
Keadaan ini berlangsung hingga beberapa hari, Chris terus pulang larut dan selalu ada alasan untuk menutupi kesalahannya.
"Hubby kamu selalu pulang larut sekarang." Aku pun protes pada Chris
"Iya sayang, ada pekerjaan tambahan dari David Bryan bahkan David Bryan juga pulang larut kalau kamu tidak percaya bisa bertanya pada Puput," sahut Chris
Aku pun percaya pada kata-kata Chris walaupun jauh dalam lubuk hatiku ada keraguan.
Keesokannya seperti biasa aku mengantarnya keluar, ritual kecup mengecup tetap berlaku walaupun semenjak Chris pulang larut dia jarang meminta jatahnya padaku.
Aku yang curiga pun pergi ke rumah Puput untuk mempertanyakan kebenaran cerita Chris.
Saat di rumah Puput aku melihatnya sedang bermain bersama Daffa, aku pun menghampiri keduanya
"Pagi nyonya David," sapa ku
"Pagi Zahra," sapa Puput balik
"Eh tumben pagi-pagi kesini?" tanya Puput lalu mengajakku duduk
"Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan," jawabku dengan menatap wajah Puput
Puput pun menyerahkan Daffa pada Baby sitter nya, dia pun mengajakku untuk duduk di bangku taman.
"Ada apa Zahra," tanya Puput
__ADS_1
"Beberapa hari ini Chris pulang larut, aku bertanya alasannya kenapa dia menjawab kalau ada kerja tambahan dari David Bryan, apakah David Bryan pun sama?" jawab dan tanyaku pada Puput
Puput pun terdiam, dia menghela nafas lalu menatapku
"David bilang begitu juga padaku, dia bilang kalau ada pekerjaan tambahan dengan Chris, apa menurutmu mereka berbohong Zahra?" tanya Puput
Aku pun mengangkat bahuku karena memang aku sendiri tidak tau kenyataannya seperti apa.
Akhirnya kami pun menyimpulkan kalau ada yang tidak beres dengan para suami kami, aku dan Puput pun punya ide untuk membuntuti para suami.
*******
Hari pertama, Puput menjemput ku. Kami melakukan misi kami tanpa supir karena takut kalau mereka berbicara pada tuan mereka.
Kami pun semakin curiga, lalu kami pelan-pelan membuntuti mereka.
"Kita jangan sampai kehilangan jejak mereka Zahra, lagipula aku juga tidak begitu paham area ini," kata Puput lalu memfokuskan pandangan pada mobil di depannya.
Lama membuntuti mobil para suami mereka berbelok ke salah satu bar terbesar di California.
"Terjawab sudah Put, kenapa mereka pulang larut." Aku pun berbicara dengan mata yang menatap Chris dan David Bryan masuk dalam bar tersebut
"Apa kita ikut masuk?" tanya Puput
"Lebih baik kita pulang Put, besok saja kita lihat apa yang mereka lakukan di dalam
__ADS_1
Kami para istri yang merasa dibohongi pun sangat kesal bahkan malam ini berencana tidur di kamar anak kami masing-masing daripada tidur di kamar bersama para suami
Benar saja, waktu menunjukan pukul sembilan malam namun Chris belum pulang.
Aku yang malas mikir lebih memilih memejamkan mataku terlebih dahulu daripada menunggu Chris .
******
Keesokan harinya aku sudah menyiapkan sarapan Chris di meja, aku juga masuk ke kamar untuk melihat keadaannya. Betapa kagetnya aku saat masuk kamar ku lihat Chris masih tidur dengan posisi badan separo di sofa dan separo di lantai.
"Hubby, bangun." aku pun menggoyang tubuh Chris
Saat aku hendak melepas pakaiannya kulihat lipstik wanita menempel di kemejanya, karena warnanya putih sehingga nampak jelas.
Air mataku pun lolos begitu saja, otakku berkelana kesana kemari.
"Apa yang kamu lakukan di sana hubby?" kataku lirih
Karena tidak ingin larut dalam pikiranku, aku pun mengusap wajah Chris dengan wash lap yang sudah ku basahi dengan air sehingga Chris pun berteriak marah
"Kamu apa-apaan sih sayang!"
"Lihatlah ini jam berapa, apa kamu tidak ke kantor?" tanyaku kesal tanpa menatapnya
"Iya-iya ini mau ke kantor," sahut Chris lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
__ADS_1