Become A Mother

Become A Mother
Syukurlah Dia Menyukainya


__ADS_3

Aliesa cemas dengan jawaban Pangeran kedua Lois. Ia berharap bahwa pria itu menolak undangan nya. Tapi harapan tinggal harapan karena Pangeran kedua Lois menggangguk kepalanya.


Seketika tubuh Aliesa lemas tidak bertenaga apalagi melihat sorakan ceria Flora. Setidaknya ada seseorang yang mengharapkan kedatangan pria itu.


" Huh... baiklah kalau begitu kalian bisa tunggu sebentar, dan anda bisa mengajak Flora bermain." ucap Aliesa sambil menghela nafasnya.


Pangeran kedua Lois tanpa berpikir panjang langsung menggangguk kepalanya lagi sambil membawa Flora duduk di meja belakang.


Aliesa langsung saja masuk ke dapurnya untuk membuat makan malam sekarang ia melakukannya sendiri. Mengingat Aya yang sudah terlebih dahulu tidur lebih awal Aliesa bisa memakluminya karena ia tahu gadis remaja itu tampak kelelahan membantunya seharian di toko. Jadi untuk malam ia yang akan memasaknya sendiri.


Malam ini Aliesa akan memasak sup jamur, ayam goreng, dan untuk pencuci mulutnya puding cokelat mengingat Flora adalah maniak makan manis. Untung saja Aliesa selalu memperhatikan makanan Puterinya jika tidak, Oh dia tidak bisa membayangkannya.


Ketika Aliesa sibuk memasak di dapur, Pangeran kedua Lois menemani Puterinya bermain dan berceloteh tentang kehidupannya di desa.

__ADS_1


" Kau tahu ayah ketika kami sedang perjalanan menuju ke sini, kami sempat beradu mulut dengan perempuan jelek." ucap Flora cemberut.


Membuat Pangeran kedua Lois mengangkat alisnya mendengar ucapan Flora. Ia sedikit tertarik dengan perkataan Flora jadi dia memutuskan untuk bertanya.


" Mengapa Flora kesal,dan siapa perempuan jelek itu?" tanya Lois lembut.


" Oh itu ketika kami sedang ingin memesan kamar untuk menginap, tiba-tiba saja ada seorang perempuan berpakaian ramai datang bersama para ksatria. Dia sangat tidak sopan Ayah, dia membentak pemilik penginapan karena beliau tidak ingin memenuhi keinginannya. Tapi mama dengan berani melawannya dan mengusir nya dari penginapan. Pemilik penginapan mengucapkan terima kasih dan memberikan kami kamar untuk menginap secara gratis. Mama adalah orang yang hebat." ucap Flora sambil membusung dadanya dengan bangga menceritakan keberanian tentang Mama nya.


Tidak berapa lama kemudian Aliesa datang sambil membawa nampan makanan dengan bantuan sihir. Pangeran kedua Lois yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya bagaimana Aliesa menggunakan sihirnya.


Pangeran kedua Lois bisa mencium bau harum masakan Aliesa yang membuatnya tidak sabar untuk mencicipinya. Menurutnya masakan Aliesa enak sepertinya masakan Ibunya.


" Wah...ada puding cokelat." ucap Flora yang memekik senang melihat makanan manis di depannya.

__ADS_1


Ketika Flora ingin mengambilnya langsung di cegah oleh Aliesa.


" Tidak sayang, kau harus memakan nasi mu dahulu setelah itu Mama akan mengijinkan mu makan puding nya." ucap Aliesa sambil menyerahkan sepiring nasi hangat dan ayam goreng kepada Flora.


Flora yang melihatnya menggangguk kepalanya dan memakan makanan nya dengan lahap. Pangeran kedua Lois yang melihatnya senang sambil memperhatikan Aliesa yang sudah mulai makan juga.


Pangeran kedua Lois melirik nasi yang jarang ia makan. Mengingat bahwa beras hanya di makan oleh rakyat biasa. Ketika ia mencoba memakan nya dengan ayam seperti Flora rasanya enak. Ia pun langsung memakannya dengan lahap.


Aliesa yang melihatnya tanpa sadar tersenyum tipis mengetahui bahwa Pangeran kedua Lois menyukai masakannya.


" Syukurlah dia menyukainya...


Countine...

__ADS_1


__ADS_2