Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Kembali ke Washington


__ADS_3

"Umi, Abi maafkan Yazid yang baru bisa datang ke pusara kalian. Semoga kalian tenang di sisi nya, Yazid janji akan menjaga Zahra dan Syifa dengan baik walaupun Zahra sekarang telah memiliki suami yang amat sangat menyayanginya." kata Daniel di pusara orang tuanya.


"Kamu ini berdoa apa curhat Daniel" sahut Chris yang membuatku ingin sekali menjitak kepalanya, bisa-bisanya dia berkata seperti itu di saat orang sedih di depan makan orang taunya.


Jeff pun ingin sekali menyumpali mulut Chris dengan Kaos kaki, walaupun dia seorang Katolik namun dia sangat menghormati pemeluk agama lain.


Setelah selesai berdoa, Daniel pun berdiri dengan mengusap kedua matanya yang basah.


Kami pun menuju mobil pergi dari lokasi pemakaman.


"Jeff tolong antar aku ke kantor, David Bryan bisa memarahiku jika aku terlambat" ucap Chris


"Kita pulang dulu ke rumah setelah itu kamu berangkatlah ke kantor sendiri " sahut Jeff.


"Brengsek" gumam Chris


Jeff dan Daniel hanya tersenyum melihat ekspresi Chris dari kaca.


"Suamimu sungguh menggemaskan Zahra, tak ku sangka seorang Chris yang memiliki jiwa iblis ternyata seorang yang menggemaskan seperti itu" kata Daniel


Aku hanya tertawa melihat ekspresi Chris, tak selang lama kami sampai di kediaman kak Yazid, Chris berangkat ke kantor sedangkan aku minta antar tolong kak Yazid untuk mengantarkan aku pulang.

__ADS_1


"Pulang sekarang kak, pasti Freya mencari ku" pintaku


"Ok Zahra, kakak juga sangat merindukan Freya" sahut Daniel


*************


Hari ini aku Freya dan Chris mengantar Daniel ke bandara, entah kenapa aku sangat sedih saat Daniel kembali ke Washington.


"Kakak janji ya bulan depan kembali ke sini" kataku dengan air mata yang lolos


"Pasti, kakak juga tidak bisa jauh-jauh darimu lagipula kakak juga masih ada kerja sama dengan perusahaan suamimu" Daniel pun mencoba menenangkan ku


"Sudahlah sayang, jangan erat-erat memeluk kakakmu. Kamu membuat aku cemburu saja kan ada aku disini untuk apa kamu bersedih" sahut Chris


Daniel dan Jeff pun masuk ke dalam bandara sedangkan aku dan Chris serta Freya kembali ke rumah.


"Sudahlah sayang, kakakmu hanya kembali ke Washington bukan kembali ke alam akhirat kenapa segitu sedihnya dirimu" kata Chris yang membuat aku meliriknya tajam.


"Kamu ini hubby, kalau ngomong asal keluar saja tidak dipikir lebih dahulu" gerutu ku yang membuat Chris terkekeh.


Chris yang gemas pun mencubit pipiku, seraya berkata

__ADS_1


"Memang inilah diriku sayang, oh ya kapan aku menerima jatahku kembali?" tanyanya dengan tersenyum licik.


"Nanti malam kamu mendapatkannya hubby" jawabku


"Yes, sudah ku nantikan beberapa hari nanti saatnya kamu beraksi" katanya lalu memfokuskan pandangan ke depan.


Freya yang tertidur pun terbangun karena obrolanku dengan Chris. Dia langsung saja tersenyum lalu berdiri melihat jalan.


"Freya duduk ya sayang" ucapku lalu mencoba mendudukkan Freya kembali.


Beberapa saat kemudian, kami sampai di kediaman kami, saat turun Jacob mendekat pada Chris dan berkata


"Tadi ada seorang wanita kesini tuan" kata Jacob yang membuat Chris terkejut begitu pula denganku.


"Siapa???" tanyaku penasaran.


"Dia tidak menyebutkan namanya nyonya namun dia kesini mencari tuan Chris dan dari raut wajahnya dia kelihatan marah" jawab Jacob


Aku dan Chris pun masuk ke dalam mengecek siapa yang datang, saat di ruang tamu betapa kagetnya Chris


"Chelsea?"

__ADS_1


.................


__ADS_2