
Memang dasar Chris, karena kabur tadi sore malam ini aku lagi-lagi harus menjalani eksekusi ku.
Aku yang sudah lemas masih saja digenjotnya tanpa ampun.
"Hubby, aku lelah. Sudah ya" bujuk ku dengan wajah yang kelelahan
"Oh no, not yet honey" katanya
"Oh my God hubby, sampai kapan ritual bercintanya! selesai? aku sudah lelah sekali hubby, badanku remuk semua" kataku lirih diiringi mendesah
Walaupun lelah aku masih bisa mendesah saat senjata Chris up and down di pangkal pahaku.
"Nikmati saja sayang, setelah mendapatkan pelepasan, kita sudahi proses eksekusinya." katanya dengan tersenyum
Lima belas kemudian sampai juga, cairan hangat berwarna putih telah keluar dan Chris pun menyudahi permainannya.
"Sekarang mari kita tidur sayang, sungguh lelah sekali" ucapnya dengan nafas tersengal.
Aku tak menggubris kata-katanya. Sesaat setelah memejamkan mata, aku sudah terbang ke alam lain.
*******
Di Washington
Chelsea segera bergegas menuju kantor, dia sangat bersemangat menuju kantor.
__ADS_1
Chelsea juga membawa bekal makan siang untuknya dan juga Daniel.
"Semoga si boz suka" gumamnya lalu masuk ke kantor.
Chelsea menuju ruangannya, dia mengecek ruangan Daniel. Dan ternyata Daniel sudah ada di dalam.
"Pagi pak" sapa nya
"Pagi" balas Daniel tanpa menjawab Chelsea.
Chelsea pun keluar ruangan Daniel lalu mengambil berkas-berkas yang harus ditanda tangani Daniel dan masuk kembali.
"ini berkas yang harus di tanda tangani pak" kata Chelsea lalu menyodorkan berkasnya.
"Makasih Chelsea" jawabnya singkat.
"Kamu bisa kembali ke ruangan mu Chelsea"
"Baik pak" sahut Chelsea lalu keluar ruangan.
Daniel maupun Chelsea sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Saat menjelang makan siang Jeff datang dari California. Dia pun langsung datang ke kantor.
Daniel dan Jeff pun mengobrol tentang perkembangan bisnis mereka dengan David Bryan.
__ADS_1
Asik mengobrol hingga lupa jam makan siang hampir habis.
Chelsea pun masuk ke dalam ruangan Daniel dengan membawa bekal makan siang
"Pak, ini saya bawakan bekal makan siang untuk pak Daniel" kata Chelsea menyodorkan makan siangnya.
"Aku sudah kenyang, Jeff buat kamu saja kalau tidak suka kembalikan pada Chelsea" katanya tanpa menatapku.
Mendengar kata-kata Daniel membuat Chelsea sakit hati, dia menyesal telah membawakan bekal makan siang untuk Daniel.
"Dibuang saja pak, saya sudah membawa bekal makan siang" kata Chelsea lalu keluar ruangan.
sebelum keluar Chelsea pun berucap
"Kemarin saya lihat bapak suka dengan makanan yang saya bawa jadi hari ini saya membawakan untuk bapak, sekali lagi maaf karena lancang membawakan bekal untuk bapak" Chelsea pun keluar.
Di ruangannya Chelsea mengeluarkan air mata, segera dia menghapusnya lalu kembali ke pekerjaannya.
"Ternyata aku salah mengartikan sikapmu pak, namun aku masih bersyukur setidaknya tau kalau kamu tak memiliki rasa padaku" gumam Chelsea
Dia pun berniat untuk menghapus rasanya, Chelsea memang bukan tipe wanita melow. Chelsea cukup profesional walaupun tadi sempat dibuat Daniel sakit hati namun saat ini dia bersikap seolah tidak ada apa-apa.
"Maaf pak nanti ada janji dengan klien jam tiga di restoran X, ini berkas-berkasnya.
Oh ya pak Jeff, karena tugas saya masih banyak tolong bapak yang presentasi dengan klien menggantikan saya, permisi" kata Chelsea lalu keluar ruangan.
__ADS_1
Belum sempat Jeff menjawab, Chelsea sudah keluar.