
Hari ini ada rapat penting dengan petinggi perupsahaan dan juga beberapa investor. Daniel mempresentasikan product Anderson Corp.
Banyak investor yang setuju, Chelsea pun menambahkan sedikit. Applous yang meriah pun tertuju untuk Chelsea.
Daniel tersenyum senang karena presentasi Chelsea semakin meyakinkan investor untuk berinvestasi di perusahaannya.
Setelah meeting selesai Chelsea segera kembali ke ruangannya. Dia pun berkutat dengan benda persegi pipih di depannya.
Daniel dan Jeff pun kembali juga ke ruangan mereka, saat melewati ruangan Chelsea yang berada pas di depan ruangannya, Daniel melirik Chelsea. Namun saat Chelsea mengetahui kalau Daniel meliriknya sesegera mungkin dia membuang pandangannya.
"Sudah kalau ada rasa lebih baik di utarakan sebelum diambil orang" goda Jeff yang langsung mendapat tatapan maut dari Daniel.
"Bicara ngawur, asli akan aku kirim ke China biar terjangkit virus" ancam Daniel.
"Nggak usah jauh-jauh ke China boz, di Amerika saja virus itu sudah menyebar kemana-mana" sahut Daniel.
"Dasar anak buah laknat, atasan ngomong apa bisa saja menyahut" ucap Daniel lalu duduk di kursi kebesarannya.
Daniel pun berkutat dengan benda di depan serta berkas-berkasnya. Begitu pula dengan Jeff yang di sibukkan dengan tugas yang menumpuk banyak.
Jam makan siang pun datang, Chelsea pun pergi ke cafe depan kantornya untuk makan.
Ntah kebetulan atau tidak Daniel dan Jeff pun makan siang di tempat yang sama.
__ADS_1
"Chelsea, kamu makan siang di sini juga" kata Jeff yang mengagetkan Chelsea
"Iya pak Jeff" jawab Chelsea. Dia tidak begitu menggubris boz serta asistennya tersebut. Dia terus saja melahap makanannya dan segera pergi.
Saat melewati meja Daniel, Daniel pun memanggilnya
"Chelsea"
Chelsea pun berhenti dan menoleh
"Iya ada apa pak?" tanyanya
"Setelah ini kamu atur ulang jadwal untuk Minggu depan, karena kita akan pergi ke California." jawab Daniel sekaligus memerintah Chelsea
Sejenak dia berfikir, tentu hal ini mengundang keusilan Jeff sang asisten laknat.
"Hawa di sini semakin dingin ya boz, padahal sekarang musim panas." kata Jeff. Lagi -lagi Daniel tersindir akan kata-kata Jeff sehingga dia pun meminta pelayan air hangat.
"Kenapa anda meminta air hangat boz" tanya Jeff bingung.
Setelah air hangat datang, Daniel langsung saja mengguyurkan air tersebut pada Jeff lalu pergi.
Tak lupa Daniel meninggalkan uang lebih untuk jasa mengepel lantai.
__ADS_1
"Dasar boz laknat, seenaknya sendiri dia memperlakukanku seperti ini, aku doakan kamu akan terjangkit virus cinta" gerutu Jeff lalu keluar dengan baju yang basah.
Karena bajunya basah Jeff pun pulang untuk ambil baju ganti.
Karena malas pergi ke kantor lagi, Jeff pun bekerja di rumah.
*******
Disisi lain aku yang bosan di rumah pun ingin sekali ke kantor Chris untuk mengantar makan siang.
Aku pun mewujudkan keinginanku untuk membawakan bekal makan siang Chris.
Tak perlu waktu lama untuk sampai di kantor Chris, saat di loby tak sengaja aku bertemu Puput yang juga mengantarkan bekal makan siang untuk David Bryan.
"Hay Put" sapa ku
"Hay Zahra" sapa balik Puput.
"Kamu hendak mengantar makan siang untuk Chris ya?" tanyanya.
"Iya Put, kamu juga? tanyaku balik
"Iya" balasnya singkat.
__ADS_1
Kami pun berpisah karena ruangan David Bryan dan Chris berbeda lorong.