Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Ke rumah Daniel


__ADS_3

Freya sudah terlelap dan aku kembali ke kamar untuk mencari Chris karena waktunya makan siang.


"Hubby" teriakku.


Tak ada sahutan lalu aku pun mencarinya di kolam renang. Di sana aku melihat Chris tidur di bean bag samping kolam renang.


"Yah malah tidur" gumam ku


Aku mendekat ke tempat dimana dia tidur lalu menatapnya lekat. Lalu aku pun memercikan air ke wajahnya sambil tertawa.


Karena ulahku tentu tidurnya terganggu.


"Jadi kamu berani mengganggu tidurku sayang?" katanya kesal


"Waktunya makan siang hubby, makan dulu nanti tidur lagi" ucapku lalu membalikan badan hendak pergi


Secepat kilat Chris menarik tanganku sehingga ku jatuh diatasnya.


"Tidak semudah itu untuk pergi setelah mengganggu tidurku" lirihnya dengan memainkan rambutku


"Lalu apa mau mu tuan Chris?" tanyaku


"Aku mau makan siang disini" jawabnya. Aku yang tau maksudnya pun tertawa.


"Aku masih menstruasi hubby" kataku

__ADS_1


"Aaaa ****, kenapa lama sekali sih! tidak bisakah hanya sehari saja lalu selesai" serunya


"Kamu ini hubby, sabar sedikit dong nanti kalau sudah selesai aku akan langsung melayani mu" kataku dengan menepuk pipinya lalu beranjak.


*******


"Siapkan kamar untuk Zahra, Jeff" suruh Daniel pada Jeff


"Sudah siap tuan, art sudah menyiapkannya" kata Jeff


Tak selang berapa lama kami pun tiba di rumah Daniel, Daniel sudah menunggu di ruang tamu.


Aku dan Chris pun masuk lalu duduk di ruang tamu,


"Kelihatannya ini akal-akalan mu saja supaya kami menginap di sini, jika di lihat kondisimu sangat baik" kata Chris dengan menatap Daniel.


"Sudahlah hubby, jangan mempermasalahkan masalah ini, toh besok kita juga sudah kembali ke rumah." kataku


"Iya-iya, as you wish honey" ucap Chris pasrah.


Kami pun mengobrol, meskipun Chris sangat menyebalkan namun hatinya tetap baik terkadang dia gengsi untuk menunjukan sikapnya yang perhatian.


"Chris maafkan aku, aku tau kamu sangat membenciku. Dalam waktu dekat aku akan kembali ke Washington dan mungkin bulan depan baru bisa berkunjung ke California, untuk itu aku titip Zahra padamu." kata Daniel dengan sendu


"Tenang saja walaupun tidak kamu minta sekalipun aku akan tetap menjaganya karena dia adalah istriku" ujar Chris

__ADS_1


"Terima kasih Chris, bisakah kita berbaikan sekarang?" ajak Daniel dengan mengulurkan tangannya


"Bukankah kita sudah berbaikan sebelumnya" sahut Chris dengan tersenyum sinis


"Memang namun kamu masih belum ikhlas" timpal Daniel.


"Ok" jawab Chris lantang lalu menerima uluran tangan Daniel


"Thanks brother" ucap Daniel lalu memeluk Chris.


Aku pun tersenyum melihat mereka berbaikan, begitu pula dengan Jeff.


"Kelihatannya aku harus mengabadikan moment langka ini" cicit Jeff yang langsung mendapat tatapan maut dari Daniel maupun Chris.


"Hey tuan asisten, jangan mencari gara-gara dengan ku atau ku kirim dirimu ke kutub selatan untuk berkumpul habitat mu di sana" timpal Chris


"Ternyata kamu lebih kejam dari tuan Daniel" ujar Jeff dengan terkekeh


Aku dan Daniel hanya geleng-geleng kepala, melihat tingkah suamiku ini.


"Kelihatannya kamu senang sekali berdebat Chris" sahut Daniel


Waktu pun semakin larut, Daniel pun kembali ke kamarnya untuk istirahat namun sebelum dia tidur aku meminumkan obatnya terlebih dahulu.


"Kak, sebelum kakak kembali ke Washington apa Kakak tidak ke pusara orang tua kita dahulu, kemarin kan kakak nggak jadi kesana" ucapku memecah keheningan diantara kami.

__ADS_1


"Iya Zahra, terima kasih telah mengingatkan Kaka" kata Daniel dengan tersenyum.


"Good night kak, nice dream" kataku lalu mengecup Daniel dan keluar kamarnya.


__ADS_2