
Chelsea, kak Yazid dan Jeff sudah kembali ke Washington. Seperti biasa saat sore hari mengajak Freya bermain di halaman untuk menunggu Chris pulang.
Tin Tin
Suara klakson mobil, itu menandakan kalau Chris sudah pulang. Freya pun memposisikan dirinya untuk menyambut kepulangan Daddy nya.
Chris yang tau kalau Freya menantinya segera turun dari mobil dan langsung berlari kecil menghampiri Freya.
Chris menggendong Putri kecilnya lalu mendaratkan beberapa kecupan padanya.
"Geli Daddy" katanya dengan kegelian.
"Siapa peduli, Daddy akan terus menciumi mu" sahut Chris.
Setelah puas dengan Freya, Chris memberikan padaku. Lalu aku memberikannya pada baby sitter nya.
"Mommy harus menyiapkan keperluan mandi Daddy, Freya ke kamar dulu ya" kataku lalu mengecup bidadari kecilku.
Setelah di kamar, Chris memelukku dari belakang lalu memberiku cek. Aku heran karena tiba-tiba Chris memberiku cek yang nilainya lumayan fantastis.
"Kenapa kamu memberiku cek hubby" tanyaku
"Maafkan aku sayang, karena waktu itu aku marah padamu terkait berkas yang dibuat mainan Freya." jawabnya
"Wajar hubby kalau kamu marah, seharusnya aku yang meminta maaf" kataku
__ADS_1
"Kamu tau, karena kerja sama yang batal kamu menyelamatkan perusahaan sayang, seandainya waktu itu aku kembali dengan berkasnya tentu saat ini pasti perusahaan rugi milyaran dolar." kata Chris yang membuatku sempat terkejut
Aku pun membalikan badanku, lalu menatap Chris
"Benarkah" sahutku
"Really baby, dan untuk itu David memberiku cek ini padaku sayang" timpalnya
"Dan ini untukmu" imbuh Chris lalu menyodorkan lagi cek nya yang tadi belum sempat aku terima.
"Ternyata begitu cara Tuhan melindungi perusahaan sayang" kataku lalu menerima cek yang disodorkan oleh Chris.
"Terima kasih" imbuh ku lalu mencium pipi Chris.
"Jadi hanya ciuman pipi untuk rasa terima kasih atas cek yang aku berikan?" bisik nya.
Dia pun menggendongku ke tempat tidur. Tentu aku mendapatkan serangan senjaku dari Chris.
Bahkan hingga langit berubah menjadi gelap pergulatan panas kami belum juga selesai.
"Hubby, aku lelah" lirihku memohon pada Chris supaya mengasihani aku yang telah kelelahan.
"Baiklah-baiklah kita akhiri dengan segera ronde ini" sahutnya.
Akhirnya selesai sudah, setelah itu aku langsung ke kamar mandi takut kalau Chris berubah pikiran.
__ADS_1
**********
Di sisi lain, Daniel dan Chelsea baru saja pulang dari menemui klien. Daniel sangat berterima kasih karena berkat kemahiran Chelsea dalam presentasi akhirnya Daniel memenangkan tender yang nilai sangat fantastis.
"Besok kan hari libur bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan Chelsea?" tanya Daniel
Chelsea yang dari tadi menatap luar jendela pun kaget akan pertanyaan Daniel.
"Apa pak?" tanyanya karena tidak fokus dengan pertanyaan Daniel
"Bagaimana kalau besok kita pergi jalan-jalan" jawab Daniel mengulangi pertanyaannya.
"Besok saya harus ke gereja pak" jawab Chelsea.
"Jam berapa?" tanya Daniel
"Jam delapan pak" jawab Chelsea.
"Biar aku yang antar" kata Daniel yang membuat Chelsea kaget
"Tapi kan anda muslim pak, kenapa mau mengantar saya yang hendak ke gereja?" tanya Chelsea.
"Memangnya kenapa Chelsea, hanya mengantar saja, tidak ada larangan dalam muslim untuk mengantar umat agama lain beribadah" jawab Daniel
Chelsea pun mengangguk dan tersenyum,
__ADS_1
"Nilai plus buat kamu pak" batin Chelsea.
Kini pandangan Chelsea kembali lagi ke luar jendela, bahkan dia pun senyam senyum sendiri memikirkan mahkluk indah di sampingnya.