Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Belanja bersama


__ADS_3

Keesokan harinya tepat jam enam dia sudah sampai di apartemen Chelsea. Daniel pun pergi ke unit dimana Chelsea tinggal tentu sebelumnya Chelsea sudah memberitahu dimana unit apartemennya.


"Daniel pun menekan bel, tak lama kemudian Chelsea membuka pintu dengan keadaan yang masih berantakan.


Daniel melongo melihat Chelsea yang hanya menggunakan bra dan celana super pendek.


"Chelsea" panggilnya


"Iya pak" sahut Chelsea


Dia menyuruh Daniel masuk dan dia pun kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri. Setelahnya dia memakai pakaian yang pantas lalu keluar.


"Anda pagi sekali pak?" tanya Chelsea dengan berjalan mendekati Daniel


"Iya, saya takut terlambat" jawab Daniel


Chelsea pun tertawa, "bahkan anda datang dua jam lebih awal pak" timpal Chelsea.


"Iya Chelsea" ucapnya dengan terkekeh.


Chelsea pun membuat sarapan untuk mereka berdua, sebuah roti panggang dengan telur setengah matang tak lupa daun lettuce serta lada bubuk tak ketinggalan susunya.


Mereka berdua nampak menikmati sarapan mereka apalagi di selingi obrolan diantara mereka.


"Chelsea setelah dari gereja kamu mau kemana?" tanya Daniel


"Mungkin ke perpustakaan untuk membaca buku pak" jawab Chelsea


"Boleh saya ikut?" tanyanya lagi

__ADS_1


"Boleh, apa bapak hobi membaca juga?" tanya Chelsea balik


" Suka apalagi buku tentang bisnis" jawabnya.


"Kita sama pak" sahut Chelsea


Selesai sarapan Chelsea pun membersihkan piring kotor namun tiba-tiba Daniel memeluknya dari belakang.


"I love you Chelsea" bisik Daniel dengan meletakkan kepalanya di pundak Chelsea


Chelsea yang merasa kegelian pun menyudahi aktivitasnya lalu membalikan badannya.


"Really" goda Chelsea dengan mengalungkan tangannya di leher Daniel


Daniel pun mengangkat tubuh Chelsea, mendudukkan nya di samping tempat cucian piring.


"Kamu tak percaya Chelsea" tanyanya menekankan


"Come on Chelsea just say i love you too, i think is really easy" sahut Daniel


Chelsea pun tertawa, tanpa aba-aba Daniel mencium Chelsea. Menikmati bibir manisnya dan mengeksplor isinya bahkan kini jatuh di leher Chelsea sedangkan tangannya meremas pantat Chelsea.


"Do you want more Chelsea?" bisik Daniel sesaat setelah pautannya berakhir


(apa kamu menginginkan yang lebih Chelsea?)


"Belum saatnya pak" sahut Chelsea


Daniel yang gemas pun mencubit hidung Chelsea yang mancung. Setelah sarapan dan lain-lain kini saatnya Chelsea berangkat ke gereja.

__ADS_1


Daniel dengan sabar menunggu Chelsea yang beribadah di dalam.


*******


Di California, pagi ini aku mengajak Chris belanja. Sekali-kali aku ingin berbelanja dengan Chris dan juga Freya tanpa baby sitter dan art atau bodyguard yang mengikuti kami.


"Kenapa tidak menyuruh art saja sih sayang" tanya Chris


"Aku ingin denganmu hubby, lagipula kita tidak pernah belanja bersama" jawabku


Aku pun menyuruh Chris untuk mendorong troli sedangkan aku dan Freya berjalan di depannya.


"Apa-apaan ini, lebih baik kita ke kasir dan memintanya membungkus semua barang yang ada di supermarket ini." gerutunya


"Shut up Daddy" ucap Freya dengan tatapan tajamnya.


Aku pun tertawa melihat ekspresi Chris saat anak satu setengah tahun menyuruhnya untuk tidak menggerutu.


"Sayang belilah vitamin dan penambah stamina yang banyak, supaya kamu tidak loyo saat menerima eksekusi dariku" suruh nya


Dia pun berjalan mendahului kami, dia mengambil banyak vitamin dan penambah stamina yang banyak.


Aku hanya geleng-geleng kepala melihatnya, setelah puas belanja kamu mencari tempat istirahat sekitar supermarket.


"Bagaimana kalau kita piknik di dekat danau hubby?" tanyaku


"Boleh sayang, namun jangan mengajak Freya karena bahaya jika dia bermain di danau" jawab Chris


Kata-kata Chris memang benar, apalagi Freya sangat aktif.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo kita pulang, setelah itu kita pergi kencan berdua di tepi danau" kataku lalu beranjak dari tempat dudukku begitu pula dengan Chris dan Freya.


__ADS_2