
Chris dan Bryan sama-sama frustasi sedangkan para istri sama-sama kecewa dengan kelakuan para suami.
Mata sudah lelah namun tidak bisa terpejam, kesalahan-kesalahan yang selalu terulang membuatku bingung ntah bagaimana lagi menghadapi Chris.
Begitu pula dengan Puput, janji-janji manis untuk tidak menyakiti pasangan tinggal lah janji yang seolah tidak ada pertanggung jawabannya.
Keesokan harinya, aku melakukan aktifitas ku seperti biasa yaitu menyiapkan sarapan dan lain-lainnya.
Chris yang baru keluar langsung memelukku dari belakang sehingga membuatku kaget
"Sayang, maafkan aku ya," pinta Chris
"Never again," kataku lalu berusaha melepas pelukanku
"Please baby, im really regret," sahut Chris mengiba
Aku menghela nafas lalu meninggalkannya begitu saja. Chris yang frustasi pun memilih berangkat ke kantor daripada merayuku.
Saat di kantor dia pun keruang David Bryan untuk rapat pribadi karena kebetulan David Bryan juga sudah berangkat.
"Bagaimana ini Bryan, Zahra sangat marah padaku," kata Chris memulai obrolan
"Sama Puput pun juga sangat marah padaku, aku takut kalau dia pulang ke Indo dan tidak kembali lagi," sahut David
"Ini semua gara-gara Steve, dia yang selalu mengajak kita minum," timpal Chris
"Sudahlah Chris kita juga salah, kenapa mau ikut minum dengan Steve yang akhirnya malah ketagihan," imbuh David Bryan
"Lalu rencana kita bagaimana?" tanya Chris
David Bryan nampak berfikir, dia memeras otaknya bagaimana cara merayu para istri supaya mau memaafkan mereka
"Bagaimana kalau kita bertukar posisi Chris, kamu meminta maaf pada Puput sedangkan aku meminta maaf pada Zahra," ide David yang mendapat acungan jempol Chris
"We can try boz," sahut Chris
Setelah selesai mengobrol mereka pun kembali ke pekerjaan masing-masing.
Di rumah aku sangat terkejut dengan kedatangan Puput yang tiba-tiba.
__ADS_1
"Zahra, panggilnya lalu melempar tubuhnya di sofa.
"Kamu sendirian Put?" tanyaku dengan kaki menghampiri Puput
"Iya, aku ingin pergi ke Indo apa kamu mau ikut?" tanya Puput balik yang membuat aku kaget
"Kenapa harus ke Indo Put?" tanyaku kaget
"Aku sungguh tidak tau lagi bagaimana menghadapi David Bryan, dia selalu mengulang kesalahan. Aku capek memaafkannya," jawab Puput
Aku pun terdiam karena Chris pun begitu, dia selalu saja melakukan kesalahan dan meminta maaf. Karena begitu mudah mendapatkan maaf dariku sehingga dia tidak mau belajar untuk tidak mengulang kesalahannya.
"Jangan pulang Put, kalau orang tua tau kamu pulang sendiri mereka akan sedih dan pastinya bertanya-tanya, malah makin melebar kemana-mana masalah kita," jelas ku yang membuat Puput berfikir
"Lalu?" tanyanya
Aku pun membisikan sesuatu pada Puput dan dia pun tersenyum akan ide yang aku berikan.
"Bagus Zahra, bagaimana bisa kamu memikirkan hal itu," puji Puput
"Semalaman aku memikirkannya Put," sahutku
"Kak Yazid," panggilku lalu memeluk kakakku
Aku pun memeluk Chelsea.
Daniel pun menatap Puput, begitu pula dengan Jeff.
"Oh ya kak, kenalkan ini Puput istri David Bryan." Aku memperkenalkan Puput pada kak Yazid
"Dan kenalkan Put, ini kak Yazid kakakku namun suamimu dan Chris memanggilnya Daniel."
Puput pun tersenyum, dia pun kaget karena tiba-tiba Jeff memeluknya.
"Jeff kamu jangan cari gara-gara dengan David Bryan," kata Daniel
"Hanya memeluknya Boz, tak ku sangka istri David Bryan sangat cantik," bisik Jeff
Daniel pun melemparkan tatapan mautnya pada Jeff.
__ADS_1
Mereka semua pun kini duduk kembali, suasana hening pun terjadi hingga Chelsea mengurai keheningan diantara kami
"Bagaimana kabar kamu Put?" tanya Chelsea
"Baik," jawab Puput singkat
"Apa kamu lupa denganku?" tanya Chelsea
"Maaf, tapi sayangnya iya aku lupa," kata Puput sambil terkekeh
"Aku Kakak Chris," kata Chelsea
"OOO iya, aku ingat sekarang. Maafkan aku Chelsea," kata Puput meminta maaf
"Its ok Put," ucap Chelsea dengan tersenyum.
Kami pun mengobrol bersama kesana kemari hingga lupa waktu.
"Oh ya nyonya David, aku perhatikan wajahmu berbeda dengan kami, kamu berasal darimana?" tanya Daniel basa-basi
"Aku dari Indonesia" jawab Puput
"Wao, Konon katanya wanita Indonesia sangat eksotis dan ternyata benar wanita Indonesia sangat cantik, salah satunya anda," puji Daniel
Jeff yang mendengar pujian Daniel pun mengumpat,
"Dasar Casanova gadungan, ada Chelsea bisa-bisanya memuji wanita lain,"
Chelsea pun menginjak kaki Daniel sehingga Daniel yang menyadarinya pun terkekeh.
Aku dan Puput hanya tertawa melihat mereka , Karena hari semakin siang, Puput pun pamit.
"Aku pamit dulu ya," pamit Puput
Jeff pun berinisiatif mengantar
"Bagaimana jika saya antar nyonya David," kata Jeff
"Saya bawa mobil sendiri tuan Jeff, lain kali saja," sahut Puput lalu berjalan keluar.
__ADS_1
Aku pun mengantarnya sampai ke teras, kalau setelah Puput pulang aku kembali lagi ke ruang tamu.