayangan Siapa Itu???


__ADS_3

Ammar menoleh dan menatap ke arah Sang Pangeran.


" Aku membawa kabur Delia dari rumahnya." kata Ammar lirih, nyaris tak terdengar tapi berhasil membuat Pangeran Hasyeem terdiam hening. Kaget.


" Kamu sudah hilang akal, Ammar! " seru Pangeran Hasyeem gusar. Tak habis pikir dia dengan otak jin dari Australia ini. Apa budaya mereka tak mengenal arti kata tata krama dan aturan. Seenaknya saja membawa lari seorang wanita, janda pula.


" Dia tidak janda lagi, Pangeran!" seolah tahu apa yang sedang Pangeran Hasyeem pikirkan.


Wajah Pangeran Hasyeem berubah. Heran dengan perkataan Ammar tentang status Delia.


" Apa kalian sudah menikah?" tanya Pangeran Hasyeem yang penasaran. Karena hanya dengan alasan itulah sekarang maka status Delia bisa berubah.


" Delia sudah menikah dengan Revan, kakak lelaki Yovan! " kata Ammar dengan sedih.


" Apa? dia ... bagaimana mungkin? Delia... apa ini kehendak Delia atau..? "


"Mommy Yunita, mommy-nya Yovan yang berkeinginan agar Revan menikah dengan Delia. Agar wanita itu tidak keluar dari keluarga mereka. Mommy Yunita sangat menyayangi Delia. Karena Dady Yovan pernah berhutang budi pada bapaknya Delia, mertuamu. "


" Berarti sekarang Delia istri Revan. Dan kamu membawa pergi istri orang. Apa. kamu sudah gila! "


"Dia sama sekali tak di anggap istri oleh Revan. Dari semenjak menikah kurang lebih dua bulan yang lalu, Revan tak pernah menyentuh Delia. Pun juga Delia masih enggan untuk di sentuh oleh Revan. Namun, yang aku herankan, perlakuan Revan yang semena-mena dan kejam terhadap Delia. Anda tahu Pangeran, mengapa aku memutuskan membawa lari Delia karena aku menemukan wanita itu hampir mati di apartemen Revan, sendiri dan dalam keadaan babak belur bekas di hajar. Dan anda pasti bertanya Siapa pelakunya. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Revan. Lelaki itu gemar sekali menyakiti dan menyiksa Delia. Ingin sekali aku memberi lelaki itu pelajaran, tapi aku tak bisa. Aku tak berhak ikut campur dalam urusan mereka. Meskipun aku sangat mencintai Delia." Ada setitik bening di sudut mata Ammar saat bercerita dengan Pangeran Hasyeem.


Pangeran Hasyeem termenung mendengar cerita Ammar. Dia merasa iba pada Delia. Walau bagaimana pun Delia adalah adik iparnya. Dan karena itu dia merasa punya kewajiban dan tanggung jawab untuk menjaga Asmi dan keluarganya, tanpa terkecuali Delia.


" Baiklah, katakan padaku, di mana sekarang kamu menempatkan Delia."


" Aku menempatkan Delia di suatu tempat. Di apartemen Revan. Namun bukan di alam manusia, tapi alam jin."


" Baiklah, antar aku ke sana! aku akan memeriksa keadaannya."


" Baiklah, Pangeran. Mari ikut saya!" kata Ammar. Berdua mereka pergi ke apartemen Revan. Mereka menemui Delia yang di tempatkan oleh Ammar di alam jin namun bersebelahan dengan apartemen Revan. Sehingga mudah bagi Ammar untuk melihat dan mengawasi Revan dan mencari tahu apa yang dilakukan oleh lelaki ini



visualisasi Ammar


Tak heran dia bisa mengetahui semua yang terjadi pada Delia, karena dia menempatkan dirinya tepat di hadapan Delia. Hanya saja, Baik Delia maupun Revan takk bisa melihat dirinya.


Sampainya di tempat itu, pangeran Hasyeem melihat seorang wanita yang tergolek lemah dengan luka lebam di wajah dan sekitar matanya.


Tubuhnya penuh luka bekas pukulan dan cambukan. Wanita itu sedang tertidur pulas di atas tempat tidur Ammar.

__ADS_1


" Lelaki itu sungguh kejam. Apakah dia memiliki masalah dengan Delia? Mengapa dia melakukan hal ini. Jika memang dia tidak mencintai Delia, mengapa dia tidak menolaknya sejak awal. Apakah ada maksud tersembunyi dari dia yang ingin menikahi Delia ?


" Entahlah, pangeran.. Aku juga tidak tahu. Aku akan segara mencari tahu apa yang membuat Revan seperti ini.


" Sebaiknya kita membawa Delia ke istanaku. Di sana ada tabib istana yang akan mengobati Delia."


"Baik, pangeran. Saya setuju. Delia memang membutuhkan hal itu. "


" Ayo, jangan buang waktu. Bawalah Delia sekarang juga ke istanaku! "


Keduanya lalu membawa tubuh Delia yang lemah dan terluka ke istana pangeran Hasyeem.


Sementara itu, di apartemennya, Revan baru saja pulang dan seperti biasa dia langsung mencari Delia.


Dia ingat kemarin dia meninggalkan istrinya itu setelah puas dia memukuli dan mencambuk tubuh Delia karena tak mau mengaku jika dia mengetahui kematian Yovan.


Ya, Revan mau menikah dengan Delia karena dia ingin balas dendam atas kematian Yovan. Dari bukti - bukti yang di kirimkan oleh detektif swasta yang dia suruh, Delia ternyata berada di lokasi yang sama pada saat kematian yovan. Dan itu pertanda, jika Delia turut andil dalam penyebab kematian yovan.


Menurut penyelidikan detektif itu, Delia berada di penginapan itu beberapa hari sebelum kejadian. Dari laporan detektif itu juga Revan mengetahui perihal perselingkuhan Yovan dengan sekertarisnya yang menyebabkan Delia bunuh diri dengan melompati balkon apartemen mereka. Revan mendapatkan salinan rekaman Delia yang melompat melewati balkon.


Namun, ada yang aneh. Pihak kepolisian Australia menyatakan kematian Delia resmi bunuh diri berdasarkan keterangan pihak apartemen.


Namun, ada yang aneh dari laporan tersebut, mereka tak pernah menemukan mayat Delia. Lantas apa video tersebut hanya rekayasa. Namun, Revan sudah memastikan bahwa video itu asli tanpa rekayasa.


Revan menyimpulkan telah terjadi sesuatu di penginapan tersebut. Namun karena kurangnya bukti, penyelidikan tersebut berhenti hanya sampai di sana saja.


Revan sudah menginterogasi Delia, namun wanita itu mengatakan bahwa bukan dia yang membunuh Yovan, tapi pemilik penginapan itu.


Menurut Delia, kedatangan Yovan ke sana adalah untuk membebaskan Delia yang disekap dan akan di perkosa oleh pemilik penginapan.


Kedatangan Yovan saat itu bermaksud ingin membebaskannya, namun pemilik penginapan memergoki dan terjadi perkelahian yang berakhir dengan penembakan terhadap Yovan.


Cerita Delia membuat Revan bertambah geram. Menurutnya, Delia telah membohongi keluarganya dengan pura-pura tidak tahu sebab kematian Yovan. Padahal Delia tahu persis kejadiannya.


Hal ini yang memicu amarah Revan hingga dia memukul dan mencambuk tubuh Delia. Walaupun ada Sebersit rasa iba di hatinya, namun dendam dan amarah membuatnya menjadi gelap mata.


" Delia! Delia! cepat kemari! ambilkan aku minum! Delia " tak ada sahutan dari dalam kamar.


" Apa perempuan itu sudah mati? " pikirnya. Kemarin, dia meninggalkan perempuan itu dalam keadaan pingsan.


" Ah, nggak mungkin mati, waktu lompat dari balkon saja dia masih hidup, masa baru dipukul dan di cambuk dia sudah mati? " pikir Revan.

__ADS_1


Penasaran, Revan melangkah masuk ke kamarnya. Di sana, dia tak mendapati Delia. Wanita itu tidak ada di kamarnya.


" Dimana Delia? apa dia sembunyi? ", pikir Revan. Lelaki itu menggeledah seluruh ruangan di apartemennya, namun hasilnya nihil. Dia tak menemukan keberadaan Delia.


Revan berpikir bagaimana caranya wanita itu pergi dari apartemen Revan padahal Revan sudah mengunci pintu sehingga mustahil wanita itu bisa kabur.


" Bagaimana dia bisa kabur? mustahil dia bisa kabur dalam keadaan seperti itu.. Apa dia lompat lewat jendela kamar. Mustahil, dia pasti mati jika berani melakukannya."


Revan membuka jendela kamar apartemen dan menengok ke bawah untuk memastikan apakah ada tubuh Delia di bawah sana. Dia bergidik ngeri ketika menyadari betapa tinggi apartemen mereka.


" Nggak, nggak mungkin Delia lompat lewat jendela kamar ini. Seseorang pasti menyelamatkan dirinya.. Tapi siapa, ...satu - satunya orang yang punya akses masuk ke apartemen miliknya adalah Sang pemilik apartemen.


Jadi apakah pemilik apartemen yang menolong Delia atau orang lain.


Rasa lelah Revan hilang. Misteri tentang hilangnya Delia dari dalam kamarnya menjadi sama menariknya dengan misteri kematian yovan. Dia merasa ada orang lain yang mengetahui perihal kematian yovan dan orang itu pasti orang yang sama yang menolong Delia.


Jangan - jangan wanita itu memiliki kekasih yang dia sembunyikan dari Yovan dan dirinya. Memikirkan hal itu membuat kebencian di hati Revan pada Delia semakin besar.


" Dasar ******, rupanya dia berselingkuh di belakangku. Mungkin juga dia juga berselingkuh dari Yovan untuk membalasnya. Kalau ku dapati dia berselingkuh, tak akan ku biarkan hidup perempuan itu!"


Revan yang penasaran pergi ke bagian lantai bawah apartemen dan mendatangi ruang keamanan. Dengan alasan mengecek seseorang, Revan akhirnya di perbolehkan mengecek seluruh file rekaman kejadian di apartemen selama seminggu terakhir.


Tak ada tanda-tanda yang mencurigakan di semua file rekaman CCTV yang di lihat. Semuanya terlihat biasa saja.


Tidak ada yang aneh. Tak ada tanda - tanda ada orang yang pernah datang ke apartemennya.


Setelah mengucapkan terima kasih pada petugas yang berjaga di ruang keamanan, Revan kembali ke apartemennya.


" Sialan, tak ada siapapun yang pernah datang ke apartemenku! lantas siapa orang yang telah menolong Delia?"


Revan berpikir keras untuk memecahkan misteri ini. Tiba-tiba dia teringat bahwa dia pernah memasang CCTV di dalam kamarnya. CCTV itu sengaja dia pasang untuk memantau semua gerak - gerik Delia.


Revan menepuk jidatnya.. Mengapa dia bisa melupakan hal itu. Segera dia mengambil laptopnya dan membuka file rekaman CCTV di laptopnya.


Dia menggeser file ke arah hari di mana dia memukul dan menyiksa Delia. Terlihat rekaman Revan yang menyiksa dan mencambuk tubuh Delia tanpa belas kasih dan kemudian meninggalkan wanita itu setelah pingsan.


Mata Revan tak berkedip mengawasi sesosok bayangan hitam yang bergerak mendekati tubuh Delia yang tergeletak tak sadarkan diri.


Bayangan itu bergerak ringan ke sana kemari di dalam kamarnya. Tak lama kemudian, bayangan hitam itu bergerak mengangkat tubuh Delia yang pingsan dan kemudian lenyap bersama dengan hilangnya tubuh Delia dari kamar itu.


Napas Revan seakan terhenti. Jadi itu sebabnya Delia selamat saat melompat dari balkon apartemennya. Rupanya bayangan hitam yang dilihat Revan itulah yang telah menolong Delia selama ini.

__ADS_1


Tapi bayangan hitam yang dilihat Revan itu apa? Manusia atau bukan. Mengapa dia tak bisa melihat dengan jelas sosok yang tertangkap di kamera CCTV tersebut .


Bayangan apa itu?????


__ADS_2