
Dear, All.. sesuai janji, Mel akan membuat kisah tersendiri tentang Erlan ya..
Mel harap kalian bisa ikut menikmati kisah cinta Erlan berikut nya di kehidupan nya yang baru..
Jadi, di cerita Erlan ini, spirit nya menginangi tubuh seorang bodyguard bernama Aro.
Dan nanti Aro akan terlibat cinta segitiga dengan Karina dan juga Lanila.
Ada yg ingat siapa Karina?
Yap. Karina adalah sahabat nya Tasya di novel Cinta Sang Maharani. Mel sengaja pasangin kedua nya, soal nya feel kedua nya menurut mel dapet banget.. hee
Dan ada yang tahu siapa Lanila?
Yap. Lanila adalah anak kandung nya Erlan. dia nanti sudah tumbuh besar dan kembali bertemu Papa nya. Sayng nya Nila gak tahu kalau Aro adalah penjelmaan dari Erlan, sang Papa.
Cinta yang rumit ya?
Yah.. silahkan dibaca sendiri deh ya.
Berikut mel kasih cuplikan bab awal nya..
Novel: Meretas Rasa
by: Meli meilia
Bab 1. Kenapa?
(POV Erlan/Aro)
Aku terbangun tiba-tiba dari mimpi buruk yang sudah menghantui ku ratusan kali banyak nya. Mimpi tentang kecelakaan mobil yang telah memisahkan ku dari wanita yang paling ku cintai, yakni Laila.
Kecelakaan itu juga telah memisahkan ku dari kehidupan lama ku sebagai Erlan, putra sulung dari pasangan suami istri Gilberth dan Ilmaya.
__ADS_1
Juga memisahkan ku dari saudari kembar ku, Arline. Dan juga memisahkan ku dari kedua anak ku dalam kandungan Laila yang belum sempat untuk ku temui.
Bahkan aku pun terpisah pula dari dunia asal ku di bumi.
Nyatanya aku harus menerima fakta bahwa tubuh ku sebagai Erlan telah mati dalam kecelakaan itu. Dan ketika aku tersadar, aku telah berada dalam tubuh milik seorang bodyguard bernama Aro.
Ya. Setelah kematian yang tak ku sadari itu, aku pun bertransmigrasi ke dalam tubuh pemuda berusia 22 tahun tersebut.
Kembali ke saat ini.
Aku segera bangkit dari kursi tempat ku tertidur sesaat tadi.
Setelah nya ku langkahkan kaki ku mendekati salah satu pilar yang berada tak jauh dari posisi ku semula.
Aku berdiri menyender pada pilar berwarna putih gading tersebut. Lalu ku nikmati pemandangan ibu kota Nevarest yang tampak indah di pertengahan malam buta kini.
Nevarest adalah satu dari empat kerajaan yang ada di dunia ku berada saat ini.
Hingga kini, aku masih mempertanyakan rahasia takdir yang telah menyeret ku secara paksa ke dalam kehidupan sebagai Aro. Dan yang paling ku sesalkan adalah perpisahan ku dengan istri ku, Laila.
Laila..
Menyebut satu nama itu saja sudah cukup membuat hati ku bergemuruh dalam guncangan rasa rindu dan juga sedih yang tak terkira.
Laila.. istri ku.. wanita yang paling ku cintai setelah Mama kandung ku.
Laila.. aku sungguh menyesali perpisahan kami yang begitu tiba-tiba ini. Sehingga aku bahkan tak sempat menyampaikan kata-kata perpisahan kepada nya.
Laila.. entah bagaimana kabar nya kini? Keingintahuan ku atas segala yang terjadi kepada nya senantiasa menghantui malam-malam ku di Nevarest ini.
Tanpa sadar, aku melantunkan sebuah lagu yang keluar begitu saja dari mulut ku.
Aku tak sempat, melihat mu..
__ADS_1
Aku tak sempat menatap matamu..
Sungguh ku rindu, kepada mu..
Andai.. saja kau tahu..
Aku tak sempat, menyapa mu..
Aku tak sempat berbincang dengan mu..
Tapi biarlah ku tak apa..
Karena, kau selalu di hati ku..
Tes.
Setetes air mata tak bisa ku cegah untuk turun dari sudut mata ku.
Betapa kerinduan ku kepada Laila sungguh menyiksa batinku. Selalu dan selalu saja pertanyaan 'kenapa?' itu menggaung di pikiran ku.
'Kenapa harus aku yang mengalami ini?'
'Kenapa kecelakaan itu harus terjadi?'
'Kenapa takdir begitu kejam merenggut ku dari samping Laila?'
Aku sungguh mencintai nya!
Laila.. Laila.. Laila..
Satu nama yang selalu mengangkasa dalam relung hati ku yang kini nyata merana..
***
__ADS_1