
Aliesa merasa gelisah setelah membaca koran yang memberitakan dirinya hari ini. Memang dirinya sudah menduga bahwa cepat atau lambat pemberitaannya kembali ke ibukota menjadi pembicaraan.
SEORANG ANTAGONIS TELAH KEMBALI SETELAH MENGHILANG SELAMA 6 TAHUN. DAN MEMBUKA TOKO ROTI. DAN SIFATNYA YANG BERUBAH 180⁰.
" Mengapa beritanya begini apa diriku dulu sangat buruk ya?" tanya Aliesa sambil melirik koran di tangannya.
Mungkin masih banyak orang yang membenci kelakuan nya atau lebih tepatnya pemilik tubuh ini sampai mereka membuat judul berita yang tidak baik. Tapi Aliesa sedikit lega karena mereka tidak membuat berita tentang Flora atau lebih tepatnya belum. Untung saja dirinya pintar bermain dengan Annika jika tidak sekarang semua orang pasti mengolok-olok nya.
Sebenarnya Aliesa penasaran bagaimana reaksi Puteri Mahkota Annika melihat berita ini.
...****************...
" ARRGGHHHHH BAGAIMANA DIA BISA KEMBALI. APALAGI SEMUA ORANG YANG BERADA DI IBUKOTA SEDANG MEMBICARAKAN NYA. TAPI TIDAK AKAN AKU BIARKAN INI BERTAHAN LAMA." ucap Puteri Mahkota Annika sambil menyeringai licik.
Tiba-tiba saja ada seekor burung elang yang membawa sepucuk surat yang di ikat di kakinya. Puteri Mahkota Annika yang menyadari nya langsung menghampiri burung tersebut dan mengambil surat nya.
Ketika membaca isi suratnya wajah Puteri Mahkota Annika ekspresi nya berubah senang. Sebelum itu Puteri Mahkota dengan cepat menulis surat untuk balasan dan mengikatnya ke kaki burung elang tadi.
__ADS_1
" Berikan ini pada Tuan mu dan jangan sampai ketahuan oleh siapapun." ucap Puteri Mahkota Annika kepada burung elang.
Burung elang itu menggangguk seakan mengerti dengan perintah Puteri Annika sebelum kembali terbang untuk memberikan surat kepada sang pemilik burung tersebut.
Puteri Mahkota Annika yang melihat burung elang yang perlahan menghilang dari pandangannya tersenyum.
" Tidak berapa lama lagi kau akan aku hancurkan." ucap Puteri Mahkota Annika.
...****************...
Duke Christopher yang sedang mengerjakan dokumen dari istana terganggu dengan suara ketukan pintu.
Tidak berapa seorang pria masuk ke dalam ruangan sambil memegang sebuah koran di tangannya. Duke Christopher yang melihatnya menyerngitkan dahinya.
" Ada urusan apa kau berada di sini Rey? dan sejak kapan kamu membaca koran padahal kamu jarang sekali untuk melihat nya saja?" tanya Duke Christopher.
Reynald menghela nafasnya sambil menyerahkan sebuah koran yang berada di tangannya ke meja Duke. Duke Christopher yang melihatnya seketika mata terbelalak setelah melihat judul dari bacaan koran itu.
__ADS_1
PUTERI TERBUANG DUKE CHRISTOPHER TELAH KEMBALI KE IBUKOTA. SETELAH 6 TAHUN HILANG DARI PANDANGAN. APA YANG DIA RENCANAKAN SEBENARNYA? APA AKAN ADA CINTA SEGITIGA ANTARA PUTERI MAHKOTA DAN LADY ALIESA.
Membaca judul itu membuat ekspresi marah ketara di wajah keriput Duke Christopher.
BRAK...
" Sebenarnya apa yang di rencanakan dengan buat berita seperti ini?" tanya Duke Christopher geram melihat Puteri nya di pandang buruk dan dibandingkan oleh para orang seluruh kekaisaran.
Reynald yang mendengarnya menyerngitkan dahinya bingung karena tidak biasanya Ayahnya marah hanya melihat isi berita itu. Tapi ia harus mengerti bahwa Ayahnya marah karena kedatangan iblis itu bahkan untuk menyebut namanya saja Rey sama sekali tidak Sudi.
" Jadi apa yang harus kita lakukan untuk mengusir anak sialan itu Ayah. Apa kita harus membunuhnya?" tanya Reynald yang merencanakan pembunuhan terhadap saudari kandungnya sendiri.
" Apa maksud ucapan kamu Rey?" tanya Duke Christopher sambil menatap tajam puteranya.
Melihat tatapan dari Duke Christopher dengan gugup Reynald menjawabnya.
" Tentu saja membunuh anak sialan itu ARRGGH....
__ADS_1
Countine...