
Kini mereka bertiga sudah sampai di rumah. Jeff membantu Daniel untuk masuk begitu pula dengan Chelsea.
Mereka mendudukkan Daniel di sofa
"Bagaimana keadaan anda saat ini boz?" tanya Jeff
"Baik Jeff" jawab Daniel singkat.
Chelsea pun menatap Daniel, terlihat Daniel jadi salah tingkah akibat tatapan Chelsea.
"Are you okay boz?" tanya Jeff
Daniel pun memegang tengkuknya lalu berucap
"Yeah, im ok Jeff" jawab Daniel.
Chelsea apa kamu menikmati roller coaster tadi?" tanya Daniel untuk memecah kegugupannya
"Of Course i was enjoy it tapi pria di sampingku ketakutan setengah mati." jawab Chelsea yang membuat Daniel malu.
"Kenapa anda tidak jujur pada saya pak kalau anda fobia Roller coaster?" tanya Chelsea dengan menghela nafas.
Daniel pun menunduk, dia bingung harus menjawab apa. Tadi dia hanya berusaha untuk melawan fobia nya namun tetap tidak bisa
__ADS_1
"Maafkan aku Chelsea karena telah membuatmu khawatir" jawab Daniel dengan raut wajah yang berubah.
"Ok pak, maaf diterima namun lain kali jangan diulangi. Untung saja anda tidak apa-apa coba kalau sampai fatal pasti saya akan merasa bersalah pak" kata Chelsea dengan menatap Daniel
"Really sorry Chelsea aku hanya ingin terlihat perfect di depanmu, tanpa memiliki rasa takut pada apapun, aku mencoba melawan rasa takutku namun aku tak bisa" sahutnya
Jeff yang mendengarnya pun tertawa dalam hati
"Bodoh, boz-boz virus cinta telah membuat otak Anda lemah. Apa begini ganasnya virus cinta itu? bahkan lebih mengerikan daripada virus Covid 19. Efeknya bodoh seumur hidup" batin Jeff sambil terkekeh.
Mendengar Jeff terkekeh membuat Daniel kesal
"Sudah jangan menertawakan ku dalam hati atau gaji akan aku bekukan." sahut Daniel yang membuat Jeff diam seketika.
Karena hari sudah sore Chelsea pun pamit untuk undur diri.
"Karena sudah sore saya pamit pulang dulu" katanya
"Tak bisakah kamu bermalam di sini Chelsea? aku masih ingin bersamamu" cegah Daniel
Chelsea pun nampak bingung, akhirnya dia pun bersedia menginap di rumah Daniel
"Tapi saya tetap harus pulang pak untuk mengambil baju saya buat kerja besok" timpal Chelsea
__ADS_1
"Nggak perlu" sahut Daniel
Lalu Daniel pun menyuruh Jeff untuk membeli baju kerja Chelsea serta pakaian ganti untuk Chelsea malam ini selain itu dia juga menyuruhnya untuk membeli pakaian dalam Chelsea.
Jeff membulatkan mata dengan perintah Daniel yang terakhir, kalau disuruh beli baju sih ok-ok saja namun kalau harus beli pakaian dalam ini Jeff yang sedikit keberatan.
"Sudah kerjakan saja, jangan menolak perintah boz" ucap Daniel dengan dingin
Chelsea yang tidak enak pun berniat ikut Jeff untuk ikut berbelanja, atau dia nanti bisa membujuk Jeff untuk mengantarnya pulang jadi tidak usah beli baju
"Pak Jeff saya ikut ya?" tanyanya dengan tersenyum
Jeff pun tersenyum lega, pasalnya dia tidak harus mencari pakaian dalam untuk Chelsea.
Namun Daniel tidak mengijinkannya dengan alasan ini tugas Jeff.
"Kamu temani saya disini Chelsea biar Jeff yang berbelanja, dia pasti bisa memilihkan baju yang bagus untukmu" kata Daniel dengan menatap Jeff lalu mengkode nya untuk segera berangkat
"Bukan begitu tuan namun pakaian dalam bagaimana?" tanya Chelsea
"Sudahlah jangan bingung, dulu Jeff selalu membelikan pakaian dalam untuk kekasihnya jadi dia tentu pasti tau ukuran pakaian dalam wanita." jawab Daniel
"Brengsek, dia selalu saja mengambinghitamkan aku, padahal aku tidak pernah membeli pakaian dalam untuk wanita. Kamu sungguh telah merenggut kehormatan ku sebagai lelaki dengan menyuruhku membeli pakaian dalam boz" batin Jeff lalu melangkahkan kaki keluar rumah Daniel.
__ADS_1