
"Istri David Bryan sungguh cantik sekali, Asia women is wonderful," kata Jeff
"Jangan bilang kamu menyukainya Jeff," sahut Daniel
"Kalaupun suka mana mungkin aku berani menyukainya boz, aku nggak mau cari gara-gara dengan David Bryan," timpal Jeff
"Baguslah kalau kamu sadar diri sejak dini Jeff," ejek Daniel yang membuat Jeff kesal.
"Brengsek, dasar boz laknat," batin Jeff
Kami pun berbincang-bincang, Daniel memintaku untuk menjadi saksi atas mualaf nya Chelsea.
"Baiklah kak, memangnya kapan kak Chelsea mualaf?" tanyaku
"Secepatnya Zahra," jawab Daniel
Aku pun sangat bahagia karena bertambah lagi saudara muslim ku selain itu aku juga bahagia atas Kak Yazid karena sebentar lagi dia akan melepas masa lajangnya.
********
Sore hari pun tiba, aku yang bermain dengan Freya pun mendengar suara mobil berhenti namun suaranya berbeda dengan suara mobil Chris.
Freya yang mengira itu Daddy nya pun keluar namun ternyata yang datang adalah David Bryan.
Aku pun kaget kenapa tiba-tiba David Bryan yang datang bukannya Chris.
"Sore Zahra," sapa nya
"Sore tuan David," balasku
"Chris belum pulang tuan," imbuhku
"Aku tidak mencari Chris, oh ya kamu pasti bertanya-tanya kan kenapa aku yang datang kemari?" kata David yang mewakili pertanyaan ku
Aku hanya mengangguk, lalu aku pun menyuruh David Bryan untuk duduk.
"Aku kesini ingin meminta maaf padamu Zahra, karena kejadian kemarin di bar. Kami berdua sungguh tidak pernah menyentuh wanita, kemarin terjadi kesalahpahaman saja." jelas David
"Maaf tuan Daniel, namun aku sudah tidak percaya lagi dengan Chris, karena dia selalu berbuat salah dan selalu mengulangi kesalahannya, sehingga aku lelah memaafkannya." kataku dengan tersenyum
__ADS_1
"Jangan seperti itu Zahra, kami para suami pun bekerja keras untuk istri di rumah, jangan gara-gara kesalahan kecil kamu tidak mempercayai Chris lagi, dia sungguh mencintaimu begitu pula denganku yang mencintai Puput." imbuh David
Aku pun terdiam menatap David Bryan, kalaupun aku memaafkannya untuk aku harus memberi pelajaran pada Chris terlebih dahulu supaya dia benar-benar jera.
David Bryan pun merayuku panjang kali lebar supaya aku memaafkan Chris, dia juga bilang kalau Chris nggak makan seharian ini gara-gara memikirkan mu.
"Yakin dia tidak makan?" tanyaku tidak percaya
David pun kelihatan bingung pasalnya memang tadi Chris makan siang dengannya bahkan Chris makan banyak sekali.
"Iya Zahra," jawab David
"Baiklah tuan David, akan aku pertimbangkan untuk memaafkan Chris," kataku yang membuat David Bryan tersenyum
"Terima kasih Zahra," sahut David Bryan lalu memelukku.
Mendapat pelukan dari David Bryan membuatku mematung,
"Maafkan aku Zahra karena terlalu senang aku pun memelukmu," ucap David Bryan
"Tidak apa-apa tuan David, saya hanya tidak terbiasa saja dipeluk yang bukan mukhrim saya," kata ku
Kami pun mengobrol kesana kemari, aku pun tertawa mendengar lelucon-lelucon yang David Bryan ceritakan.
Di sisi lain Chris pun datang ke rumah David Bryan, dia menemui Puput.
"Halo Put," sapa Chris
"Halo Chris," sapa Puput balik
"Jika kamu mencari David Bryan, dia belum pulang bukankah seharusnya kalian pulang bersama?" tanya Puput heran.
"Aku kesini bukan untuk mencari Bryan, namun mencari mu karena aku sangat merindukanmu," jawab Chris yang membuat Puput kesal.
"Sudahlah, apa tujuanmu kesini kalau tidak mencari David," tanya Puput kesal
"Tenang sayang, bagaimana kalau kita berbincang-bincang dengan nyaman, really miss you so much," jawab kesal Chris
Puput yang kesal pun melirik Chris dengan lirikan mautnya.
__ADS_1
"Cepat katakan atau aku akan masuk kedalam," ancam Puput
"Iya-iya Put, pemarah sekali dirimu," kata Chris dengan terkekeh
"Sebenarnya aku kesini mau minta maaf padamu, aku dan David memang salah namun David tidak pernah mengkhianatimu Put, kejadian di bar kemarin hanya salah paham saja." Chris pun mencoba menjelaskan semua
"Lalu?" tanya Puput
"Aku mohon maafkan David Bryan, dia sungguh frustasi sehingga aku tidak tega bahkan dia tadi tidak makan Put." jawab Chris dengan ekspresi mengiba
Puput pun tersenyum,
"Bela terus boz mu," batin Puput.
"Apa senyummu menandakan kalo kamu memaafkannya Put?" tanya Chris
"Baiklah Chris aku akan memikirkannya" jawab Puput yang membuat Chris memeluknya.
Aaauuuuwwww
Pekik Chris kesakitan.
"Kau ini senang sekali mencubitku," omel Chris sambil memegangi Perutnya yang Puput cubit
"Salah sendiri main peluk," sahut Puput
"Biasanya kamu juga suka aku peluk," timpal Chris
"Ngarep!" seru Puput
"Jangan munafik dulu kau pun suka padaku," goda Chris yang membuat Puput semakin kesal
Chriiiiissssssss
Teriak Puput yang membuat Chris menutup telinganya.
"Iya-iya Put, itu speaker apa mulut sih, menggelegar sekali suaranya," gerutu Chris.
Chris dan Puput pun saling debat sedangkan Aku dan David saling mengobrol.
__ADS_1