Suamiku Bucin Akut

Suamiku Bucin Akut
Menjelang Pernikahan


__ADS_3

Hari-hari berlalu dengan sangat membahagiakan untuk Vani dan Arjuna. Satu Minggu lebih telah berlalu, saat ini Vani telah berada dikediaman orang tuanya. Vani yang saya ini berada di kamarnya tengah menatap isi galeri ponselnya yang memperlihatkan beberapa foto yang menjadi bukti tentang proses menjelang pernikahannya dan Arjuna.


Meski sudah tiga hari tak bertemu dengan Juna, tetapi semua itu tetap berlalu dengan indah sebab rasa rindu membuat hubungan keduanya semakin dekat. Vani membuka postingan terakhirnya di laman instagramnya yang memperlihatkan postingan yang ditandai oleh Arjuna tentang kebersamaan mereka yang tengah melakukan fitting baju pengantin. Di sana tertulis jelas jika dia dan Arjuna akan segera melangsungkan pernikahan.


Dalam sekejap, akun Instagram baru Arjuna itu dibanjiri pengikut, mulai dari pengikut Vani atau pun memang dari banyaknya orang yang selama ini mencari akun sosial media milik Arjuna. Unggahan Arjuna yang menandai Vani tersebut hingga saat ini masih dibanjiri like dan komentar. Tak sedikit juga yang membagikan ulang postingan tersebut.


Sekarang, hampir semua orang sudah mengetahui hubungan serta rencana pernikahan mereka, termasuk Johan yang semakin terpuruk akan penyesalannya, tetapi tak berniat melepaskan Vani.


Arjuna sadar dibalik ucapan selamat dan doa dari orang-orang, akan banyak juga terselip kebencian dari orang-orang yang menjadi pesaing Arjuna atau pun yang membenci mereka. Seperti yang sekarang tengah membakar Amelia, Johan dan orang tua Johan. Arjuna sadar tidak semua orang akan menyukai mereka, tetapi Arjuna tidak ingin ambil pusing akan semua itu, karena menurutnya selagi mereka tidak mengusik kehidupannya dan Vani maka Arjuna juga tidak akan mengusik mereka.


Satu hari menjelang pernikahan, jelas semua persiapan hampir telah selesai. Bisa dikatakan hampir sembilan puluh lima persen semua persiapan telah selesai, hanya tinggal menunggu hari H–nya saja yang akan digelar besok.

__ADS_1


***


Kediaman Vani sudah dihias dengan dengan sedemikian indahnya sejak kemarin, mengingat acara akan nikah akan digelar di rumah orang tua Vani.


Semua orang tengah bersiap-siap dengan tugas mereka masing-masing, termasuk beberapa make up artis terkenal yang sudah berada di dalam kamar Vani, membantu sang mempelai wanita itu untuk terlihat paling unggul agar semakin membuatnya terlihat menjadi ratu di hari bahagianya.


Tiga hari tak bertemu atau pun berkomunikasi dengan Arjuna jelas membuat rasa rindu diantara keduanya membuncah, keduanya sama-sama tak sabar ingin bertemu.


"Anda sangat cantik, Nona. Wajar saja tuan Arjuna begitu memuja Anda. Kalian pasangan yang sangat serasi, dan tahu kah Anda jika Klin menjadi pasangan paling diidamkan dan dikagumi tahun ini?" puji salah satu dari dua wanita yang mendandani Vani.


"Semua yang kami katakan fakta. Kalian benar-benar terlihat sempurna," ucap wanita itu lagi yang ditanggapi Vani dengan senyum tulus di wajahnya.

__ADS_1


Pintu kamar Vani dibuka, Vani dan kedua make up artis itu menatap ke arah pintu, menatap kedua sahabat Vani yang terlihat di sana.


"Apa sudah selesai?" tanya Karina bersama Esi yang juga sudah terlihat cantik dengan gaun Bridesmaids mereka.


Kedua wanita yang tadi merias Vani kompak menganggukkan kepala mereka. Karina dan Esi menghampiri Vani dan memeluknya dari samping. "Cantik sekali yang akan menikah," puji mereka.


"Aku berharap kalian juga segera menikah," jawab Vani balas merangkul kedua sahabatnya.


"Tenang saja, Van. Sebentar lagi ada yang akan menjadi kakak iparnya!" balas Karina dengan mengeringkan sebelah matanya.


Vani yang mendengar itu tersenyum. "Benarkah? Aku ragu jika ada wanita yang dapat menaklukan hati perjaka tua keluarga Anggara."

__ADS_1


Ucapan Vani dan Karina berhasil membuat wajah Esi yang mendengarnya merona, sebab Esi sadar jika yang tengah dibicarakan adalah dirinya.


"Sudah, nanti saja membahas itu, kita selesaikan acara hari ini dulu!" sahut Vivian yang baru saja masuk ke dalam kamar Vani.


__ADS_2