
"Apa kamu ikut kami pulang ke New York Chelsea?" tanya Chris sesaat Chelsea bergabung dengan kami.
"Tidak Chris karena besok aku harus ke Washington, ada panggilan kerja di sana" jawab Chelsea
"Kerja apa?" tanya Chris lagi
"Sekertaris di salah satu perusahaan besar di sana" jawabnya.
"Good luck sister" kata Chris.
Kami pun bercanda bersama, tak ku sangka kakak tiri Chris sebelas dua belas dengan Chris, kalau ngomong asal juga.
*********
Keesokan harinya saat buang air kecil pangkal pahaku sungguh perih, Chris benar-benar menggempur ku semalaman.
"Ahhhh perih sekali" pekik ku
Setelah itu aku mandi lalu melakukan kewajiban ku dan keluar kamar untuk membantu memasak.
Saat di luar, Chelsea sudah siap dengan kopernya.
"Kamu berangkat sekarang?" tanyaku
"Iya Zahra, aku ambil penerbangan pagi karena siang ini aku harus interview dengan CEO nya langsung" jawab Chelsea
"Aku bangunkan Chris dulu" kataku lalu beranjak dan masuk kamar.
Aku duduk tepi ranjang sisi Chris, "hubby Chelsea mau ke Washington sekarang, apa kamu tidak mau mengantarnya?" Aku menggoyang-goyang bahu Chris.
__ADS_1
"Biarkan saja, dia sudah besar untuk apa aku mengantarnya" kata Chris lalu menarik selimutnya.
"Hubby, mana boleh seperti itu!" seruku lalu menarik selimutnya
"Iya, iya" gerutu nya lalu bangun
Jacob sudah menyiapkan mobilnya, Chris memeluk Chelsea dan berkata
"Hati-hati kalau butuh apa-apa hubungi aku" katanya
"Baik brother" sahut Chelsea.
"Oh Ya kapan kamu akan ke New York?" imbuh Chelsea dengan bertanya pada Chris
"Secepatnya Chelsea, pasti David Bryan akan memberiku cuti" jawab Chris.
"Kabari aku jika kalian sudah di New York" timpal Chelsea.
"Woey, sudah jangan bersedih. Kamu ini sayang setiap melihat orang pergi pasti bersedih, mereka kan pergi untuk kembali" Chris mengagetkan lamunanku
"Dasar" gerutu ku lalu masuk ke dalam.
********
Lima jam pun sudah berlalu, Chelsea memesan online untuk menuju perusahaan tempat dia melamar pekerjaan. Saat keluar dari taxi dia melihat tulisan besar Anderson Corp
"Semoga semua berjalan lancar" gumam Chelsea lalu melangkahkan kaki masuk.
Chelsea bertanya ke resepsionis dan disuruh menunggu sebentar. Tak selang lama asisten CEO memanggilnya dan membawanya masuk ke ruangan CEO.
__ADS_1
"Duduk" sang CEO menyuruhnya untuk duduk.
Chelsea pun duduk, proses interview pun berlangsung. Sekitar tiga puluh menit Chelsea sudah selesai di interview.
"Nona Chelsea anda saya terima menjadi sekretaris saya, dan besok anda sudah mulai bekerja" kata CEO dengan menjabat tangan Chelsea
Chelsea nampak senang sekali karena dia diterima bekerja di Anderson Corp.
"Terima kasih pak" ucapnya
"Jeff antar nona Chelsea keluar" suruh CEO pada asistennya.
Ya, CEO tersebut adalah Danile Anderson atau Yazid kakak dari Zahra. Chelsea sebelumnya telah melamar pekerjaan di perusahaan Daniel.
Anderson Corp adalah perusahaan bidang property yang cukup terkenal, bahkan menjejeri perusahan David Bryan yang di Washington.
Setelah mengantar Chelsea keluar Jeff kembali lagi ke ruangan Daniel.
"Nona tadi sangat cantik tuan, apakah anda tidak tertarik padanya?" tanya Jeff sambil terkekeh
"Mau aku pungkas habis gaji mu bulan depan" Daniel menjawab pertanyaan Jeff dengan ancaman
"Maaf tuan, kan saya menyarankan. Sebaiknya anda segera mencari jodoh supaya saya bisa mencari jodoh saya" kata Jeff yang membuat Daniel tertawa.
"Kalau kamu mau mencari pasangan, silahkan Jeff kenapa harus menunggu aku?" tanyanya heran
"Saya sudah berjanji pada diri saya sendiri tuan, kalau tidak akan mencari pasangan kalau anda belum menemukan jodoh tuan" jawab Jeff dengan raut wajah yang berubah.
Daniel hanya tertawa sambil geleng-geleng kepala,
__ADS_1
"Kalau aku melajang seumur hidup bagaimana Jeff, cabut saja janjimu supaya kamu terbebas" kekeh Daniel.
Jeff hanya terdiam namun dia yakin kalau sebentar lagi Daniel akan menemukan jodohnya.