
Aliesa tidak tahu harus memaafkannya atau tidak. Tetapi setelah mendengar ucapan penuh penyesalan dari Pangeran kedua dan dirinya merasa bahwa dia tidak salah sepenuhnya dengan perlahan ia membuka mulutnya sambil mengucapkan kata yang membuat Pangeran kedua terkejut di buatnya.
" Baiklah saya bersedia menikah dengan anda Pangeran." ucap Aliesa sambil menundukkan kepalanya menyembunyikan perasaan asing berada di hatinya.
Sebenarnya Aliesa merasa senang dengan sikap Pangeran kedua yang mau meminta maaf walaupun menurunkan statusnya sebagai seorang anggota kekaisaran. Tapi Aliesa juga merasa senang bisa melihat tawa lepas Flora saat berada di dekat Pangeran kedua Lois yang notabenenya adalah ayah kandungnya. Mereka berdua seakan memiliki sebuah hubungan meskipun itu pertemuan pertamanya.
Pangeran kedua Lois terdiam menatap Aliesa tidak percaya bahwa dengan semudah itu dia menerima lamarannya. Padahal Pangeran kedua Lois sudah menyiapkan banyak perhiasan dan baju untuk membujuk Aliesa untuk menikahinya. Mengingat di masa lalu Aliesa selalu menggunakan gaun yang mewah dan perhiasan yang banyak meskipun Duke Christopher tidak pernah mempedulikan nya. Tetap saja beliau selalu memberikan saku kepada Aliesa secara lebih itu semata-mata hanya untuk Aliesa tidak mengganggu Puteri Mahkota Annika.
" Padahal aku sudah menyiapkan gaun dan perhiasan banyak untukmu. Supaya bisa membujukmu agar mau menikahi aku." ucap Lois polos.
__ADS_1
Membuat Aliesa sontak tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah polos dari Pangeran kedua.
" Maafkan aku yang sudah berani menertawakan kamu. Tapi aku sama sekali tidak membutuhkan itu semua. Aku hanya ingin memberikan keluarga yang lengkap untuk Flora dan menjaganya dengan baik meskipun itu menaruhkan nyawa ku sekalipun. Karena kebahagiaan Flora adalah sumber kehidupan ku." ucap Aliesa sambil tersenyum lembut.
Pangeran kedua Lois dibuat terpana melihat senyuman lembut Aliesa dan aura keibuan yang terpancar. Mungkin selama 7 tahun hidup di desa mengubah cara pandang Aliesa, dan mulai memperiotaskan Puteri mereka. Lois merasa seperti ibunya terlahir kembali di balik wajah Aliesa. Pangeran kedua Lois merasa bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk menjaga keluarga nya.
Dengan gerakan perlahan Pangeran kedua Lois memeluk Aliesa. Tapi Aliesa hanya diam dan membiarkan Pangeran kedua Lois memeluknya .
Aliesa hanya tersenyum tanpa sadar dia juga mengelus rambut putih Pangeran kedua Lois dengan lembut membuat sang empu yang merasakannya tenang.
__ADS_1
" Aku tidak tahu keputusan ini benar atau tidak. Untuk kedua kalinya aku akan menikah dengan seseorang tanpa menggunakan perasaan. Tapi ini semuanya demi Flora karena aku yakin bahwa si muka dua itu akan melakukan sesuatu yang buruk kepadaku." batin Aliesa.
...****************...
Sedangkan di sisi lain Puteri Mahkota Annika diundang minum teh bersama Ratu Rieta.
" Saya merasa senang karena anda mengundang minum teh bersama anda dan Tuan Puteri Madeleine." ucap Annika dengan suara lembut.
Puteri Madeleine merupakan anak kedua dari Kaisar Wiliams dan Ratu Rieta. Memiliki sikap yang berani dan juga cerdas dirinya merupakan salah satu ahli pedang di Akademinya tempatnya dia bersekolah selama 7 tahun. Puteri Madeleine saat ini baru berusia 16 tahun dia kembali ke istana selama liburan semester 7 hari.
__ADS_1
" Saya senang kembali bertemu dengan Kakak ipar, dan seharusnya saya bertanya apa kalian sudah memiliki anak?" tanya Madeleine yang diam-diam menyeringai melihat wajah pucat Puteri Mahkota Annika.
Countine...