Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Semoga mereka merestui


__ADS_3

Seperti biasa aku dan Freya menunggu Chris pulang dari kantor, baru saja membawa Freya keluar dari rumah Chris sudah datang.


"Daddy, Daddy" teriak Freya sambil berlari menghampiri Chris


Chris yang melihat Freya menghampirinya pun langsung menggendong buah hatinya tersebut.


"Miss you" kata Chris sambil menciumi Freya


"Tapi aku tidak merindukanmu Dad" sahut Freya


Aku yang mendengarnya pun tertawa cekikikan, "Rasain" batinku


Chris pun melihatku yang sedang menertawakannya, " tertawa lah sepuas mu sayang nanti rasakan hukuman mu yang double" batin Chris


Melihat tatapannya membuatku sedikit takut, "Pasti dia akan menghajar ku habis-habisan di ranjang" batinku


******


"Sayang, ada banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan. Aku tinggal di ruang kerjaku ya" pamitnya


"Iya hubby" jawabku dengan tersenyum


"Horeeee" batinku bergembira setidaknya dia akan lupa dengan hukumannya


"Eits jangan senang dulu, hukuman mu tetap berlanjut sekalipun kamu tidur eksekusi tetap dijalankan." katanya seolah tau apa yang aku pikirkan.


Aku pun melemas mendengat kata-katanya. Kelihatannya dia benar-benar ingin sekali menghukum ku.


Karena Chris sibuk dengan pekerjaannya, aku pun memainkan ponselku dan tepat saat aku membukanya ada pesan dari kak Yazid

__ADS_1


~Minggu depan Kakak akan ke New York~ Daniel


~ada urusan apa kak?~ aku


~Bicara dengan orang tua Chelsea~ Daniel


~Tentang hubungan kalian?~ aku


~Iya Zahra, kakak ingin menjalin hubungan yang serius, kendalanya kali ini ada pada keyakinan kami~ Daniel


~Positif thinking pada Tuhan kak, kalau bisa Chelsea yang kakak tarik dalam keyakinan kita~ aku


Akhirnya kami berdua saling balas membalas chat hingga tak sadar Chris sudah menyelesaikan tugasnya


Chris yang dari tadi memperhatikan aku pun curiga, dia mendekat ke arahku lalu bertanya dengan ketus


"Eh hubby, ini kak Yazid meminta solusi. Seminggu lagi dia akan ke New York untuk bicara dengan mom and Daddy." jawabku lalu meletakkan ponselku


"Pasti berat membujuk Daddy, karena beliau adalah orang yang taat pada keyakinannya."Kata Chris lalu mengganti bajunya.


"Kak Yazid paham itu Hubby" sahutku


*****


"Jeff kamu atur jadwalku karena Minggu depan aku akan ke New York" titah Daniel


Jeff pun bingung kenapa tiba-tiba ke New York,


"Ada urusan apa boz? karena kita tidak punya jadwal ke New York" tanya Jeff bingung.

__ADS_1


"Mengejar cinta Jeff, doakan aku supaya orang tua Chelsea merestui hubungan kami" jawab Daniel


"Always bos, doaku menyertaimu" timpal Daniel


Malam ini Daniel pergi ke apartemen Chelsea, dia memencet bel namun tidak ada yang membukakan pintu.


Daniel juga menghubungi Chelsea, namun tidak diangkat. Daniel pun khawatir pada Chelsea sehingga dia menunggu Chelsea di depan pintu apartemennya.


Chelsea yang baru pulang dari membeli makanan pun kaget melihat Daniel duduk didepan pintu unit apartemennya.


"Pak Daniel" teriakku


Daniel yang tau aku baik-baik saja pun memelukku dengan Erat. "Kamu darimana Chelsea?" tanya Daniel


"Aku dari membeli makanan" jawab Chelsea


"Aku sangat mencemaskan mu, lain kali jangan melakukannya lagi" pinta Daniel


"Siap bos" sahut Chelsea


Chelsea pun menyuruh Daniel untuk masuk.


"Silahkan duduk pak," Chelsea mempersilahkan Daniel masuk


Daniel pun duduk di sofa sedangkan Chelsea membuat makanan untuk mereka berdua. Daniel yang bosan pun menyusul Chelsea di dapur


Tanpa aba-aba Daniel memeluk Chelsea dan menggosok-gosokan jambang nya pada leher Chelsea.


"Pak geli" katanya dengan menggeliat

__ADS_1


__ADS_2