Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Akan aku bawa kembali kenyamanan itu


__ADS_3

Dengan susah payah Chelsea membawa Daniel ke atas kapal.


Dia pun menekan dada Daniel supaya air yang masuk bisa keluar, Chelsea berkali-kali memberi nafas buatan pada Daniel dan akhirnya Daniel pun bangun.


Dengan kesal Chelsea pun mengomel


"Dasar bodoh dasar idiot, sudah tau tidak bisa berenang kenapa masih nekad untuk loncat, kenapa kamu membahayakan dirimu sendiri hah!"


"Ntah lah, yang ada dipikiran ku saat itu hanya keselamatanmu bahkan aku lupa kalau aku tidak bisa berenang karena panik melihatmu terjatuh" jawab Daniel dengan lirih.


Chelsea pun terdiam sambil menatap Daniel,


"Besok-besok lagi jangan membahayakan dirimu demi diriku" sahut Chelsea


Dia pun mengambil handuk untuk Daniel


"Lepas semua pakaianmu dan gunakan handuk ini, aku akan menjemurnya di sini kalau sudah kering kita bisa memakainya." suruh Chelsea


Daniel pun mengambil handuk lalu melepas pakaiannya.


Chelsea pun sama dia melepas lalu menjemur pakaiannya dan juga pakaian Daniel.

__ADS_1


Mereka pun bersantai sambil menikmati laut, tak sengaja tangan mereka saling bertemu. Daniel pun mencium Chelsea, awalnya Chelsea menolak namun lama-lama dia menerima pautan Daniel bahkan dia membiarkan Daniel menjelajah isi dari mulutnya.


Setelah puas mereka pun menyudahi pautan mereka, Chelsea yang malu pun membalikan badannya sehingga kini punggung mereka saling bertemu.


"Apakah kamu menyukaiku Chelsea?" tanya Daniel


"Awalnya aku nyaman denganmu dan selalu bersemangat ke kantor namun karena salah satu perlakuan mu yang membuatku sakit hati, aku mencoba memutuskan membuang rasa nyaman itu dan bersikap biasa layaknya bawahan dan atasan." jawab Chelsea panjang kali lebar


"Sayang sekali, apakah tidak bisa kamu mendatangkan rasa nyaman itu lagi?" tanya Daniel


"Ntah lah tergantung berapa keras kamu mendatangkannya" jawab Chelsea.


Daniel pun tersenyum" akan aku bawa kembali kenyamanan yang sempat hilang" katanya dengan tersenyum


Di rumah aku, Chris dan juga Jeff cemas menunggu mereka.


"Jam berapa ini kenapa mereka belum kembali" kata Chris dengan raut wajah yang agak cemas.


"Mungkin mereka sedang ada urusan" sahutku dengan mengelus punggung Chris.


Tak selang berapa lama, Daniel dan Chelsea pun datang.

__ADS_1


"Kak Yazid darimana saja, ponsel nggak bisa dihubungi" kataku


"Kami dari memancing di laut" sahut Daniel


" Brengsek mereka senang-senang kita di sini khawatir setengah mati" timpal Chris dengan ketus.


Chelsea pun pamit ke kamar untuk membersihkan diri begitu pula dengan Daniel.


"Zahra kakak ke kamar dulu, oh ya malam ini Kakak menginap lagi ya?" katanya lalu masuk menyusul Chelsea


"Apa-apaan kakakmu, seenaknya menginap di sini." cicit Chris


"Sudahlah hubby, memangnya kenapa kalau kak Yazid menginap di sini, kamu perhitungan sekali dengan kakakku" ucapku tanpa menatap Chris


"Bukan perhitungan sayang namun jengkel saja" kekeh nya


"Aku nggak suka kalau kamu protes kepada kak Yazid, kakakku jadi kamu seharusnya senang jika dia menginap di sini bukannya malah protes" kataku lalu pergi ke kamar Freya.


Dengerin tu Chris, hormat lah sedikit sama kakak ipar, apalagi sekarang dia akan menjadi double ipar mu jadi kalau kamu tak hormat padanya bukan hanya Zahra yang marah namun Chelsea pun akan marah." Sahut Jeff lalu pergi ke kamarnya


Chris pun mengusap rambutnya kasar

__ADS_1


"brengsek kalian semua" gerutunya lalu menuju kamarnya.


__ADS_2