
Setelah merasa lebih baik Lois menghentikan tangisannya. Saat ini Lois memeluk Aliesa dengan erat tidak membiarkan nya menjauh. Membuat Aliesa menghela nafasnya melihat sifat manja Lois. Tapi ia memaklumi bahwa saat ini Lois masih butuh sandaran darinya, dan ini adalah tugas seorang isteri menenangkan suaminya. Apalagi Aliesa tidak akan membiarkan prianya merasa sedih.
" Apa sudah lebih baik?" tanya Aliesa sambil mengelus tangan Lois dengan pelan.
Lois menggangguk kepalanya sambil mengeratkan pelukannya membenamkan wajahnya di leher Aliesa menghirup aroma nya.
" Sekarang apa kau bisa melepaskan pelukannya aku ingin membuat minuman dulu, pasti aku sudah lelah saat tadi berada di istana." ucap Aliesa dengan lembut berharap Lois mau melepaskannya.
Tapi Lois menggelengkan kepalanya tidak ingin melepaskan pelukan yang hangat.
" Tidak kau bersama dengan ku saja, biarkan para pelayan yang membuatkannya." ucap Lois dengan manja.
Mendengar jawaban Lois yang hanya bisa Aliesa lakukan memijit pelipisnya. Sekarang ia tahu bagaimana sifat manja Flora di turunkan.
Ceklek....
" Mama Flora datang." ucap Flora yang masuk ke dalam kamar Aliesa sambil berjalan senang.
__ADS_1
Flora menghentikan langkahnya ketika melihat papa nya sedang memeluk mamanya. Membuatnya bingung karena biasanya Papa nya belum kembali dari istana.
" Mama, mengapa papa sudah pulang bukannya ini masih siang?" tanya Flora sambil memiringkan kepalanya.
Mendengar suara Puterinya Lois mengalihkan pandangannya.
" Hari ini papa pulang cepat, apa ada sesuatu sampai Flora ke sini?" tanya Lois sambil tersenyum yang hanya di tunjukan kepada keluarganya saja.
Flora menggangguk sambil mengeluarkan sesuatu yang di sembunyikan di balik punggungnya. Kemudian Flora berlari menghampiri Aliesa dan Lois.
" Ini tadi Flora membuat gambar Mama dan Papa, apa kalian suka?" tanya Flora sambil menyerahkan kertas gambar kepada Lois.
" Ini gambar yang sangat indah papa akan menyimpannya dan menaruhnya di bingkai agar kita bisa memajangnya." ucap Lois senang.
Flora matanya berbinar karena merasa senang gambarnya di sukai oleh Papanya sebelum akhirnya ia menggangguk semangat.
" Iya, Flora suka lain kali kita akan menggambar bersama. Yaitu Flora, Mama, Papa, dan adik bayi nanti." ucap Flora sambil menyembunyikan kedua tangannya di punggung dan menggoyangkan nya dengan semangat.
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Flora membuat Lois dan Aliesa merasa canggung dengan wajahnya memerah.
...****************...
Setelah tiga jam memejamkan matanya akhirnya Ratu Rieta tersadar melihat sekeliling di sana Kaisar Wiliams sedang memunggungi nya. Membuat perasaan Ratu Rieta menghangat jujur saja meskipun pernikahan mereka berlandaskan kepentingan politik. Tapi sejak ia melahirkan Alarick dan Madeleine membuat nya mulai mencintai Kaisar Wiliams.
Meskipun cintanya tidak pernah dibalas mengingat Kaisar Wiliams hanya mencintai Selir Aurora.
" Ya...Ng Mu...Lia." ucap Ratu Rieta dengan terbata-bata sebab tenggorokan nya merasakan sakit.
Kaisar Wiliams yang mendengar suara seseorang langsung membalikan badannya memandang datar Ratu Rieta.
" Akhirnya aku sadar juga." ucap Kaisar Wiliams sambil berjalan mendekat.
Sebelum mendekat Kaisar Wiliams mengambil air putih dan menyerahkannya kepada Ratu Rieta. Ratu Rieta menerimanya dan minum setelah merasa tenggorokannya merasa membaik ia bisa bernafas lega sebelum akhirnya mengeluarkan suaranya.
" Mengapa aku masih hidup....
__ADS_1
Countine...