
Setelah itu Aliesa langsung di hias hingga menghabiskan waktu sekitar dua jam lamanya.
Para pelayan dengan bersemangat mendandani Calon isteri Pangeran kedua Lois penuh semangat.
Bertapa terpana nya mereka melihat kecantikan dari Lady Aliesa.
" Wah...anda sangat cantik Lady." ucap salah satu pelayan yang kagum.
Aliesa yang mendengarnya langsung mengalihkan pandangannya ke arah cermin bertapa terkejutnya dirinya. Ketika melihat pantulan seorang wanita yang mengenakan gaun pengantin hasil gambar nya dengan rambut di gerai dan kepalanya dihias sebuah mahkota putih cantik.
" Apa ini aku?" tanya Aliesa sambil menyentuh pantulan nya di cermin.
Membuat pelayan yang mendengarnya tertawa pelan melihat ekspresi lucu dari Lady Aliesa.
" Tentu saja anda adalah wanita tercantik di seluruh kekaisaran ini, Lady. Saya pastikan semua orang akan iri pada anda." ucap Margot yang memuji Aliesa.
Aliesa meringis mendengar pujian Margot yang menurutnya sedikit berlebihan. Tapi ia tidak bisa menyangkal bahwa Aliesa adalah wanita yang cantik.
Ceklek...
" Selamat pagi semuanya." sapa Flora yang baru saja memasuki kamar Aliesa dengan langkah ringannya.
__ADS_1
Pelayan langsung membungkuk di hadapan Flora sambil membalas sapaannya.
" Selamat pagi juga Puteri." ucap mereka serempak.
Aliesa melihat kehadiran Flora langsung tersenyum sekaligus takjub melihat kecantikan Puterinya yang hari ini mengenakan gaun putih dengan bunga di pinggang dan mahkota bunga terpasang rapi di rambutnya.
" Wah...kau cantik sekali Flora." ucap Aliesa yang memuji Flora.
Flora yang mendengarnya merasa senang sampai menampilkan gigi kelincinya yang manis.
Tiba-tiba saja Duke Christopher juga masuk ke dalam kamar Aliesa, dan bertapa terkejutnya ia ketika melihat bayangan Duchess.
Aliesa mengerutkan keningnya melihat kehadiran Duke Christopher yang menatapnya dengan sedih. Sampai sedetik kemudian akhirnya ia menyadari nya.
" Apa karena melihat wajahku yang mirip dengan Duchess membuat Duke Christopher sedih." batin Aliesa.
Duke Christopher hanya terdiam sampai matanya melihat ke bawah. Memperlihatkan Flora yang sedang menatapnya dengan penasaran.
" Apa anda baik-baik saja Tuan Duke?" tanya Flora dengan tampang wajah polos.
" Aku baik-baik saja, Mari Aliesa ayah akan mengantarkan mu ke atas altar. Meskipun kau tidak mungkin mau melakukan. Tapi izinkan ayah melaksanakan tugas sebagai orang tua mu ini nak." ucap Duke Christopher yang merasa sedih sekaligus takut. Jika Aliesa akan menolak nya.
__ADS_1
Sampai ia merasa sebuah tangan kecil memegang tangannya. Bertapa terkejutnya ketika yang melakukan nya adalah Aliesa.
" Iya aku menyetujuinya lagipula aku tidak ingin membuat gosip. Bahwa seorang pengantin wanita berjalan sendirian di altar. Hal itu sangat memalukan." ucap Aliesa sambil membuang mukanya ke samping.
Duke Christopher sempat tidak percaya melihat Aliesa mau memegang tangan nya. Tapi dirinya tidak bisa di pungkiri bahwa ia sangat bahagia. Tidak sebahagia ketika dirinya mengantar Annika ke altar.
Menurut nya ini bisa menjadi awalan untuk memperbaiki hubungannya dengan Aliesa.
Kemudian mereka berdua berjalan menuju kereta kuda yang akan membawa mereka ke tempat acara pernikahan.
...****************...
Sedangkan Pangeran kedua Lois hanya diam berdiri di samping seseorang yang akan menikahi dengan Aliesa.
Entah mengapa dirinya merasa gugup ketika ia akan melihat seperti apa penampilan Aliesa ketika sampai di sini.
Viscount Lincoln yang tidak jauh duduk dari tempat Pangeran kedua Lois hanya tertawa melihat sikap gugup dari cucunya.
Sampai akhirnya terbukalah pintu yang memperlihatkan seseorang yang membuat Pangeran kedua Lois terpana di buatnya.
Countine...
__ADS_1