Become A Mother

Become A Mother
Chapter 159


__ADS_3

Lois, apa yang kau lakukan di sana." ucap seseorang yang memanggil Lois dari bawah.


Lois yang mendengar suara seseorang langsung menatap kebawah.


" Duke Christopher." ucap Lois dengan datar.


Setelah itu Lois dan Mantan Duke Christopher menghabiskan waktu di taman milik keluarga Duke. Sampai saat ini mereka saling diam belum mengucapkan satu kata pun.


" Bagaimana keadaan Flora?" tanya Mantan Duke yang akhirnya membuka suara.


Lois melirik sekilas sambil memandang ke arah taman milik mendiang Duchess sebelumnya.


" Flora sudah baik-baik saja. Tetapi Dokter harus memantaunya hingga besok harinya jika takut terjadi hal yang tidak di inginkan. Jadi anda baru darimana saja bukannya seharusnya anda sudah tertidur." ucap Lois yang terheran-heran mengingat mantan Duke itu memiliki kebiasaan tidur lebih awal jika tidak memiliki banyak pekerjaan atau pesta.


Mantan Duke Christopher melirik sekilas Lois sebelum menghela nafasnya.


" Kau harus tahu ini, tadi aku mengikuti seseorang yang terlihat mencurigakan dan dugaan ku benar dia adalah dalang di balik Flora keracunan." ucap Mantan Duke menunggu reaksi Lois yang sudah terlihat marah.

__ADS_1


" Jadi siapa yang bertanggung jawab karena saya yakin bahwa pelaku itu merupakan orang suruhan?" tanya Lois yang langsung menduga bahwa pelakunya adalah Ratu Rieta.


Seakan mengerti Mantan Duke Christopher langsung menjawabnya.


" Benar sesuai dugaan anda bahwa Ratu Rieta lah pelakunya." ucap Mantan Duke Christopher.


...****************...


Sedangkan di sisi lain istana Ratu Rieta berjalan mengendap-endap menuju ke arah kamarnya. Mengingat kondisinya yang masih terlihat lemah membuat Kaisar Wiliams sedikit mengawasi kesehatannya secara tidak langsung. Dengan menutupi sebagian wajahnya mengenakan jubah Ratu Rieta berjalan.


Bertapa terkejutnya Ratu Rieta ketika melihat Pangeran Mahkota Alarick sedang berdiri di belakangnya sambil memandangi dengan tatapan intimidasi.


Karena tidak ingin ketahuan Ratu Rieta langsung menyerang Pangeran Mahkota Alarick dengan sihir.


Bruk....


Membuat Pangeran Mahkota Alarick terjatuh dengan bagian punggung nya sakit. Setelah melihat Pangeran Mahkota Alarick sudah jatuh langsung saja Ratu Rieta pergi meninggalkannya untung saja ia tidak membuka suaranya. Jadi Pangeran Mahkota Alarick tidak akan curiga kepadanya.

__ADS_1


Melihat orang berjubah itu menjauh di depan nya Pangeran Mahkota Alarick bangun dengan perlahan sebelum tiba-tiba senyuman miring keluar dari wajahnya.


" Hahaha....jangan saya kira dengan menggunakan jubah. Aku tidak akan mengenali nya sepertinya aku harus melakukan sesuatu. Dia sudah makin ekstrim untuk mencapai tujuannya." ucap Alarick yang kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya.


...****************...


Mendengar ucapan dari Mantan Duke Christopher reaksi Lois hanya terdiam. Karena dia sudah menduganya seperti nya sekarang bukan waktunya melakukan rencana secara bertahap bisa mengakibatkan terjadi hal yang buruk seperti sekarang.


" Jadi apa anda merekamnya Duke?" tanya Lois sambil melirik ke arah Mantan Duke Christopher.


Mantan Duke Christopher bersmirk sambil mengeluarkan sesuatu dibalik jasnya yang adalah batu rekaman. Lois membalas smirk dari Mantan Duke Christopher.


" Sepertinya anda sudah menyiapkannya sejak awal." ucap Lois yang sedikit kagum dengan pemikiran Mantan Duke Christopher.


" Iya, aku sebenarnya membawa batu rekaman hanya ingin merekam Flora. Ternyata sebelum aku melakukannya kejadian seperti ini terjadi. Apa rencana mu selanjutnya Lois bukannya sekarang sepertinya ada menara sihir tertarik dengan Flora bisa kemungkinan jika kita tidak menyerahkan Flora. Mereka akan melakukan perlawanan." ucap Mantan Duke Christopher sambil menatap serius Lois.


Countine....

__ADS_1


__ADS_2