Terjebak Cinta Sang Casanova

Terjebak Cinta Sang Casanova
Pergi ke Washington


__ADS_3

Aku dan Puput pun kembali ke kamar kami, saat kami membuka pintu nampak Daffa dan Freya bermain bersama dengan baby sitter baru yang kami sewa untuk menjaga mereka.


"Besok kita berbelanja Zahra, kita nikmati waktu kita tanpa pengawasan suami-suami kita yang super menjengkelkan itu," kata Puput


"Iya Put, pasti mereka saat ini kelimpungan mencari kita," sahutku sambil terkekeh


"Biar mereka rasakan ditinggal para istri, mentang-mentang jabatan tinggi bisa semena-mena pada kita, rasakan the power of mak-mak jika marah," timpal Puput yang membuatku tertawa


"Betul Put, kedudukan istri tetap no satu sekalipun mereka berkuasa tetap kalah dengan kita," imbuh ku


Kami pun tertawa sendiri sambil menggunjing para suami kami selain itu kami pun membayangkan wajah para-para suami yang kami tinggal pergi.


Di sisi lain David Bryan dan Chris sangat-sangat frustasi akan pergi nya para istri.


"Kira-kira dimana mereka Bryan?" tanya Chris yang tak tenang


"Apa mungkin Zahra mengajak Puput ke rumah Daniel," jawab David Bryan


"Kenapa tidak terpikir olehku David, bisa saja mereka ke rumah Daniel," sahut Chris.


Chris pun segera mengambil ponselnya dan melakukan panggilan ke Daniel namun Daniel tidak mengangkatnya, dan itu membuat Chris semakin curiga.


Lalu dia pun pergi ke rumah Daniel namun art rumahnya bilang kalau Daniel, Jeff maupun Chelsea sudah kembali ke Washington.


Chris yang frustasi pun menendang pot bunga sehingga pecah dan tanahnya berhamburan ke kemana-mana. Art yang melihat ulah Chris hanya bisa mengumpat dalam hati karena dia tau kalau Chris adalah adik majikannya.

__ADS_1


David pun memerintahkan anak buahnya untuk menyiapkan jet pribadinya untuk segera meluncur ke Washington.


"Kita berangkat ke Washington sekarang, siapa tau mereka bersama Daniel," kata David lalu melangkahkan kaki menuju mobil.


"Brengsek mereka, setelah ketemu lihatlah apa yang akan aku lakukan padamu Zahra, beraninya kamu membuat aku kelimpungan seperti ini, cemas tak berujung kegalauan tingkat dewa serta kepanikan yang tak bertepi." Chris pun memegangi kepalanya


David yang mendengar gerutuan Chris pun tertawa,


"Kamu ini menggerutu atau berpuisi, mirip sekali dengan Qais," sahut David


Mendengar kata-kata David Chris pun terkekeh tanpa menatap bosnya tersebut.


Kini David dan Chris sudah sampai di bandara, mereka menunggu satu jam karena jet perlu di persiapkan, setelah siap mereka pun berangkat.


Chris dan David langsung menuju rumah Daniel yang sebelumnya mereka mencari informasi terkait alamat Daniel.


Kini mereka sampai di rumah Daniel, art pun menyuruh Chris dan David masuk lalu memanggil Jeff.


Jeff pun kaget pasalnya kenapa Chris dan David berada di Washington pagi-pagi seperti ini, apalagi wajah mereka kusut tak berbentuk.


"Tumben kalian kesini pagi-pagi?" tanya Jeff


"Mana Zahra?" tanya Chris balik.


Jeff yang tidak mengerti pun hanya menatap Chris dengan raut wajah bingung, pasalnya dia memang tidak mengerti apa yang Chris katakan.

__ADS_1


" aku tidak tau maksudmu Chris, Zahra kan istrimu kenapa kamu tanyakan padaku," kata Jeff


Tak lama kemudian Daniel pun bangun, dia kaget pasalnya melihat Chris dan David Bryan di rumahnya.


Belum sempat Daniel menyapa Crhis sudah memberondongnya dengan banyak pertanyaan


" Daniel mana Zahra dan Puput?, mereka di sini kan?, kamu yang menyembunyikannya kan?" tanya Chris


Ekspresi Daniel pun sama dengan Jeff, dia seperti orang gila yang ditanyai tentu yang ada dia menatap Chris dengan tatapan bingung.


"Aku tidak mengerti maksud kamu Chris? Apa Zahra hilang?" tanya Daniel


"Apa kamu sungguh tak mengetahui keberadaan Zahra?" tanya Chris lagi


Mereka berdua pun malah saling melempar pertanyaan, David yang kesal pun menjelaskan pada Daniel, kini Daniel pun ikut cemas. Pasalnya Freya pun ikut denganku.


"Apa yang telah kalian lakukan sehingga istri-istri kalian pergi?" tanya Daniel kesal


"Kami tidak melakukan apa-apa" jawab Chris bohong


"Tidak mungkin, pasti kalian berulah sehingga mereka pergi," sahut Daniel


Chris dan David pun mengangguk dan menceritakan semuanya pada Daniel, nampak raut wajah Daniel yang kesal.


"Rasakan, mangkanya jangan berbuat aneh yang membuat istri kalian kesal dan pergi," batin Daniel

__ADS_1


__ADS_2