
Tak terasa sudah hampir dua Minggu Chelsea bekerja di kantor Daniek. Karena Jeff harus kembali ke California jadi hari ini Daniel dan Chelsea pergi menemui klient berdua.
Lama menunggu namun klient mereka tak kunjung datang.
"Brengsek kelihatannya mereka membodohi kita, sudah hampir dua jam kita menunggu mereka" umpat Daniel
"Sabar pak, coba saya hubungi mereka kembali" kata Chelsea lalu mengambil ponselnya.
Berkali-kali Chelsea menghubungi mereka namun tidak diangkat.
Daniel yang kesal pun menggebrak meja sehingga minuman tumpah dan mengenai Chelsea.
"Maaf Chelsea aku nggak bermaksud mengotori bajumu" kata Daniel lalu membantu Chelsea untuk membersihkan bajunya.
Chelsea pun kikuk,
"Nggak usah pak, biar saya bersihkan sendiri saja" pinta Chelsea lalu berusaha membersihkan sendiri bajunya.
Namun tak sengaja tangan mereka malah bertemu, sehingga mereka pun saling pandang.
Mereka berdua sama-sama gugup,
"Maaf Chelsea" kata Daniel
"Iya pak" sahut Chelsea
Karena yang ditunggu tak kunjung datang akhirnya mereka memutuskan untuk kembali lagi ke kantor.
Sejak berpegangan tangan tadi Chelsea hanya diam di mobil, dia menjadi kikuk dengan Daniel.
Keesokan harinya Chelsea begitu semangat pergi ke kantor, dia ingin segera bekerja.
__ADS_1
Saat tiba di ruangannya dia pun mulai berberes tiba-tiba ada panggilan dari Jeff yang mengatakan kalau Daniel sedang sakit.
Jeff juga meminta tolong pada Chelsea untuk melihat kondisi Daniel.
"Aku kok gugup gini ya" gumam Chelsea sesaat dia sudah berada di depan rumah Daniel tentu tadi diberitahu oleh Jeff alamat Daniel.
Chelsea pun masuk ke dalam rumah, dan menunggu di ruang tamu, art menyuruh Chelsea langsung masuk saja karena Daniel tidak kuat berdiri.
Dengan gugup Chelsea menaiki tangga menuju kamar Daniel.
Saat membuka pintu begitu kagetnya dia karena Daniel bertelanjang dada.
"Maaf Chelsea aku nyaman dengan kondisi seperti ini" katanya
"Kalau kamu mau minum ambil sendiri di kulkas" imbuh Daniel
Chelsea hanya mengangguk, dia pun duduk di tepi ranjang Daniel.
"Sakit perut Chelsea, jangan khawatir" Jawa Daniel
Tak berselang lama art datang dengan membawa makanan untuk Daniel, Karena Daniel masih lemah Chelsea pun menyuapi Daniel dan membantu Daniel untuk minum obat.
Meraka pun mengobrol kesana kemari dengan diiringi candaan.
Karena lama di rumah Daniel Chelsea harus kembali ke kantor.
"Saya harus kembali ke kantor dulu pak, nanti sepulang dari kantor saya kesini lagi" kata Chelsea lalu beranjak namun secepat kilat Daniel memegang tangannya.
"Terima kasih Chelsea" ucap Daniel dengan tersenyum.
Chelsea pun bengong menatap Daniel
__ADS_1
"Jangan tawan aku dengan senyummu pak" batin Chelsea
Daniel pun memanggil-manggil nama Chelsea sehingga membuyarkan lamunan Chelsea.
"Apa yang membuatmu melamun?" tanya Daniel
Chelsea yang sudah keluar dari lamunannya pun gelagapan.
"Maaf pak, permisi" katanya lalu buru-buru keluar dari kamar Daniel.
Chelsea pun mengirim pesan pada Jeff kalau Daniel baik-baik saja.
*********
Sore pun datang dengan cepat, sebelum ke rumah Daniel dia belanja buah-buahan terlebih dahulu.
Selain buah dia juga membeli roti untuk Daniel.
Setelah di rumah Daniel Chelsea langsung saja menuju kamar Daniel tentu sudah ini dari Daniel sebelumnya.
"Sore pak" sapa Chelsea sesaat dia membuka pintu.
"Sore Chelsea" balas Daniel
Chelsea pun menghampiri Daniel yang masih setia dengan tempat tidurnya.
"Bagaimana keadaanya saat ini pak?" tanya Chelsea basa-basi
"Sudah enakan mungkin karena tadi kamu yang merawat aku" gombal Daniel
Chelsea menunduk malu sedangkan Daniel tersenyum melihat Chelsea malu.
__ADS_1