
Seketika wajah Daniel memucat bahkan keringat dingin sudah mulai membasahi keningnya. Chelsea yang melihat Daniel pun mengerutkan alisnya.
"Anda kenapa pak?" tanya Chelsea cemas karena Daniel terlihat gugup
"Tidak apa-apa Chelsea, sedikit tegang saja karena lama tidak naik roller coaster" jawab Daniel dengan berbohong.
"Anda yakin pak, kalau anda tidak berani naik Roller coaster kita batalkan saja daripada pak Daniel kenapa pucat gini" oceh Chelsea
"Jangan menghina kamu Chelsea, tentu aku berani dulu aku sering naik roller coaster" sahut Daniel
Lalu mereka pun naik roller coaster, saat duduk di bangku wajah Daniel sudah sangat pucat berbeda dengan Chelsea yang nampak senang sekali bahkan dia tak sabar menunggu Roller coaster berjalan.
Saat roller coaster berjalan Chelsea berteriak sedangkan Daniel diam seperti batu, tangannya berpegangan dengan erat. Beberapa menit kemudian roller coaster sudah berhenti, saat bangun dari tempat duduknya kaki Daniel bergetar hingga mereka turun pun kaki Daniel masih bergetar.
"Are u okay pak?" tanya Daniel dengan wajah cemas
"Iya" jawabnya
Buggghhhh
Daniel tak sadarkan diri, Chelsea pun berteriak sehingga banyak orang yang mengerumuninya. Beberapa orang pun membawa Daniel ke ruangan
"Pak kamu kenapa pak?" tanya Chelsea dengan panik
Lalu Chelsea pun menelpon Jeff supaya menyusul mereka di wahana permainan xxx.
Tak selang lama Jeff datang, melihat Daniel berbaring tak berdaya membuat Jeff cemas dan panik
"Dia kenapa Chelsea?" tanya Jeff
"Sehabis naik roller coaster pak Daniel pingsan pak "jawab Chelsea dengan takut
__ADS_1
"OMG Chelsea, dia fobia Roller coaster" sahut Jeff
Chelsea pun terkejut, dia sungguh tak tahu kalau Daniel fobia Roller coaster pasalnya Daniel tidak bilang sebelumnya.
"Kenapa kamu nggak berterus terang sih pak kalau fobia Roller coaster, kalau aku tau tentu aku tidak akan mengajakmu naik roller coaster" kata Chelsea dengan menyesal
"Mungkin pak Daniel malu Chelsea" sahut Jeff
Chelsea geleng-geleng kepala hanya karena malu dia membahayakan dirinya.
"Crazy man mungkin pantas untuk dia, dah tau takut roller coaster sok-sok an berani kalau sudah gini kan kita juga yang susah." rasa kesal Chelsea pun keluar.
"Sabar Chelsea" kata Jeff singkat
Mereka pun membawa Jeff ke rumah sakit namun saat baru hendak dipindahkan Daniel membuka matanya.
"Aku dimana?" tanyanya
"Nggak usah kita pulang saja" kata Daniel lalu kembali masuk ke dalam mobil
Chelsea dan Jeff dibuat kesal oleh Daniel, " boz mu ternyata keras kepala juga" kata Chelsea
"Dia juga boz mu" timpal Jeff
******.
Di sisi lain aku yang mendapat kabar dari Chelsea pun ikut cemas pasalnya memang dari dulu kak Yazid fobia dengan ketinggian bahkan pernah dia sampai harus dirawat di rumah sakit.
"Hubby, kak Yazid tadi pingsan di wahana bermain sama Chelsea" kataku bercerita pada Chris
"Kok bisa?" tanya Chris dengan ekspresi yang biasa bahkan dia masih saja sibuk dengan bukunya tanpa menatapku
__ADS_1
"Kak Yazid fobia Roller coaster hubby" jawabku
"What" kata Chris kaget
"Fobia Roller coaster hubby" aku pun mengulangi kata-kataku lagi
Chris pun tertawa,
"Daniel Daniel" ucapnya
Melihatnya tertawa tentu memancing emosiku, lalu aku pun mengambil bukunya lalu memarahinya
"Kamu tu hubby, kenapa malah tertawa? memangnya lucu!" seruku
"Maaf sayang, lucu saja seorang Daniel yang seorang mafia besar fobia dengan roller coaster" katanya dengan tertawa.
Aku yang kesal pun membuang muka lalu Chris pun memelukku seraya berkata
"Maaf sayang, please jangan marah Ok, atau aku akan menghukum mu saat ini juga" bisik nya
Aku pun berteriak
"Hubbyyyyyy"
"Iya-iya sayang" ucapnya sambil menutup telinganya.
Aku yang kesal pun pergi sambil menghentakkan kakiku ke lantai yang menandakan kalau aku kesal pada Chris.
Chris yang melihatku bersikap demikian pun tertawa.
"Sayang, sayang senang sekali menggoda mu" gumamnya lalu kembali duduk dan mengambil buku yang tadi aku ambil.
__ADS_1