
David dan Chris menyusul para istri dengan perasaan kesal dan juga senang.
Dalam jet pribadinya David hanya terdiam begitu pula Chris. Hampir tiga jam dalam perjalanan tidak satu kata pun yang keluar dari mulut mereka.
Hingga Chris mengeluarkan suaranya
"Apakah menurutmu mereka balas dendam pada kita hingga mereka bersama Lorenzo maupun asistennya?" tanya Chris membuyarkan lamunan David Bryan
"Ntah lah Chris aku tidak bisa berfikir jernih saat ini, yang ada di pikiranku hanya bertemu dengan Puput dan bertanya kenyataannya karena aku tidak mau menuduhnya tanpa bukti yang jelas yang nantinya akan mengakibatkan dia semakin marah denganku," jawab David
Chris yang mendengar kata-kata David pun mengangguk lalu terdiam hingga jet mereka mendarat sempurna di bandara kota Honolulu.
David dan Chris segera menuju hotel dimana para istri menginap.
Setelah sampai di sana David dan Chris pun menuju kamar para istri namun nihil karena kami sedang makan di restoran.
David dan Chris pun segera menyusul, yang benar saja mereka melihat para istrinya duduk bersama anak-anak mereka.
Mata David dan Chris pun berkaca, selama dua Minggu lebih sehari mereka menahan rindu.
Mereka duduk di belakang aku dan Puput, sehingga kami tidak mengetahui keberadaan mereka berdua.
Daffa dan Freya yang duduk berseberangan di depan kami pun tau kalau Daddy mereka di belakang kami.
"Daddy," panggil Daffa
__ADS_1
David pun menyilangkan tangan di bibirnya mengkode Daffa untuk diam.
Puput yang mendengar Daffa memanggil Daddy nya pun nampak sedih.
"Kelihatannya kita harus pulang Zahra, Daffa sangat merindukan Daddy nya. Aku juga sangat merindukan David," kata Puput
"Iya Put, aku juga sangat merindukan Chris walaupun Chris selalu menyakiti aku. Apa menurutmu para suami kita tidak mencintai kita lagi?" sahut ku sambil meminta pertimbangan Puput
"Ntah lah Zahra, kalau memang benar para suami kita tidak mencintai kita lagi, aku akan pulang saja." ucap Puput sambil mengaduk aduk minumannya
"Daddy," ucap Freya
Aku pun menghela nafas, "kalau kita kelamaan di sini kasian anak-anak kita,"
Aku dan Puput pun sama-sama diam, kami kalut dalam pikiran masing-masing.
"Apa menurutmu kami tidak merindukan kalian?" ucap David Bryan
Aku dan Puput saling pandang, bahkan sekarang aku sudah gila Zahra. Aku mendengar suara David tadi" kata Puput yang belum sadar kalau suaminya berada di meja belakang
"Iya Put tapi tunggu kenapa aku juga mendengarnya?" protes ku
Aku dan Puput menoleh ke belakang. Kami pun saling pandang, dan berkata
"Bahkan kini aku melihat Chris dan David di sini Zahra, kita benar-benar sudah gila sekarang" kata Puput dengan mata yang terus menatap Chris dan juga David Bryan.
__ADS_1
"Iya Put bayangan mereka kenapa tidak hilang-hilang ya?" sahutku
Chris dan Bryan pun mendekat dan langsung memukul dahi kami.
Plak
Kami pun memekik kesakitan
"Itu hukuman buat para istri yang pergi meninggalkan suaminya" omel David
"Lain kali pergilah yang jauh, biar kami berdua gila mencari kalian" Chris pun ikut mengomel
Aku dan Puput pun saling pandang, bingung bagaimana bisa Chris dan David menemukan kami berdua.
Daffa dan Freya yang rindu Daddy mereka pun berlari dan langsung meminta gendong
"Miss you so much Daddy," kata Daffa lalu menciumi David Bryan
"Miss you too Daffa," sahut David
"Miss you Daddy," ucap Freya
"Miss you too my angel," sahut Chris
Mereka berempat pun saling melepas rindu sedangkan Kami berdua bingung harus bagaimana.
__ADS_1