Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Ketemu


__ADS_3

Berhari-hari sudah berlalu, aku dan Puput sangat menikmati liburan kami tanpa para suami kami walaupun sebenarnya kami juga merindukan mereka begitu pula dengan Freya dan Daffa.


Aku pun melamun di jendela kamarku, ku pandangi pemandangan pantai yang indah.


"Apa yang kamu pikirkan Zahra?" tanya Puput


"Chris Put, aku sangat merindukannya." Mataku tetap menatap jauh ke arah pantai


"Sama, aku juga merindukan David." sahut Puput


Kami berdua pun kalut dengan pikiran kami masing-masing, bertanya-tanya dalam hati sedang apa dia di sana.


Di California dua manusia yang masih dipusingkan dengan hilangnya para istri mereka pun duduk di sofa dengan memegangi kepala mereka. Mereka sungguh malu pada diri mereka sendiri, bagaimana tidak seorang yang berkuasa seperti mereka tidak mampu menemukan istri yang pergi dari rumah.


Rasa rindu yang mendalam mengusik David dan Chris, baru lima belas hari semenjak perginya para istri membuat mereka kurus, bahkan wajah yang tampan kini tertutup bulu-bulu yang tidak terurus.


"Kita tidak boleh begini terus Chris," kata David memecah keheningan diantara mereka


"Benar, tapi dengan menghilangnya Zahra, separuh jiwaku pun ikut pergi. Dia sungguh kejam dua kali membuat aku seperti ini." Chris pun tidak bergeming dari rebahan nya

__ADS_1


"Kamu benar, sekalipun kita menghukum para anak buah kita, mereka juga belum tentu pulang," timpal David


"Kita bisa saja menyebar pengumuman, tapi justru akan membahayakan mereka karena musuh kita juga banyak, aku takut kalau malah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab" kata Chris


David pun mengusap rambutnya kasar, dia sungguh frustasi.


Kini Chris dan David pun pergi ke restoran untuk makan karena perut mereka sangat lapar.


Sambil makan Chris pun melihat berita pada ponselnya,


"Apa yang kamu lihat Chris?" tanya David


"Memangnya apa beritanya?" tanya David penasaran


"Hanya liburan ke Hawai bersama asistennya dan mereka terpotret kamera sedang bermain dengan anak kecil, beritanya langsung menyebar ada yang beranggapan itu anak mereka yang disembunyikan" jawab Chris.


"Ada-ada saja," sahut David


Chris pun melihat foto dari Lorenzo dan asistennya yang bermain dengan anak kecil di Hawai

__ADS_1


Matanya pun membulat, dia sangat familiar sekali dengan wajah anak laki-laki yang bermain dengan Lorenzo, dan disampingnya Diego asistennya bermain dengan anak perempuan.


Lihatlah David betapa rindunya aku dengan anak istriku sehingga anak-anak yang bermain dengan Lorenzo seperti anak-anak kita.


Chris pun menunjukan ponselnya pada David, kedua bola mata David pun melebar. Dia mencermati lagi wajah dari anak-anak yang bermain dengan Lorenzo.


"Mereka memang Daffa dan Freya," kata David


Sekian detik mereka pun tersadar lalu saling pandang


"Bagaimana bisa?" tanya David barengan dengan Chris.


Chris pun segera mencari lokasi dimana Lorenzo bermain dengan Diego.


"Pantas saja mereka betah tanpa kita, ternyata mereka bersama Lorenzo dan juga asistennya." Tangan David pun mengepal


Di sisi lain dia sangat bahagia namun di sisi lain dia kesal karena David mengira kalau kami bersama Lorenzo dan Diego


David pun meminta Chris untuk menyiapkan jet pribadinya. Siang ini juga dia akan terbang ke Hawai.

__ADS_1


__ADS_2